Artefacts Intelligence

Artefacts Intelligence
Bab 15 Menjadi Hunters bersama Sarah ( bagian 1)


__ADS_3

Di tempat cabang asosiasi Hunters.


Sarah dan Zulfikar sedang mengisi formulir untuk melakukan test sebagai calon Hunters.


Tes ini sebenarnya mudah dan tidak ada kesulitan untuk Zulfikar dan Sarah terutama test teori ini menjadi hal yang simpel bagi mereka.


Ketika test selesai mereka dipanggil untuk melakukan foto dan setelah itu menunggu 15 menit untuk mendapatkan kartu.


2 jam berlalu.


Zulfikar dan Sarah akhirnya keluar dari cabang asosiasi Hunters di sekolah.


Sekarang mereka akan mengambil misi pertama mereka.


" Apa yang kita akan ambil? " Tanya Sarah.


" Untuk pertama-tama kita mencari binatang bencana yang tidak jauh dari dinding luar kota atau mungkin di dalam kota terutama bawah tanah yang terkadang memiliki sarang binatang bencana. "


" Apakah masih ada yang seperti itu? "


" Saya tidak tahu mari kita lihat bagian di dalam kota sehingga tidak terjadi kejadian seperti dulu lagi. "


Kejadian itu menjadi kesalahan berat bagi seorang Hunters dan prajurit bintang sehingga membuat sarang binatang bencana di dalam kota. Meskipun binatang bencana berada di lorong bawah tanah tetapi itu adalah fatal jika membiarkan mereka terus berkembang.


Oleh karena itu mereka mencoba mencari misi ini, jika tidak ada mereka tetap akan mencoba mencari karena tidak akan membiarkan kesalahan terulang kembali seperti dulu mereka rasakan.


Seperti yang diperkirakan tidak ada misi seperti itu.


Sehingga Zulfikar memilih misi di dinding luar kota dan mencoba mencari jalur pembuangan air yang mengarah ke dalam kota.


" Sarah, apakah misi ini tidak apa-apa? " Tanya Zulfikar.


" Tidak masalah, tapi kamu yakin akan akan hal itu? "


" Iya, tetapi sebelum itu saya memerlukan beberapa bahan dan saya berencana membeli itu, bagaimana denganmu? "


" Aku tidak memerlukan apa-apa hanya mungkin mempersiapkan beberapa pakaian ganti karena kita akan memasuki lorong bawah tanah itu. "


" Baik, kita akan berkumpul di gerbang sekolah 1 jam dari sekarang. "


" Baik. "


Kemudian kami berpencar dan Zulfikar membeli banyak bahan untuk Array dan termasuk bahan makanan karena kami pasti akan banyak bergerak.


………


1 jam berlalu.


Zulfikar telah selesai mempersiapkan segala hal dan sekarang adalah waktunya berkumpul untuk melakukan petualangan pertama kami.


Ternyata Sarah sudah ada disana dan Zulfikar merasa bersalah karena membuat dia menunggu sangat lama.


" Maaf, membuat kamu menunggu sangat lama? "


" Tidak, aku juga baru sampai. "


Melihat Sarah seperti ini, Zulfikar sudah antisipasi dan mengeluarkan coklat yang paling dia suka.


" Ini.. "


" Apa? "


" Makan, supaya kamu memiliki energi untuk menyelesaikan misi. " ucap Zulfikar sambil memberikan dan kemudian juga memakan hal yang sama.


" Mm..? Apakah kamu membuat sendiri? "


" Iya, apakah tidak enak? "

__ADS_1


" Enak, ini paling enak yang saya makan sebelumnya. " ucap Sarah dengan suara yang semakin kecil hingga hanya dia yang mendengar.


" Ayo kita berangkat! "


Zulfikar dan Sarah pergi menuju ke stasiun kereta.


Jika saja teknologi sihir sudah mendapatkan bentuk gerbang teleportation maka kami akan berkomunikasi dengan 34 provinsi dengan mudah. Jujur saja Zulfikar sudah memiliki ide untuk membuat itu sayangnya modal terlalu besar dan kegagalan ini sangat tinggi sehingga sedikit orang yang berani melakukan itu.


Jika berhasil ini menjadi terobosan baru buat negara ini menjadi negara super power seperti negara lainnya.


Zulfikar tidak tahu ayahnya membuat sesuatu yang sederhana seperti komunikasi tetapi melewati ruang dimensi dan dengan ini kemungkinan besar Zulfikar akan mengerti apa penggunaan dari ruang dan waktu.


………


Akhirnya 45 menit kami akhirnya sampai ke luar kota dan kami siap melakukan misi, tapi sebelum itu Zulfikar baru ingat untuk memberikan pakaian tempur untuk Sarah.


" Sarah gunakan pakaian tempur ini? "


" Ini.. "


Sarah tahu pakaian tempur yang sering digunakan pada Hunters dan prajurit bintang untuk melindungi mereka dari serangan binatang bencana atau binatang kuno. Tapi yang diberikan Zulfikar sangat berbeda dan bisa dikatakan sangat indah dan menarik banyak perhatian orang sekitar sehingga banyak yang berkumpul di sini.


" Ini dibuat berdasarkan model pakaian tempur kedua orang tuaku tapi saya sudah tambahkan beberapa misalnya untuk penyelaman, penerbangan, dan tempat yang kekurangan oksigen sebagai bantuan sehingga tidak khawatir saat perang. "


" Juga pakaian ini menyesuaikan pengguna sehingga jangan khawatir tidak sesuai dengan tubuh kamu, jadi gunakanlah.. " ucap Zulfikar yang meminta Sarah untuk menggunakan pakaian tempur.


" Baiklah, tapi apakah kamu buat sendiri? "


" Iya, jadi gunakanlah dan jika tidak enak katakan.. "


" Baik.. "


Zulfikar dan Sarah mencari ruang ganti untuk mengganti pakaian mereka dengan pakaian tempur.


Setelah selesai memakai mereka telah berubah menjadi seperti seorang profesional dalam Hunters.


" Aku tidak menyangka sangat cocok denganmu.. "


" Makasih.. "


Pakaian Sarah berwarna biru dengan pola putih pheonix dibelakang punggungnya dan terlihat seperti peri yang dingin tidak bisa disentuh orang lain.


Pakaian Zulfikar berwarna hitam dengan garis emas dengan pola naga di belakang punggungnya dan terlihat penuh misteri saat Zulfikar menggunakan masker hitam yang menutupi dari hidung hingga lehernya.


Terutama rambut hitam dengan mata emas yang sangat terlupakan ketika melihat wajah Zulfikar.


" Ada apa? " Tanya Zulfikar.


" Tidak ada.. "


Sambil menghindari tatapan Zulfikar karena wajah Sarah memerah saat melihat wajah tampan Zulfikar yang tertutupi menjadi misteri.


" Mari kita berangkat.. "


" Baik.. "


Zulfikar berpikir jika saja dia memiliki bahan terbaik dari inti es mungkin bisa membuat pedang seperti es kristal yang putih bersih seperti dirinya.


" Melawan binatang bencana level F tingkat 1 tidak diperlukan senjata kuno dan juga Skill 1001 bentuk senjata. Hanya menggunakan elemen ruang dan waktu cukup melawan mereka.. " ucap Zulfikar dalam hatinya.


Kemudian mereka berdua pergi menjelajahi sekitar kota dan melawan binatang bencana level F tingkat 1 itu dengan mudah.


Hingga tanpa disadari malam datang.


" Sarah kamu mau makan apa? "


" Memang kamu bawa apa saja? "

__ADS_1


" Ayam, daging sapi dan kambing serta beberapa sayuran hijau dan juga bumbu dapur? "


" Ehh? Kenapa kamu membawa seperti itu? "


" Takutnya kamu tidak biasa memakan binatang bencana, sehingga saya membawa bahan ini sedangkan bumbu dapur itu penting. Karena rasa daging binatang bencana beberapa kurang enak jika hanya dibakar dengan tambahan garam saja, sehingga diperlukan bumbu lainnya untuk menghilangkan rasa tidak enaknya. "


" Aku makan daging biasa saja.. "


Zulfikar sudah tahu bahwa Sarah tidak biasa memakan binatang bencana dibandingkan dengan dirinya sendiri yang harus memakan daging bencana untuk memperkuat tubuhnya. Sejujurnya awalnya kurang enak terutama yang membuat adalah robot chief yang tidak merasakan apa yang dia rasakan.


Tetapi berkat itu Zulfikar biasa dengan rasa aneh dari binatang bencana dan terkadang membuat sendiri memasak makanan dia agar sesuai selera Zulfikar.


Akhirnya kami selesai makan dan Sarah akhirnya diam-diam mencoba masakan dengan bahan binatang bencana. Sarah berpikir rasanya tidak enak tetapi ketika dia mencoba rasanya sangat enak dan lupa menyisahkan untuk Zulfikar.


" Sekarang kami bisa balik atau camping disini? Bagaimana menurut kamu Sarah? "


" Aku ingin merasakan perasaan hidup di alam jadi mari kita mencoba tinggal disini. "


" Baiklah, untungnya saya telah membuat tenda khusus untuk kami berdua dan didalamnya sangat nyaman meskipun cuaca buruk di luar. "


" Apakah kamu yang membuat itu? "


" Tidak, saya hanya memperbaiki itu menjadi yang sesuai dan kenyamanan untuk kita. Apakah kamu mau tenda sendiri atau tenda besar tetapi berdua? "


Sarah bingung menjawabnya karena itu dia diam saja.


Zulfikar juga merasakan kata-katanya terlalu ambigu sehingga membuat salah paham antara kami berdua. Oleh karena itu Zulfikar membuat tenda besar yang bisa muat 6 orang dan memberikan tenda kecil kepada Sarah yang muat 2 orang.


Akhirnya selesai dan Sarah langsung masuk kedalam tenda besar dan membuat batasan antara pria dan wanita.


" Ini batas kamu dan ini batas saya pelanggaran akan dihukum berat.. "


" haha.. Oke.. " ucap Zulfikar yang melihat dia memasukkan tenda kecil kedalam cincin penyimpanan ruang dan membereskan tempat tidurnya.


Zulfikar juga melakukan hal yang sama tetapi setelah selesai dia melakukan pertapaan untuk meningkatkan kultivasi secepatnya.


Waktu berlalu dan sekarang sudah jam 3 pagi sehingga Zulfikar berniat untuk tidur sebentar untuk melepaskan kelelahan dia. Tapi jam 5 pagi dia terbangun karena bukan ada musuh yang menyerang tetapi ada yang memeluknya disamping yang ternyata adalah Sarah.


Zulfikar tidak bergerak takut membangunkan dia dan mencoba untuk tidur meskipun akhirnya tidak bisa. Rasanya pengen memeluknya tetapi Zulfikar masih khawatir apakah ia bisa bersama dengannya dan Zulfikar tidak ingin membuat ini menjadi penyesalan terutama pada dirinya.


Hingga pagi jam 6.30 pagi Zulfikar berpura-pura tertidur.


Sarah terbangun dan dia kaget bahwa dia tidur disamping Zulfikar.


Untungnya dia belum bangun kalau tidak dia malu padahal dia mengatakan kata-kata itu semalam. Melihat wajah Zulfikar Sarah merasakan rasa sakit saat itu bahkan dia melakukan apapun untuk menjadi kuat dan Sarah yakin berapa menyakitkan itu semua.


Rasa kasih sayangnya tidak pernah lepas dan terlupakan disaat kejadian masa kecilnya yang tak pernah terlupakan dalam hidupnya. Bagi Sarah Zulfikar adalah pahlawan dihatinya jika tidak mungkin dia sudah menghilang dari dunia ini dan tersesat dalam kegelapan dimana tidak ada cahaya sama sekali.


Tetapi dia menggenggam tangannya dengan kuat agar Sarah tidak kehilangan arah dan saat sedikit cahaya menyinari dirinya dia tersenyum kepadanya bahwa dia akan selalu melindungi dirinya.


Kata itu hanyalah sebuah ungkapan biasa yang mungkin mudah dilupakan dengan mudah tetapi Sarah tidak bisa melupakan itu. Karena dia tersenyum dengan dipenuhi banyak luka dimana-mana dan mencoba untuk tersenyum padanya agar tidak membuat kenangan buruk itu terjadi.


Iya, itu memang bukan kenangan buruk melainkan kenangan indah dimana mereka hanya memiliki satu harapan untuk bisa hidup tapi dia yang mewujudkan harapan itu.


Sarah mencium pipinya dan berkata dengan suara kecil hingga tidak sadar jantung Zulfikar bergetar dan Zulfikar ingin mengatakan sesuatu kepadanya.


Tapi ia tidak bisa karena takut membuat Sarah malu bahwa Zulfikar berbohong padanya hingga dia membencinya.


Ketika dia pergi untuk membersihkan diri.


Zulfikar membuka matanya dan tidak pernah melupakan kata-kata yang dia katakan tadi dan entah kenapa Zulfikar menginginkan kekuatan lebih daripada sebelumnya.


" Saya harus menjadi kuat tetapi jangan melupakan fondasi saya sehingga saya bisa melindungi dia selamanya. " ucap Zulfikar dalam hatinya.


Sedikit demi sedikit cinta Zulfikar dan Sarah perlahan tumbuh mencoba menghilangkan dinding batas yang telah mereka buat sedikit demi sedikit.


 

__ADS_1


 


__ADS_2