
Blues Itulah Nama Baru Asake, Itu juga adalah nama racun yang baru saja ia minum.
Ya itu adalah racun, cara menggagalkan racun itu adalah Menjadi The King.
Itu adalah gelar dari ketua Wages dengan Kekuatanya The Devil, Blues belum tau apa kekuatan dari The Devil.
Tapi Blues menamai kekuatanya sebagai The Blues, dan ia akan menjadi The King!.
Ia pun melihat bahwa tubuh pangeran telah kembali, ia pun melanjutkan perjalanan.
Awalnya ia ingin kembali ke kotanya, tapi ia harus mengentikan racun ini dulu.
Ia pergi ke Area 0 untuk bertanya, tapi ia bingung kenapa Kerajaan menjadi Damai padahal baru saja diserang.
Sebelum pergi ke area penjaga ia menaruh Sabitnya di sebuah kursi umum, ia langsung pergi setelah menaruhnya.
Ia pun melihat Area 0 ia melihat salah satu Pendekar Penjaga, ia langsung bertanya jalan keluar Kerajaan.
Pertanyaan itu pun dijawab oleh Pendekar itu, katannya adalah depanya patung Pendekar Zess.
Ia melihat patung itu dan bergegas keluar dari kerajaan, saat ia keluar ia baru teringat Sabitnya ketinggalan!.
Dengan panik ia kembali ke Kerajaan, namun ada penjaga yang menghalang dan mengatakan bahwa tidak boleh kembali ke kerajaan kalau baru 1 menit.
Dan harus menunggu selama 1 hari untuk meminimalisir serangan, peraturan aneh" kata Blues.
Ia pun menunggu dibawah pohon apel, saat akan tidur Blues ingat ia bisa beli tapi saat ia mau berdiri ia teringat bahwa tak ada pedagang yang berjualan di tengah hutan.
Tempat yang ia duduki sekarang adalah White Forest, karna lapar ia mencoba berburu ia teringat sekali lagi bahwa ia tak menbawa senjata.
Hah..." Blues tetap pergi ke Tengah White Forest walaupun tak membawa senjata, saat akan berdiri Blues memegang salah satu ranting pohon itu.
Ia tak sengaja mematahkan ranting itu, karna Ada kelompok beruang yang mendengar akhirnya Blues di kejar oleh beruang itu.
Ia tak sadar bahwa "Ia telah tersesat di tengah hutan" Sial!.
Saat melihat kebawah ranting itu hilang dan menjadi Sabitnya, Akhirnya ia pun lanjut pergi entah kemana.
Tak lama ia melihat suatu rumah, Aneh, Ia langsung menggedor rumah itu Tuk! tuk!.
Tak mendengar apa-apa Ia langsung mendobrak Pintu itu, saat masuk ia melihat ruangan yang sangat besar.
__ADS_1
Aneh... Ia pun berbalik dan melihat pintu itu sudah hilang, Dan ruangan yang awalnya kayu menjadi Putih dan Hitam.
Tak ada apa-apa! kosong, saat kembali melihat kedepan ia melihat orang aneh memakai Topeng berwarna hijau dan ungu.
The Greap katanya ia membawa sabitnya, dan saat akan menebas Blues kehilangan sabitnya.
Saat melihat lawanya telah membawa sabitnya.
Sedangkan ia tak membawa apa-apa mencoba untuk menghindar dari segala serangan lawan, namun terlambat ujung sabit telah di depat kepalanya.
Ia langsung berkedip saat membuka mata ia ada di depan pintu rumah itu, tapi ia telah melupakan pertarungan tadi entah kenapa.
Ia melanjutkan perjalanan ia melihat seekor Rusa saat akan menyerangnya ia teringat ia tak membawa senjata, setelah 7 hari didalam hutan akhirnya Blues pingsan ditengah Hutan.
Ia pun bangun kembali ia terus mencoba berjalan ia menarik tangannya, terus menerus selama beberapa menit karena tak sanggup berdiri.
Sampai ia melihat seorang pedagang roti ia berkata ia akan meminjam roti untuk sementara ia akan membayarnya nanti.
Ia pun mendapat roti itu ia langsung memakannya, akhirnya ia sanggup berdiri.
Ia pergi ke arah lain untuk mencari desa, Ia pun melihat desa itu ia langsung masuk, disitu suasananya begitu damai dan tentram angin sepoi-sepoi sering terlewat.
Dengan roti yang tadi ia dapatkan, dan saat akan memberikan roti itu.
Orang itu menodongkan pedang ke Blues,"Eh?..." dengan keringat dingin Blues berbalik badan.
Ia berhasil berbalik badan tapi..., "Bukannya ini malah gawat aku tak tau ia akan menyerang dari mana" Ia langsung berlari.
Untung Blues berhaail menghindar ia langsung berlari balik dan mennyerang orang itu dengan tangan.
Ia pun langsung menali orang itu, karena tak ada penjara ia ingin memberikan orang itu ke kepala desa.
Tak ada suara ia pun masuk ke rumah itu, Ia melihat orang yang sedang bersembunyi.
Hei! Kau sedang apa?, dengan ketakutan orang itu keluar dari persembunyianya.
Te-rtangkap ya..." kata orang itu ha... memang siapa yan tertangkap? kata Blues.
Ternyata orang itu adalah kepala desa, ia baru mendengar bahwa desa ini akan diserang.
Tiba-tiba terdengar suara kuda dan beberapa pasukan, Blues langsung keluar dan melihat bendera kerajaan Zess.
__ADS_1
Ini adalah keadaan darurat, ia pun memilih desa.
Ia meminta kuda untuk bertarung dengan pedang ia bersiap bertarung, 1 VS 50
Ia pun bersiap bertarung, ia langsung maju da menerjang 2 orang.
Ia langsung melompati pagar dan memancing lawan ia memilih untuk memancilng lawan dengan sebuah sungai.
Namun gagal ia pun kembali dan melihat kondisi, talinya belum ada yang terlepas? ia melihat kepala desa yang tersungkur.
Ia langsung berbalik arah dan menyerang lawan, satu demi satu ia kalahkan sampai tersisa mayornya saja.
ia pun menyisakan mayor itu karna orang itu sama-sama kuat.
Ia pun kembali belum ada yang melepas borgol itu.
Ia pun langsung melepaskan orang-orang itu, tapi kondisi kepala desa sekarat.
Ia langsung membawa kepala desa ke rumahnya, karna tidak bisa mengobati akhirnya ia meminta tolong satu dokter dari desa ini untuk merawat kepala desa.
Ia mencari tau siapa yang menyerang kepala desa, ia pun langsung teringat dengan orang yang tadi ia tangkap.
Orangitulah yang menyerangnya! ia meminta tolong seorang pemuda bernama Rone untuk mencari orang itu.
Akhirnya Rone menemukan Orang itu. Orang itu pun ditelantarkan di hutan.
Ia ingin lanjut tapi ia melihat bahwa Desa itu berkemungkinan menyerang desa itu, ia pun menjadi kepala desa 1 hari.
Ia meminta tolong setelah ia pergi penggantinya akan di vote.
Dan juga ia ingin membuat pasukan desa ini.
Ia pun langsung meninggalkan desa itu ia juga membeli Sabit untuk senjata, ia pun melanjutkan perjalanan dengan kuda pinjamannya.
ia juga mendapat sejumlah koin, kali ini ia akan ke tempat yang agak berbeda yaitu Sungai Gio Sungai terpanjang di pulau Atsu.
Ia pun mulai berjalan, ia mencoba untuk mengurangi masalah.
hari demi hari terlewati.
Ia melihat Tangga.
__ADS_1