apakah kau menyukai ku

apakah kau menyukai ku
Sikap hangat


__ADS_3

"Nita, uuh bosan banget sih, di ruangan Sebasar ini sendirian, mau keluar yang lain pada sibuk, pengen sibuk, tapi udah ngak ada lagi yang di kerjain".


Nita menopang dagunya dengan salah satu tangan nya.


" Nita, hmm ngapain ya? aha" mending baca buku.


Nita melihat ke arah rak buku, di dekat samping meja kerja Rian.


"Nita, hmm enak nya baca apa ya? gumam Nita sembari melihat-lihat buku di rak tersebut


pilihan jatuh ke sebuah buku yang berjudul (Ruan rindu itu ada pada mu) saat Nita hendak menarik buku tersebut dari rentetan buku-buku yang tersusun rapi.


" Nita, Astagaaa". Nita menutup mulut nya saking terkejutnya.


tiba-tiba saja rak buku itu terbuka, menunjukkan sebuah ruangan, Nita mencoba memasuki ruangan tersebut, dan ternyata di dalam ruangan tersebut cukup besar, lebih tepat nya ruang pribadi yang lengkap, bahkan di dalam ruangan tersebut terdapat tempat minum yg seperti di bar, di lengkapi dengan gelas yang tersusun rapi, tempat tidur yang besar, dengan badcover putih yang sangat lembut.


"Nita, gila,, ruangan ini bagus banget, ah sudah lah mendingan gue keluar sebelum ketahuan, yang ada nanti repot".

__ADS_1


dan benar saja saat Nita sudah keluar dari ruang rahasia tersebut, tiba-tiba ada seseorang mengetuk pintu.


Rian gue masuk ya!!, (menerobos masuk)


loh kok ngak ada? (ucap Willi) kamu? kamu siapa? willi duduk di sofa, melihat arah Nita, yang berdiri di samping meja kerja Rian.


" Nita, maaf pak, saya Nita, yang sementara di tugaskan membantu pak Rian".


" Willi, Nita!! tunggu bentar, (Willi mencoba mengingat dengan nama yang di sebutnya), owh ya saya ingat, kamu Nita anak universitas XX itu kan, kamu ngapain di sini?".


" Nita, saya di sini magang terus di tugas kan oleh manager kantor untuk membantu kerjaan salah satu staf kantor, yaitu pak rian",


" Nita, maksud bapak apa?


" Willi, ah 'sedikit tertawa' ngak apa-apa kok, owh ya, kenalin gue Willi, teman nya Rian, 'sembari berdiri dan mengulur kan tangan'.


" Nita, saya Nita Anindita ".

__ADS_1


" Willi, jadi kamu di sini magang! by the way kamu jangan panggil saya bapak, ngak enak banget kedengarannya, panggil aja gue Willi, atau seenggak nya jangan bapak! emang gue udah Setua itu?


" Nita, i..ya pak, eh maaf, maksud nya kak!


" Willi, nah itu,, lebih enak, kamu panggil aja gue kakak, karna gue lebih tua dari lo? tapi no dengan kata bapak, paham!, owh ya, Rian kemana kok ngak ada?


" Nita, owh, pak Rian tadi pergi sama seseorang".


" Willi, seseorang? kamu tau siapa?


" Nita, hmm,, 'nita mencoba mengingat' kalo ngak salah nama nya tadi Vanya, kak".


" Willi, udah berapa lama tu anak pergi? dia bilang ngak kapan akan kembali?


" Nita, udah cukup lama, Kok kak, dari waktu jam makan siang tadi, kalo kembali nya, Nita ngak tau, soalnya tadi pak Rian langsung pergi, ngak bilang kapan kembalinya".


" Willi, hmm gitu ya, ya udah, nanti kalo tu anak kembali bilangin gue nyariin dia!, dan buat kamu makasih buat info nya ya!! 'tangan Willi dengan lembut mengusapkan ke ujung kepala Nita, layak sikap hangat seorang Kakak dan Willi pun berlalu keluar ruangan kerja rian".

__ADS_1


" Nita, iya kak,, sama-sama", senyum


__ADS_2