
Setibanya aku di perjalanan dari kampung ku menuju kampung ayah mu kamu berpesan padaku kita jumpa dijalan nanti aku tunggu,baik aku bilang dan disaat aku melakukan perjalanan jauh,selama di perjalanan aku mendapati banyak hambatan.
Yang mana aku tersesatlah dengan temanku,salah liat maps lah dan lebih parahnya lagi salah masuk gang rumah orang,disana kami berdua merasa kebingungan kenapa kita ga Nemu jalan yang bener dari tadi ya???...
Ini cuma muter-muter aja udah lima kali muter jalan nya tetep yang ini,alamat ga sampe dah kataku wkwk...
Dan setelah temanku chat teman perempuan nya dan di telpon barulah kami tau jalan yang sebenarnya itu ternyata gang rumahnya terlalu sempit untuk di masuki dan kami menyusuri perkebunan sawit,ladang jagung dan sawah.
Banyak pembelajaran yang aku dapati dari temanku itu,sesampainya di rumah teman perempuan nya kami disuguhi minuman dan aneka macam kue serta kami disuruh makan nasi terlebih dahulu agar kuat untuk melanjutkan perjalanan jauh ini.
Setelah makan kami pun bercerita sedikit tentang kuliah yang kami jalani masing-masing dan tak lama sesudah itu aku chat kamu di wa tuan,dan memberi kabar bahwa aku sudah dekat dengan lokasi yang kamu tentukan di awal.
__ADS_1
Dan mirisnya paket dayaku habis di pertengahan jalan menuju lokasi mu,dan aku menyampaikan kepadamu tuan bahwa paket data ku habis,dan kamu langsung mentransfer uang pulsa ke nomor pribadiku senilai 50ribu aku tak ada niatan untuk meminta mu mengisikan paket dataku itu.
Dan setelag itu aku membelikan paket data yang 11GB untuk seminggu dan kami pun melanjutkan perjalanan menuju share lock (Lubuk Alung)yang sudah kau kirim tuan.
Sesampainya kami di tujuan itu,kami melihat kau dengan teman mu tuan menunggu kami di tepi jalan di depan kedai kecil itu,dan aku langsung salam padamu dan memberikan mu gelang yang sudah lama aku janjikan untuk mu.
Dan temen ku yang mengantarku ke hadapan mu itu bergegas pulang dan aku memintai ku untuk memberinya sedikit uang untuk bensinnya dan teman ku berusaha menolak uang tersebut namun aku tetap memaksa dan memasukkan uang tersebut kedalam tas ranselnya.
Kau berkata padaku "buk,sebenarnya aku segan menyampaikan ini sama mu tapi aku mau cerita tentang ibuku, ibu ku sudah lama sakit tapi dua sakit karena di santet sama orang jahat,sampai sekarang ibuku belum sembuh dan dia engga mau di ajak berobat buk".
Aku terkejut dengan curhatan mu itu tuan spontan aku berkata padamu "kenapa ga bilang dari awal? kalau dari awal kamu cerita bisa aku bawakan obatnya dari rumah,ini engga aku udah sampe lubuk Alung baru kamu cerita semua tentang ibumu,emang permasalahan awalnya kenapa,kenapa bisa ibumu kaya gitu?...."
__ADS_1
Dan ternyata kejadian yang menimpa ibumu itu ada faktor iri dengki dari orang lain yang tidak suka dengan kesuksesan keluarga ku dan mereka yang tidak suka dengan semua kekayaan yang keluargamu miliki, sebenarnya aku bisa membantu mu tuan,tapi sekarang apalah dayaku aku tidak lagi dekat denganmu.
Nilai penting yang aku dapatkan saat ini adalah harta tidak selalu membuat mu bahagia bukan? justru sebaliknya harta itu juga dapat mengundang rasa benci banyak orang dan dapat mengundang kematian juga.
Dan ayahmu juga bercerita bahwa dia juga pernah dilempar kayu balok oleh ibumu bukan? sehingga ada luka robekan dikepala ayah mu itu,
Disini sudah nampak jelas santet yang mereka kirimkan ini sangat berbahaya dan bisa membunuh keluarga mu satu persatu tuan aku harap kamu bisa memperbaiki ibadahmu agar lebih baik lagi kedepan nya supaya kamu bisa membantu untuk menyembuhkan ibumu sendiri dari segala ancaman jahat dari luaran sana.
^^^Jambak,09 Juni 2023^^^
^^^Penulis^^^
__ADS_1
^^^Mediana Utami^^^