
Hayy kalian disini ,,''Ihsan tiba-tiba datang entah dari mana tapi dia tidak sendiri dia bersama seseorang ,cantik,manis,elegant itu gambaran dari wanita yang digandeng nya
Wahh kok kebetulan ,,''iyan sedikit salah tingka menatap Ihsan dan Reza ,yang dapat ditangkap oleh pandangan iyan sikap Reza yang biasa saja tidak seperti tahun-tahun sebelum nya,kalau tahun-tahun sebelum nya Reza akan berdiri dan meninggalkan mereka tampa kata-kata
4th yang lalu bayangan itu masi teringat sangat jelas di otak iyan
Singapura 2015
za lo kenapa??,,"iyan terkejut melihat penampilan Reza yang begitu kacau,tidak biasanya dia se kacau ini entah apa yg terjadi pada nya,Reza mendatangi apertemen iyan
Boleh gW masuk ?'' Reza masuk tampa seizin yang punya kamar walau pun dia sudah memintak izin,iyan megikuti Reza masuk kekamar nya yang iyan lakukan hanya diam dia menunggu Reza untuk menjelaskan apa yang terjadi tatapan iyan penuh dengan tanda tanya
Reza sudah duduk indah di sopa yang ada di apertemen iyan dia meletakan kepala nya dengan lemah disandaran sopa tatapan nya yang kosong kedepan seperti manusia yang sedang putus asa ya memang itulah yang terjadi pada nya saat ini " yan akhir dia jujur ke gW" Reza menjede ucapan nya ,dia menarik nafas panjang,ada tekanan keputusasaan disana "dia tidak mencintai gW ,semua bohong,dia mendekati gW untuk bisa menatap pria yang dia sayang,Ihsan "Reza micingkan mata nya atas beban berat yang telah dia bagi dengan sahabat nya
Waja kaget iyan tak bisa disembunyikan raut waja nya berubah tidak yakin dengan penjelasan sahabat nya ini,dan dia tidak bisa tidak percaya karena dia paham dengan sahabat nya ini dia sangat bertanggung jawab dengan ucapan nya "za "iyan menatap Reza mintak kepastian sekali lagi dengan penjelasan Reza ,Reza menatap iyan dan menganggukkan kepala nya
Kenapa bisa begini " iyan ,bagai mana tidak iyan sedikit takut dan sedih dia tau bagai mana Reza dan Ihsan mereka sahabatan sudah dari kecil sudah seperti saudara
__ADS_1
Kembali ketahun ini
Gw boleh gabung ngak ni ,,''Ihsan menatap semua yang ada disana ada sedikit perasaan keget disana dia juga melihat marin wanita selama ini ada di kepala nya,beberapa kali dia mencoba untuk menghubunginya tapi tidak perna tersambung ,beberapa hari setelah bertemu marin di Singapura hp Ihsan hilang entah siapa yang mencuri nya dan sialnya nomer marin tidak sempat di copy di hp satu lagi jadilah dia cuman mengingat-ingat
Iyan menarik kursi yang ada didekat nya atau di belakang nya ,ya Ihsan duduk disebelah Reza dan wanita yg dibawak nya duduk disebelah iyan ,lu mau pesan apa ,Tia kamu pesan apa ''iyan
Sama aja mas ,,-'Tia
GW gikut ,,''Ihsan
Marin juga sama kaget nya tidak sangka kalau bakalan bertemu Ihsan disini dan ternyata dia teman nya mas iyan dan Reza,dia melihat gaya Ihsan santai seolah tidak perna ketemu marin juga menanggapi seperti itu juga,tapi ada satu pertanyaan dia otak marin kenapa mas iyan dan putri seolah tidak enakan tidak seperti tadi dan banyak diam
Kalau temen putri gW baru tau,tapi kalau orang nya gW udah kenal dulu ,apa kabar rin?''ihsan meulurkan tangan nya ke arah marin untuk bersalaman
Marin pun menyambut salam dari Ihsan ,baik ''marin,dan dia pun mengulurkan tangan nya ke Tia setelah itu ,,''marin''dan dijawab ''Tia ''
Kok bisa ,,''putri melirik Ihsan dan marin
__ADS_1
Ketemu di Malaysia waktu itu ,,''marin
Waktu itu apa???"putri mintak penjelasan yang lebih
Iya waktu itu aku yg acara kantor,aku ngak tau jalan jadi Ihsan yang bantu,,"marin
Mas rin ,mas Ihsan "putri menekankan kalau Ihsan lebih tua dari mereka
Iya mas Ihsan maaf,aku ngak tau dulu kira seumuran gitu "ucap marin tak enak hati ,memang dia tidak tau umur Ihsan berapa
Iya ngak papa,aku Emang masi mudah kok ,,hahah"Ihsan dengan pede nya
Ber arti jodo donkk"Reza melirik marin dan Ihsan
Harapan nya gitu si bro ,,hahaha"Ihsan tertawa
Tapi tidak degan lima orang yang ada disana mereka tidak sama sekali tertawa,empat orang disana melihat marin dan Ihsan bergantian begitu juga degan Reza ,Reza megalikan nya degan menikmati kopi yang masi tersisa sedikit ,kondisi macam apa ini bagai mana bisa pria ini konyol sekali didepan wanita yang mencintai nya ,Reza pun melirik Tia hanya diam ya begitu lah dia dari dulu
__ADS_1
Marin dan Tia dua karakter yang berbeda ,marin agak sedikit barbar dan tidak segan menjelaskan pendapat yang menurut nya benar sedang kan Tia dia lebih banyak diam dan suka menyembunyikan amarah nya yang terkesan dia wanita tenang tapi penuh dengan banyak rahasia