ARGANTARA

ARGANTARA
8


__ADS_3

Pagi harinya


"Key udah siap".


"Udah kak".


Mereka berdua pun berangkat ke sekolah menggunakan motor.


Sesampainya di sekolah


"Hei kawan ku Arga kenapa kemarin gk masuk sekolah". Ucap Dirga.


"Ishh kepo amat".


"Halah jahat banget kamu".


"Dih".


Di bangku


"Hmm maaf kemarin gk masuk".


"Ya".


"Kamu badmood".


"Enggak kok".


"Hmm pms mungkin". Gumam nya.


"Kamu kemarin ku chat kok centang 1".


"Oo aku kemarin sibuk".


"Oo gitu ya".


"Hmm dimana hasil tes nya waktu itu".


"Oh kamu bagus kok hasilnya ada di loker meja mu".


"Oo oke".


Saat istirahat


"Ayo ke kantin". Ucap Ayunda


"Gk deh".


"Kenapa".


"Gpp aja".


"Ku traktir aja kalo kamu gk bawa uang".


"Gk usah".


"Ishh ayo lah Argantara".


"Ya ya deh".


Sesampainya di kantin mereka membeli makanan.


"Kamu mau apa".


"Gk aku cuman nemenin kamu aja".


"Yaudah".


Melihat Ayunda dan arga yang sedang bergandengan tangan Keyla langsung tidak selera makan.


"Ishh gk selera makan aku".


"Knp".ucap temen nya


"Gk udah kenyang aja".


"Oalah ku habiskan aja makanan nya dari pada mumbazir".


"Ih kek orang kelaparan aja deh".


Saat pulang sekolah


"Aku boleh gk sekali kali ke rumah mu".ucap Arga


"Boleh aja".


"Kapan".


"Besuk waktu hari Minggu aja".


"Yaudah aku free kok".


Saat di rumah


"Key aku pulang".


"Ya kak aku di kamar".


"Hehehe kakak bawain jajan".


"Ihh minta".


"Wlee kejar Kakak dulu".


"Aaaa kakak aku pengen jajan nya".


"Wlee".


Brukkk


"Aduhhh sakit".


"Mangkanya jangan ledekin aku wlee".


"Ishh sakit".


"Eh lutut mu luka".


"Aduhh sakit".


"Sini ku obatin".

__ADS_1


"Mangkanya jangan jahil".


"Nah udah nih".


"Maaf hiks sakit".


"Cup cup tenang aja".


Malam harinya


"Eh key kamu kenapa kok pengen pindah ke sini".


"Hmm aku diluar kota banyak masalah".


"Masalah Apa".


"Ya aku sempet di bully sama temen ku ampek luka tapi gpp sih".


"Yang mana yang luka".


"Sekarang masih ada luka nya". Menunjukkan wajah khawatir.


"Masih tinggal bekas luka nya aja".


"Boleh ku lihat".


"T-tapi kak luka nya di punggung ku".


"Gpp kan masih saudara".


Keyla pun melepas bajunya dan melepas bra nya.arga yang melihat itu langsung menelan ludah nya dengan kasar.


"Chh body nya". Gumam nya


"Enghh sakit banget".


Arga terkejut melihat bekas luka yang ada dipunggung adik nya.


"Kok Sampe bisa gini gimana ceritanya".


"Aku waktu itu sedang duduk di bangku terus ada temen ku yang datang sambil bawa sabuk, aku di dorong sampai jatuh saat jatuh aku di cambuk terus hingga seragam sekolah ku penuh darah".


"Yang ngelukain kamu kaya gini udah keterlaluan".


"Hiks kak meskipun bekas luka tapi tetep sakit".


"Cup cup jangan nangis sekarang kamu kan lebih seneng disini".


Cup


"Enghh key".


"Emhhh ahh".


"Kak sekali aja".


"Gk".


Keyla melepas baju Arga hingga mereka tidak memakai apapun di bagian atas nya.


"Key jangan".


Keyla langsung menuju ke leher Arga.


"Key jangan lakuin itu".


Keyla menjilat leher Arga dengan penuh nafsu dan menggigit leher tersebut hingga berwarna biru.


"Key enghh cukup jangan lakuin hal yang aneh aneh".


Keyla tidak mendengarkan Arga ia tetap melanjutkannya.


"Ish gk udah gitu key".


"Hehe".


Arga memakai baju nya dan mengajak Keyla untuk jalan jalan.


"Dari pada gini mending jalan jalan".


"Ayo aja".


Mereka pun  membersihkan diri serta bersiap siap dan langsung berangkat. Di perjalanan mereka melihat banyak sekali orang berjualan dan udaranya yang dingin. Setelah 1 jam mereka pun kembali ke rumah sambil membawa jajanan yang di beli.


Amerta POV


Di rumah ia masih menangis karena ia sudah kehilangan putri bungsu nya yang disayangi.


"Bun jangan nangis terus nanti mata nya kering".


"Bunda masih gk tega anak bunda pergi selamanya".


"Aku juga gitu Bun tapi sudah takdirnya gimana lagi".


"Yang sabar Bun aku tahu perasaan bunda".


"Bun ini ada titipan dari adek ke bunda".


Amerta tak kuat menahan tangis nya membaca surat yang ditulis oleh anak nya.



"Hiks nak aku gk bisa ikhlasin kamu,ini semua salah papamu hiks".


"Kalo salah papa bakal ku cari kenapa alasannya". Gumam nya.


Di suatu gedung


"Pak, saya sudah melakukan tugas anda".


"Trs gimana sekarang anak nya". Ucap Candra.


"Saya dpt kabar kalo anak nya sudah tdk ada lagi alias sudah meninggal".


"Ohh kalo gitu masih ada tugas lagi untuk mu".


"Apa pak".


"Pokoknya hindari Arga dari saudara nya lagi aku hanya menginginkan nya".


"Siap pak".

__ADS_1


"Sayang, gimana rencananya".ucap Calista.


"Cukup berjalan dengan lancar kok".


"Semoga besuk tdk ada kendala saat kita menikah".


"Ya istri ku".


Keesokan harinya



Arga mengendarai motor nya dengan kencang hingga menerobos lampu merah. Untung nya tdk ada polisi yang menjaga di sekitar situ.


Tok tok


"Ya aku di dalam kok".


"Assalamualaikum".


"Waalakumsallam".


"Maaf  lama banget ya".


"Ya gpp santai aja".


"Oh ya mau gk jalan jalan gitu ke pantai".


"Mau aja".


Mereka berdua berboncengan sepeda motor hingga menuju ke sebuah pantai. Saat di perjalanan mereka saling tertawa karena melihat hal yang lucu.


30 menit kemudian


"Akhirnya udah sampai di pantai ya". Ucap Ayunda.


"Iya".


Mereka berdua pun duduk di tepi pantai dan melihat keindahan pantai tersebut.


"Indah ya Pantai nya". Ucap Arga.


"Iya kayak yang ngomong".


"Hah maksud??".


"Aku mau ngomong sesuatu".


"Apa?".


"Makasih udah hadir dalam hidupku, kamu ada jika aku susah banget aku makasih banyak aku menjadi terhibur karena mu, semenjak aku pindah sekolah aku merasa jauh lebih tenang dan aku mau ngomong aku suka kamu ga, aku suka kamu sejak aku duduk sebangku sama aku".


"Hmm bro hey sifat ku kayak gini ada yang suka".


"Aku suka kamu ga kalau kamu belum bisa balas rasa suka ku yaudah itu urusan mu".


"Hmm bukan nya aku gk bisa balas tapi aku...".


"Kenapa".


"Aku sekarang punya dua perasaan aku gk tahu bakal milih yang mana".


"Jadi kita tetap temenan aja ya meskipun kamu suka aku gpp itu gk buat kita asing kok".


"Hmm makasih ya".


"Yaa".


Setelah 2 jam di pantai mereka pun kembali ke rumah masing-masing. Saat di rumah Ayunda, Arga melihat rumah tersebut berantakan seperti baru di rampok oleh seseorang.


"Eh kok rumah mu berantakan banget".


"Coba aku lihat cctv rumah". Ayunda pun berlari ke dalam rumah karena panik. Ia takut barang barang milik nya di ambil oleh perampok.


Saat melihat cctv


"Eh itu bukan nya bodyguard nya papa dulu ya". Gumam nya.


"Gk gk mungkin barang² penting milik ku di bawa".


"Tunggu foto itu mirip aku".


"Eh udah ya lihat cctv nya kita langsung lapor ke polisi aja". Dengan gugup.


"Hmm kamu nyimpan foto ku ya".


"Hmm". Wajah nya tiba-tiba merah.


"Hahahha kamu itu bisa aja nyimpan foto ku hahaha".


"Kok ketawa sih".


"Soalnya aneh sih ada orang nyimpan fotoku".


"Ihh suka suka ku lah".


Keesokan harinya di kantor polisi


"Hmm pelakunya sama seperti kasus sebelumnya, seorang bodyguard dari sebuah perusahaan terkenal".


"Terus ini gimana pak".


"Saya akan menindak lanjuti kasus ini tenang saja".


"Baik pak".


Di luar kantor polisi


"Maaf banget ngerepotin kamu".


"Sapa juga yang ngerepotin".


"Maaf banget Lo".


"Ish biasa saja".


Bersambung


Notes:


Maaf kalo ada yang typo

__ADS_1


__ADS_2