AZKARA DANESWARA

AZKARA DANESWARA
Chapter 3


__ADS_3

"Sekarang gue kudu siap' dulu buat ketemu sama Antagonis dan keluarganya buat sarapan dan berangkat sekolah"


" Ngomong' sifat ni tubuh gak beda jauh sama gue kalo lagi sendiri atau sama keluarga jadi gue gak terlalu ribet buat niru sifat asli pemilik ni tubuh" ucap Azka sebelum melenggang memasuki kamar mandi untuk mandi dan bersiap'.


"Ahk segarnyaaa" ucap Azka setelah keluar dari kamar mandi dan mulai berjalan menuju cermin full body. "Gila gue ganteng banget anjir " pekik Azka sambil memegangi wajahnya "dulu di dunia gue gue juga ganteng sih banyak orang yang suka dan kepicut sama pesona gue tapi wajah gue yang sekarang bener' ganteng banget parah gimana reaksi orang' yah kalo liat gue auto pingsan ini mah haha"


"Ehk tapi' dari ingatan ni tubuh, gue ternyata ketos anjing apa lagi gue juga cukup di segani juga di sekolah pantas aja dulu ni tubuh ngelaporin rencana kakaknya sama si protagonis pria walaupun berakhir dengan penyesalan sih dan ternyata kakak gue sama si protagonis pria masuk geng black rose anjir yang di ketuai sama si Alexander Graham Lemos. Geng Black rose ini terkenal di kalangan anak sekolah dan juga masyarakat. Bukan seperti geng lain yang suka bikin onar dan kerusuhan tapi geng Black rose ini kadang suka membantu orang' jadi mereka di terima dan cukup banyak di sanjung oleh masyarakat dan hal itu gak ada dalam plot aslinya.


"Yah sih gue bisa tebak secara kan tu novel seperti yang gue bilang membagongkan gak ada keterangan waktu gak ada keterangan karakter tokoh yang lain lah ini ini cuma fokus sama protagonis pria yang sibuk ngejar si protagonis ceweknya hadeh bener' deh ni novel" ucap Azka yang sudah malas


"Dahlah sekarang gue harus kebawah keluarga baru gue pasti udah nungguin gue"


Tak tak tak


"Pagi mommy Dady bang Arkan" ucap Azka sebelum duduk di salah satu kursi yang sudah disediakan

__ADS_1


"Pagi boy" ayah Azka Damian Dinata Daneswara "pagi anak mommy" Selin Dinata Daneswara


"Hmm pagi de" jawab Arkan.


"Ayo sekarang kita makan" ucap Damian. Dan diangguki oleh mereka keluarga itu pun mulai makan dengan hening Karena sudah menjadi tradisi untuk tidak bicara saat makan.


Setelah selesai makan Selin membantu para pembantu membereskan sisa makan mereka


"Arkan bagaimana sekolah kamu" tanya Damian membuka obrolan " seperti biasa Dad tidak ada hal menarik apapun yang terjadi" jawab Arkan "lalu bagaimana dengan mu Azka" ucap Damian sambil menoleh ke arah si bungsu "sama saja sih Dad kecuali untuk kesibukan ku di OSIS semuanya baik' saja" jawab Azka


Lalu Damian mengangguk mengerti.


"Yaudah kalian berdua hati' yah dijalan awas jangan ngebut' " peringat Selin pada anak'nya


"Oke siap mommy" ucap Azka sambil melenggang pergi

__ADS_1


"Iya mom" balas Arkan mengikuti Azka keluar


Sesampainya diluar Azka melihat beberapa motor keluaran terbaru yang menurutnya sangat keren


"Gila' ni motor keluaran terbaru semua anjir sekaya apa sih ni keluarga keluarga gue dulu juga kaya sih tapi gak sekaya ini juga kali" batin Azka nelangsa


"meski ni motor pada keren'semua tapi gue lagi males bawa motor anjir gue nebeng aja ahk sama Abang gue mumpung ada kesempatan hehe" ucap Azka


"Bang Azka nebeng sama Abang yah hari ini" pinta Azka yang mendapati Arkan sudah berada di sampingnya


"memangnya kenapa dek tumben biasanya juga nggak"tanya Arkan yang terheran akan permintaan adiknya itu


"Azka cuma malas bawa motor aja bang hehe jadi boleh yah bang yah" ucap Azka memastikan


"yaudah naik sini" ucap Arkan yang sudah menaiki motor hitam merahnya itu

__ADS_1


"Oke Abang" balas Azka sambil duduk di boncengan sang kakak.


Lalau motor itu pun mulai melaju keluar dari gerbang kediaman Daneswara


__ADS_2