
Terpisah
Waktu terus berlalu, dan Serly merasa bagai waktu berjalan begitu cepat. Suatu hari, takdirnya berubah. Orang tuanya, yang selalu mendukung impian musiknya, mengambil keputusan yang mengguncang dunianya. Mereka melarangnya membuat video YouTube musik lagi dan memintanya untuk fokus pada pendidikannya, serta berkontribusi dalam mengelola perusahaan besar ayahnya.
Gadis kecil yang bercita-cita tinggi ini terpaksa menurut, meskipun hatinya hancur. Keputusan itu juga menghancurkan hubungannya dengan Rian, sahabatnya sejak kecil yang juga menjadi rekannya dalam dunia musik. Serly tak lagi bisa berkumpul dan berkolaborasi dengannya seperti dulu.
.........
Terjebak dalam Perusahaan
Suatu hari, masalah besar melanda perusahaan orang tua Serly. Mereka terlibat dalam perselisihan hukum yang rumit dan tuntutan bisnis yang tak terduga. Ayah dan ibunya sibuk dengan urusan perusahaan, hampir melupakan keberadaan Serly. Kehidupan keluarga yang dulu penuh dengan cinta dan dukungan kini penuh dengan ketegangan.
Serly merasa terisolasi. Dia harus menutup impian musiknya untuk sementara dan dipaksa mengikuti langkah-langkah yang ditentukan orang tuanya. Bahkan lebih sulit lagi, ia harus dijodohkan dengan seorang teman keluarga yang memiliki perusahaan besar. Pasrah adalah kata yang terbaik untuk menggambarkan perasaannya saat itu.
Serly adalah sosok yang kuat, tetapi apakah dia bisa menghadapi semua perubahan ini? Bagaimana hubungannya dengan Rian akan berubah? Dan apakah ada jalan untuk mempertahankan impian musiknya yang begitu mendalam?
Dalam keadaan yang sulit ini, Serly berusaha menjalani hidup dengan sekuat tenaga. Ia berfokus pada tugas-tugas bisnis yang diberikan padanya dan mencoba menjalin hubungan baik dengan calon suaminya, seorang pria bernama Arka. Meskipun pernikahan ini dipaksakan, Serly merasa ada tanggung jawab untuk menjalankannya dengan baik.
Namun, dalam batinnya, Serly tidak bisa mengabaikan cinta dan impian musiknya yang begitu mendalam. Setiap malam, ia diam-diam menulis lirik lagu dan mencoba menciptakan melodi di dalam kamarnya. Melalui musik, Serly menemukan tempat untuk melepaskan semua perasaan dan tekanan yang menumpuk dalam hidupnya.
Sementara itu, hubungan antara Serly dan Rian menjadi semakin rumit. Rian masih mencintai Serly, dan meskipun ia tahu bahwa Serly dipaksa untuk menikah dengan Arka, hatinya sulit untuk menerima kenyataan ini.
Pertempuran hukum dan bisnis terus berlanjut dalam keluarga Serly, dan meskipun orang tuanya berusaha menjaga Serly tetap di luar konflik, kehadirannya dalam perusahaan menjadi semakin penting. Serly mulai mempelajari seluk-beluk perusahaan dan berusaha memberikan kontribusi yang berarti.
__ADS_1
Di tengah ketegangan dan konflik, satu hal yang tidak pernah pudar dalam hati Serly adalah impian musiknya. Ia tahu bahwa suatu saat, ia harus mengejar mimpinya dengan segenap hati, sekalipun harus berjuang melawan semua rintangan yang datang. Kisah perjuangan Serly dalam menjaga cinta, keluarga, dan impian musiknya menjadi pusat cerita yang penuh perjuangan dan harapan.
.........
Dalam Genggaman Takdir
Pertama-tama, Serly mencoba menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya. Dia berfokus pada pendidikannya, menghadiri sekolah bisnis yang diajukan oleh orang tuanya. Namun, keseharian yang diisi dengan buku teks dan angka-angka ini tidak pernah bisa sepenuhnya menggantikan gairah musik yang telah menjadi bagian dari dirinya.
Pada saat yang sama, Serly harus berhadapan dengan kenyataan bahwa dia akan dijodohkan dengan seseorang yang tidak pernah dia pilih. Seorang pria bernama Arka, teman dekat keluarganya, adalah calon suaminya yang akan membantu menggabungkan perusahaan keluarga mereka. Serly mencoba memahami Arka yang cerdas dan baik hati, tetapi cinta sejati sepertinya sulit dicapai dalam situasi ini.
..............
Konfrontasi Emosional
Serly menatap ayahnya dengan mata berkaca-kaca, berdiri di depannya dengan tekad yang menggema di dalam hatinya. Ruangan itu terasa seperti sebuah medan perang emosional yang sangat tegang, di mana ketegangan antara impian dan keluarga yang telah lama terpendam akhirnya mencapai puncaknya. Ayahnya duduk di sofa dengan tatapan yang sulit dipahami, ekspresi wajah yang keras dan tegas.
"Kau tahu, ayah," Serly mulai dengan suara gemetar, "Musik bukan hanya hobi bagiku. Itu adalah jiwaku, itu adalah hidupku, dan aku tidak bisa hidup tanpa itu."
Ayahnya mengangkat alisnya, masih menjaga sikap kerasnya. "Serly, aku tahu kau berbakat, tapi kau juga harus realistis. Dunia musik itu keras, tidak ada jaminan sukses."
Serly menggeleng keras. "Tapi itu adalah mimpiku, ayah! Aku telah bekerja begitu keras untuk mencapai impian ini, dan aku tahu aku bisa sukses. Aku hanya butuh dukunganmu."
Mata ayahnya perlahan-lahan mulai lembut, mencerminkan keraguan dalam hatinya. "Aku khawatir tentang masa depanmu, Serly. Musik bisa menjadi dunia yang sangat tidak stabil."
__ADS_1
Serly merasa tangisnya mendekat, tetapi dia menekan emosinya. Dia harus kuat. "Aku tahu itu tidak mudah, tapi aku ingin mencobanya, ayah. Aku ingin memberikan yang terbaik untuk diriku sendiri."
Ayahnya mengangguk perlahan, lalu dia melanjutkan, "Serly, aku takut kau akan menyesal nantinya. Kau tahu, aku hanya ingin yang terbaik untukmu."
Serly mulai merasa harapan. Mungkin, ayahnya mulai memahami. "Aku janji, ayah, aku akan bekerja sekeras mungkin. Aku akan membuktikan bahwa musik bisa menjadi karier yang sukses. Aku hanya butuh kesempatan."
Mereka duduk bersama dalam keheningan yang terasa panjang. Serly bisa merasakan getaran emosi yang mendalam dalam dirinya, tetapi dia juga tahu bahwa keputusan ayahnya bukanlah hal yang bisa diubah dalam semalam.
Akhirnya, ayahnya menghela nafas panjang. "Serly, kita akan mencoba. Tapi kita harus memiliki rencana yang matang. Kita harus tahu bagaimana kau akan mengatasi tantangan ini."
Serly tersenyum bahagia, sekarang dengan air mata kebahagiaan. "Terima kasih, ayah! Aku akan membuat rencana dan bekerja keras."
Mereka berdua mulai merancang rencana tersebut. Ayahnya, seorang pria yang cerdas dan berpengalaman, memberikan wawasan berharga tentang industri musik dan membantu Serly mengidentifikasi peluang dan tantangan yang mungkin dia hadapi.
Minggu demi minggu berlalu, dan Serly mulai menjalani perjalanannya di dunia musik dengan dukungan ayahnya. Dia menghadiri audisi, memproduksi lagu-lagu orisinal, dan mulai membangun nama dalam industri. Meskipun tidak selalu mulus, Serly bertekad untuk terus maju.
Ketika hari konser pertamanya tiba, ayahnya duduk di antara penonton dengan ekspresi bangga yang tak tersembunyi. Serly berdiri di atas panggung, di hadapan kerumunan yang penuh semangat. Musik mengalir melalui dirinya, dan dia tahu dia telah memilih jalannya dengan benar.
Setelah penampilan yang menggetarkan, Serly kembali ke ruang tunggu dengan senyum yang memenuhi wajahnya. Ayahnya menghampirinya dan mengucapkan selamat. "Kau sungguh luar biasa, Serly. Aku bangga padamu."
Serly merasa dirinya penuh dengan rasa syukur dan kebahagiaan. Dia tahu perjalanan ini mungkin masih penuh dengan tantangan, tetapi dia tidak akan pernah menyerah. Dia telah berhasil menghadapi konfrontasi emosional dengan ayahnya, dan sekarang, dia bisa meraih impian musiknya dengan dukungan keluarganya.
Mereka berdua meninggalkan ruang konser dengan langkah yang penuh semangat, siap untuk menghadapi apa pun yang mungkin datang dalam perjalanan mereka bersama. Serly telah memilih untuk mengikuti hatinya, dan itu adalah keputusan yang akan membentuk masa depannya yang cerah di dunia musik.
__ADS_1