AZKARA DANESWARA

AZKARA DANESWARA
Chapter 4


__ADS_3

Brum Brum Brum


Suara kendaraan beroda dua yang memasuki gendang telinga saat kendaraan itu memasuki kawasan sekolah seketika suasana yang tadinya sunyi menjadi riuh


"AHHH ARKAN"


"KYAAA ARKAN GANTENG BANGET SIH"


"ARKAN LO KENAPA BISA SEKEREN INI SIH KAN AKUNYA JADI MELEYOT"


"SAYANG ANAK KITA DI RUMAH LOH KAMU MAU KEMANA"


"HALU LO"


"YEH BIARIN AJA SYIRIK AJA LO SUKA LO YA SAMA GUE"


"DIH AMIT' GUE SUKA SAMA MODELAN KAYA LO"


"UDAH' KALIAN RIBUT MULU YA"


"EHK EHK ITU SI ARKAN SAMA SIAPA"


"EHK IYA SAMA SIAPA YA


"LOH ITU BUKANYA SI AZKA YA KETOS KITA"

__ADS_1


"tumben banget mereka berangkat bareng"


"iya biasanya kan juga berangkat sendiri' "


"Kenapa ya"


Sedangkan si empu yang ramai dibicarakan hanya acuh dan memarkirkan motornya di dekat motor ke lima sahabatnya yang juga anggota inti Black rose karena mereka masih berkumpul di parkiran


"Woy bro Lo ko tumben bareng adek Lo" tanya Sean Andrealio Fernandez ketika Arkan dan Azka sudah turun dari motornya. Dia sahabat Arkan yang mempunyai sifat petakilan bar' setia namun juga cerewet. Ia sebenarnya tengah penasaran dengan kebersamaan kedua bersaudara itu


"Iya, biasanya kan juga sendiri' " sahut Andre Lesly Gavindra sahabat Arkan sifatnya sebelas duabelas kayak Sean


Sedangkan yang lainnya tengah menyimak karena mereka juga cukup penasaran


Dan merekapun hanya mengangguk mengerti


"Ya udah bang Azka mau duluan aja ya ke kelasnya" ucap Azka pada Arkan saat ingin pergi dari sana


"Emangnya kamu gak ada tugas jaga ya dek" tanya Arkan heran "ouh iya Azka lupa bang" ucap Azka menggeplak kepalanya "aduh gimana ini mana Azka gak bawa dasi sama topi lagi sebentar lagi upacara kan pasti mau di mulai" ucap Azka karena khawatir


"Heh Lo kan Ketosnya masa Lo ga bawa dasi sama topi si" sahut Sean heran "ya kan namanya juga lupa bang gimana si"


"Tumben kamu lupa biasanya kan kamu selalu udah siapin barang' kamu sebelum berangkat dek" ucap Arkan "ya kan dibilangin tadi juga lupa bang lupa, kalo lupa mana bisa di siapin gimana si Abang mah ihk kan jadi kesel deh tau ahk Abang mah" jawab Azka kesal sambil mencebikan bibirnya


¹

__ADS_1


²


Terjadi keheningan tiba' sebelum akhirnya meledak


"EHK KETOS KITA KOK IMUT BANGET"


"KEMANA WAJAH DATARNYA ANJIR"


"ADUH BISA MATI GUE KALO LAMA' LIAT YANG BEGINIAN"


"YAH GUE KENA DIABETES NI BANGSAT KEBANYAK LIAT YANG MANIS' "


"ADUH MAK AMPUN ANAK MU INI SUDAH TAK KUAT LAGI"


Teriak para penghuni sekolah dengan membahana. Karena posisinya mereka tuh belum pergi dari parkiran dan apa yang mereka bicarakan dan lakukan itu di dengar dan dilihat oleh orang' yang berlalu lalang disana


"EHK AZKA LO KESAMBET APAAN KO LO BISA JADI IMUT BEGINI" teriak Andre tak kalah membahana yang mendapat tatapan tajam dari orang' yang berkumpul disana


"EHK kampret napa lo jadi ikutan teriak' sakit ni kuping gue" ucap Sean sambil menyikut Andre


"Yah maaf kan gue penasaran sama perubahan si Azka" jawab Andre membela diri


"Penasaran sih penasaran tapi gak gitu juga kali" sewot Sean "Udah' kok kalian malah mau ribut si" sahut Geo Kylo Ferdian yang juga sahabat Arkan sifatnya pengertian peka bisa baca situasi dan orangnya juga ramah. Dia tau ujung'nya mereka pasti ribut jadi dia menengahi mereka berdua sebelum ribut. "Ok siap komandan" ucap Andre dan Sean menyahuti ucapan Geo dan dibalas deheman


"hmm, ngomong' gue tau lo itu hangat kalo sama keluarga lo tapi ko Lo ke jadi manja imut gitu si ka gue kan juga jadi gemes sendiri liat nya" ucap Geo pada Azka hampir memekik tertahan

__ADS_1


__ADS_2