
Blues Melihat Sebuah Batu Berbentuk Segi Empat.
Ia melihat sebuah ranting, akhirnya blues menaruhnya di ranting tersebut.
Saat melihat salah satu batu ia mencoba menaikinya, saat diatasnya tiba-tiba batu itu langsung keatas.
Ia melihat kebawah semakin tinggi, ia mrncoba mencari tau apa ini.
Ia sudah tak bisa kembali ke bawah, ia melihat dataran lain.
Ia menaikinya sambil lompat dataran itu menuju keatas.
Karna penasaran Blues terus menaikinya, dan sampai ke dataran yang berbeda.
Dataran itu berwarna biru keemasan, ia bingung tapi ia tetap menaikinya.
Tep!" Tiba-tiba muncul suatu ruangan ruangan itu berwarna biru keemasan.
sambil kebingungan ia menghunuskan sabitnya, ia masih bingung.
Ia berpikir bahwa ini serangan, tapi kaca itu nemunculkan sesuatu.
Itu seperti kerajaan, kerajaan keiyja.
Ia melihat Ia sendiri itulah bayanganya, ia terus bertarung seimbang melawan bayanganya ia bingung bagaimana cara mengalahkanya.
Tapi ada kesempatan ia bisa bisa menebasnya! tapi karena kurang seimbang ia gagal menyerang kepalanya dan miring menyerang siku saat mengenainya ia juga merasakan serangan itu juga!.
Karna bingung Blues pun terjatuh tak sempat menyeimbangkan dirinya, sabitnya telah diambil oleh bayanganya itu.
Didepan mata sudah ada ujung sabit yang siap menebas kapanpun, Ia langsung menendang kepalanya.
Ia tak mau kehilangan sabitnya, ia langsung menebas dan mengalahkanya.
Tapi ruangan itu tak kunjung menghilang, ia terjebak ! ia mencari tau bagaimana cara keluar.
Kacanya tak mau hancur, ia melihat kebawah bayanganya telah kembali.
Saat ia melngkahkan kakinya tiba tiba, ia jatuh ia langsung memegangkan ke salah satu batunya.
saat ia melihat kebawah sudah ada lahar yang siap melahapnya ia mencoba mencari panjatan yang tepat.
Ia melihat ada beberapa lahar yang keluar dari lautan lava itu, lahar itu menjadi slime.
Apa yang terjadi? dan apa apaan ini, ia pun menajamkan sabitnya agar bisa bertarung.
Tapi saat ia melihat kebelakang slime itu menjadi sebuah titan!.
__ADS_1
Ia tak bisa melawan sabit tak bisa melawan ia mencoba bicara dengan slime itu.
A Halo? Namamu siapa?" Kata Blues, Lalu tak ada jawaban Blues sudah ada dipojok.
meraka tak menjawab apa-apa karna sudah dipojok ia berlari ke pojok lain.
Slime itu terus mendekatinya, karna ia lapar ia juga sambil makan roti.
saat ia makan roti slime itu semakin cepat, mengejarnya Blues pun memotong roti itu dan melemparkanya Slime itu pun mengejarnya.
ia pun membuat slime itu berjalan dan menjadi tungganganya, semakin lama cahaya mulai masuk ke tempat itu.
Blues pun berhasil keluar dari tempat itu, Ia meminta tolong pada slime itu untuk ke atas.
Slime Itu langsung lompat, saat mendarat slime itu menjadi sebuah kalajengking.
Slime Itu pun mulai melompat dan berjalan satu demi satu terlewati, tapi ditengah jalan Blues menemukan salah satu bangun datar berwarna biru keemasan lagi.
ia mencari tau bagai mana cara melewatinya, Saat sedang berpikir tiba-tiba ada pasukan yang menyerangnya.
Karna tadi Blues sedang bwrpikir Ia kaget karena tiba-tiba diserang ia menyuruh Kalajengking itu untuk mundur.
Sambil berpikir tiba tiba didepannya ada panah dan anak panah.
Ia pun langsung menghujani para tengkorak ia terus menyerang samapai sisa 5, ia langsung maju dan menebas para tengkorak itu.
Tapi sepertinya sabitnya telah tumpul karena tulang tengkorak itu sangat keras, ia mencari cara untuk kembali menajamkannya.
Ia mengambil anak panah itu, sambil mengambilnya satu-satu ia melihat.
Bahwa ada anak panah yang agak berbeda tak menghiraukannya Blues tetap mengambil Anak panah itu.
Anak panah itu sangat susah untuk ditarik, ia terus berusaha menariknya, tiba-tiba ada suara retak.
saat ia melihat kebawah ternyata lantai itu sedikit demi sedikit mulai retak, panik ia langsung memarik anak panah itu hingga bagian tajamnya patah.
Ia langsung lari membawa anak panah yang sudah patah itu.
Ternyata yang retak tak hanya satu ia melihat yang lain mulai retak dan berjatuhan, ia panik tak sempat menengok kebelakang.
ia terus berlari hingga lantai berwarna biru keemasan lagi, ia melihat bahwa lantai itu tak retak.
Saat menghela nafas tiba tiba ada pasukan patung hidup yang menyerang, ia bingung panah tak mungkin mengalahkannya.
ia mencoba mengayunkan sabitnya ke patung itu, tapi yang ada sabitnya semakin tumpul
Ia semakin terdesak tiba-tiba kalajengking itu menyerang para patung itu, Blues pun mulai ikut menyerang.
__ADS_1
Namun tetap tak bisa patung-patung itu terlalu keras, dan tiba-tiba lantai emas itu pun ikut retak.
saat melengok kearah lain Blues kaget melihat, titan patung.
Dengan mulut terbuka Blues berjalan mundur, namun ia menabrak sesuatu.
Saat berbalik ia melihat patung yang sudah dilapisi emas, ia tak mungkin bisa melawan.
Ia pun melemparkan anak panah yang berbeda tadi, saat mendarat anak panah itu menimbulkan suatu ledakan.
Blues hampir jatuh karena cahaya yang begitu terang, untung ia berhasil menyeimbangkan diri.
Saat ia kembali berdiri, ia melihat bahwa semua monster itu telah hilang.
Namun anak panah itu juga hilang, ia pun mencoba untuk naik tangga lagi tapi saat berbalik ia melihat Kristal berwarna Ungu.
Ia pun mengambil kristal itu cahaya pun muncul lagi, Cahaya apaan lagi ini!!" kata Blues ia pun melanjutkan perjalanan.
Ia menyentuh matannya beberapa kali karna matannya sedikit sakit setelah melihat 2 cahaya yang begitu terang.
Saat sedang menyentuh matannya ia hampir jatuh karena matannya tak sedang melihat.
Huh... Eh kalajengking tadi mana? ia mencarinya namun tak ada.
Ia pun lanjut perjalanan semoga saja ia bisa langsung turun sebentar lagi, karena sudah lelah.
Ia merasa punggungnya agak berat tapi ia melanjutkan perjalanan.
Malam pun tiba ia tertidur di salah satu lantai nya, saat ia terbangun ia melihat seseorang yang memakai Armor berbentuk macan.
Ia pun langsung berdiri tubuhnya begitu berat.
Saat berbalik ia melihat ia memakai armor berbentuk kalajengking, Orang itu mulai menyerangnya.
saat ia mulai mengambil sabitnya, sabitnya pun juga dilapisi oleh kalajengking armor ia masih bingung.
Ia pun beradu sabit lawannya begitu seimbang, ia hampir kalah tapi ia tetap bisa mengimannginya.
serangan bertubi-tubi terus dimulai oleh Blues dan lawannya, mereka berdua saling bisa menangkis.
Tapi kelemahan musuh terbuka Blues langsung menyerangnya lawannya lansung terpental seketika.
Ia menutul mata dan membukannya ia melihat tempat yang normal.
Ia mendengar suara tenyata ia mendapat armor itu karena batu itu dapat menyatukan dan menjadikannya sebagai armour.
ia melihat kalajengking dan menamainya Scorpion.
__ADS_1