
malam Ma,,Pa!! sapa Rian sembari menarik kursi,,untuk duduk dekat meja makan
"malam nak",jawab Mama Rian
dan di iringi anggukan papa Rian,
gimana urusan kuliah kamu rian,apa sudah tuntas,,papa harap kamu sudah siap menerus kan perusahaan² papa,, dan papa heran!! kenapa?? kamu ngak lanjutin S2 kamu ini di luar negeri,,
tinggal nunggu sidang,dan pengesahan kok pa,,belum aja pa,,"sambil memakan makanan di piring nya" belum ingin ke negara lain,,masih betah di negara sendiri,,lagian kan anggun udah ada yg di luar negeri pa!! "adik nya Rian"
yang akan memikul tanggung jawab yang lebih besar atas perubahan papa ini kamu Rian,,baik lah papa harap selesai dari S2 kamu ini,,kamu sudah masuk ke dunia bisnis dan memimpin perusahaan papa,,"ucap papa rian"
__ADS_1
Rian mengangguki perkataan papa nya,
sudah" selesai kan makan nya dulu nanti kita bahas lagi, masalah perusahaan dan penerusnya,,
Nita yang sedari tadi,di perjalanan menuju ke desanya, melihat kesamping melalui kaca mobilnya,perkebunan teh yg begitu luas dan mobil nya pun mengikuti lereng jalan, yang seperti mengikuti lereng kebun teh tersebut,walau pun hanya di terangi lampu jalan yang seadanya,tetapi masih bisa terlihat keindahan alam di desa Nita,,,akan lebih bagus disaat pagi hari, akhir nya nita pun sampai didesanya,tepat pukul 19:00 di desa yang sangat di rindukan nya,Nita pun turun dari dalam mobil yang berhenti di depan rumah nya,rumah yg terlihat sederhana,dan terlihat cukup besar, dan elegan interior,yang disesuaikan dengan perdesaan, dengan suasana yang cukup dingin,terlihat orang tua Nita,yang menanti di depan rumah,untuk menyambut kedatangan nya,
assalamualaikum bu,abah ucap Nita sembari menyalami kedua tangan orang tua nya
Iwan pun membantu Nita membawakan barang bawaan anak nya,,untuk segera masuk ke dalam rumah
yeiyyyy mbak Pulang ucap adit dengan girangnya adik nya Nita yang keluar dari dalam rumah menghampiri dan memeluk Nita yang masih berdiri di teras rumah nya,,"mbak bawa mainan untuk ku ngak??...
__ADS_1
Nita dan orang tua nya pun tertawa akan tingkah anak dan juga adik semata wayang nya nita,,yg hanya menanyakan mainan untuk nya,,
iya, ada kok,,adek mbak tersayang,,mencubit kedua pipi adik nya
"sudah, sudah" kita masuk dulu kedalam,,di luar dingin,,ngak baik untuk kesehatan,,tegur ibu nita agar masuk ke dalam rumah
Di kediaman Rian, Rian dan keluarga nya pun sudah bersiap untuk segera berangkat ke desa, kampung halaman Mama nya,yang tak lain sebenarnya kampung yang di tuju Rian dan keluarganya itu kampung B,,yaitu kampung Nita, orang tua rian membawa mobil yang di sopiri,pak tono suami dari Bi inah yang juga ikut untuk bantu² di sana, sedangkan Rian membawa mobil nya sendiri, karna Rian lebih suka menyetir sendiri ketimbang menggunakan kan sopir,kecuali ada hal² lain yang harus menggunakan sopir
"bi asih dan pak mudin titip rumah ya,karena saya anak dan suami saya, akan pergi untuk bebehari mengunjungi makam orang tua saya di kampung halaman,.. ucap Mama Rian ke para Art di rumah Rian sembari menuruni anak tangga dan masuk ke dalam mobil nya untuk segera perangkat,yang kira-kira akan memakan waktu 5-6 jam di perjalanan
iya tuan dan nyonya besar,, ucap mereka berbarengan,,
__ADS_1
mereka pun segera berangkat meninggalkan kan rumah,dengan sigap pak mudin membukakan pintu gerbang, untuk para majikan nya,,dan segera menutup nya kembali setelah majikan dan anak nya keluar gerbang