
"Jadilah dirimu sendiri tanpa memikirkan perkataan orang lain"–Anindya Keyth
※※※※
Pagi yang cukup pagi untuk seorang Anin yang notabenenya Ratu Telat. Pukul 6 pagi mungkin menurutnya sangat pagi untuk bangun..
Hingga akhirnya sudah kebiasaan untuk...
tok..
tok..
tok..
"Anin!! bangun dek!!", dia kakak dari seorang Anin. Yang gantengnya jangan ditanya lagi udah jadi idola para kaum hawa dong tentunya. Dengan nama, Reynand Keyth. Selisih umur memang dekat sih, cuma 1 tahun (noh bonyok napsu pa napsu yak🤣).``dahlah lanjut cerita..
Cklekk..
"Anj*r kebo amat ni anak!"
Rey berjalan mendekati tempat tidur Anin dan membangunkannya dengan menggoyang goyangkan tubuh adiknya.
Tapi.. apalah daya, karna emang dasarnya kebo ya kebo kan... Seorang Anin di bangunin kok cuma kaya gitu, nggak mempan. Hadeuhh punya adik gini amat_ batin Rey.
"Cara apalagi yaa?? hmm gini deh!", gumam Rey dengan tatapan berbinar penuh arti.
Rey memasuki kamar mandi di dalam kamar Anin. Setelah itu dia menghampiri Anin kembali. dan..
BYURRR!!
"Kebakaran!! tolong banjir!!", ucap Anin yang gugup karena baru saja bangun dari tidurnya. Mungkin sifat irit bicara Anin tidak berlaku untuk Kakaknya. Ingat hanya Kakaknya dan 2 curutnya(kedua sahabat Anin).
"Hahahaha! sokorin lo, dibangun gak bangun bangun! dasar kebo lo!", ucap Rey sambil tertawa terbahak bahak melihat tingkah adiknya.
1 detik..
5 detik..
7 detik..
Anin menoleh ke arah jam yang ada di meja kecil samping tempat tidurnya. dan..
"An***g! Napa lo gak bangunin gue sih! jam 6.15 woy!!", ucap Anin yang kesal.
"Woyy udah gue bangunin kali dari tadi! Lo nya aja yang kebo!", ucap nya sambil menatap Anin kesal yang sudah masuk kedalam kamar mandinya.
"Kalo udah selese turun yak! sarapan udah ditungguin mama papa!", perintah Rey kepada Anin yang masih melakukan ritual paginya.
→ → → →
20 menit kemudian akhirnya Anin selesai melakukan ritualnya.
Ia berjalan menuju meja riasnya untuk bersiap siap pergi kesekolah. Penampilan yang cukup baik untuk seoran Badgirl seperti Anin, rambut kuncir kuda, baju di keluarkan, tidak memakai dasi, dan parahnya rambutnya masih di warnain merah kuning hijau biru ungu(kok jadi pelangi yak–_ hmm)
__ADS_1
Setelah selesai dia turun ke lantai satu dan pergi ke dapur untuk sarapan. Sampai di tangga, semua yang melihat penampilan Anin dengan wajahnya yang dipasang datar hanya bisa geleng geleng.
sampai dapur ia duduk, mengambil piring dan..
"pagi!" lirih Anin dengan suara datarnya, tetapi masih bisa didengar oleh semua orang yang ada di dapur.
"Pagi kakak cantik tapi nyebelin!", bisa di tebak lah dia siapa. Iya dia adalah adik Anin yang masih duduk di kelas 2 smp, namanya Erik Keyth. Entahlah mereka memberi nama anak pendek pendek.
"hmm Adek lucknut!"
"Pagi!" ucap kedua orang tua Anin beserta kakak nya bebarengan.
Selesai makan, Anin minum susu yang telah di siap kan. Anin beranjak dari duduknya dan berpamitan dengan kedua orang tuanya.
"Anin, disini kamu jangan bikin ulah lagi ya! Walaupun sekolah yang saat ini memang sekolah papa, tapi jangan berbuat seenaknya. Oke!", ucap papa Ken, papa ketiga bersaudara itu.
"Iya!!", ucap Anin malas.
"Anin, nanti kalau ada masalah bilang ke mama ya! jangan di pendem sendiri!", ucap mama kandungnya yang bernama maya.
"Iya Mama!", ucapnya lalu hendak meninggalkan ruang makan. Tapi Suara papanya menghentikan langkah Anin.
"Kamu berangkat sendiri aja? nggak bareng abang kamu?"
"Nggak! sendiri aja", ucap Anin lalu pergi meninggalkan ruang makan.
"Hadehh noo anak kebiasaan! yaudah kalo gitu Rey berangkat dulu ya ma, pa! yok rik!", memang rey kalau berangkat ke sekolah selalu mengantar erik terlebih dahulu.
※※※※
Karena mobil Anin memang mobil ferrari jadi kedatangannya membuat parkiran jadi ramai karena di kerubungi banyak siswa siswi KIHS/KEYTH INTERNATIONAL HIGH SCHOOL.
Ia membuka pintu mobilnya dan keluar dari mobil, tak lupa pintu mobil nya di tutup kembali dan dikunci pastinya.
"hiddih gile cantik bener tuh!"
"bidadari masuk sekomah kita lagi coyy!"
"ailahh, cuma kesekolah aja gaya gaya an! pake mobil gituan segala lagi, lihat noh penampilannya nggak banget gusrah gusruh tuh anak mesti!"
"cantikan gue kalik!"
"holkay bebas coy!"
Itulah kira kira ucapan para siswa siswi, ada yang kagum ada juga yang tidak suka.
Anin berjalan menuju ruang kepala sekolah. ia membuka pintu dengan kakinya, dan..
Brukk!!
" Hey punya sopan santun nggak sih? hah?!", ucap kepsek yang kaget dengan kedatangan Anin.
"Kelas gue?!", tanya Anin singkat
__ADS_1
"Maaf Queen saya nggak tahu kalo itu anda!", dia adalah kepsek yang di tugaskan oleh Anin untuk di sekolah itu. jika kalian bertanya, memang Anin punya wewenang? jawabannya, nanti juga tau sendiri.
"hmm! kelas!!", ucap Anin penuh penekanan.
"XI IPA 2 Queen!", ucap kepsek yang masih dengan kepala menunduk.
"hmm! jangan panggil gue Queen kalo di sekolah!", ucap Anin lalu pergi meninggalkan ruang kepala sekolah.
→ → → →
Sesampainya di depan pintu kelas, dia langsung membuka pintu tanpa mengetuk dulu. hmm kebiasaan deh..
"Hey! siapa kamu?! masuk ketuk pintu dulu, dasar tidak sopan!", ucap guru yang tidak bisa ditiru cara berpakaian dan kelakuannya. Baju mepet, kancing baju dua atas nggak di kaitin, rok pendek. itu sih kayak wm yak.
"Siapa kamu?!!", lanjut guru itu. Semua murid di kelas langsung melihat ke arah Anin.
"Murid baru!", jawab Anin dengan suara dan muka datarnya.
"Ohh, masuk perkenalkan dirik kamu!", ucap guru itu yang ber nametag Ayra.
Guru itu masuk ke dalam kelas dan diikuti dengan Anin di belakangnya.
"Perkenalkan diri kamu sama asalmu!", ucap guru itu masih dengan nada kesal.
"Anin, SMA Harapan", Jawab Anin dengan nada santainya.
"Ada pertanyaan?", ucap Ibu Ayra
"Punya nomer whatsapp?!"
"Cantik amat neng! udah punya pacar belum?"
Itulah sekiranya pertanyaan yang di lontarkan oleh beberapa murid di kelas tersebut.
"Nggak!", jawab Anin singkat jelas dan padat.
"Yasudah, kamu duduk di sebelah Lucas. Lucas, angkat tangan!", ucap guru itu dengan nada sok halus.
Lucas mengangkat tangannya dengan wajah yang masih terngkurap di sela lengannya.
Anin berjalan menuju tempat duduknya yang memang kosong nya cuma di situ.
Ia duduk di tempatnya. Dan guru mulai menjelaskan pelajaran yang tadi sempat tertunda. Wajah Lucas bangkit dan menoleh ke arah Anin.
Pergerakan Lucas membuat Anin menoleh ke arahnya. Dan Anin dibuat kaget dengan keberadaan Lucas di sampingnya dan jangan lupakan Lucas tentunya dia juga kaget dengan keberadaan Anin.
bersambung...
`` hmm kira kira siapa ya Lucas?? baca lebih lanjut yuk!
ehmm, kalau ada typo ataupun kesalahan dan kekurangan tolong di maafkan yaa. soalnya ini novel pertama ega jadi masih belajar.
ohh iya tolong masukkannya juga yaa, jangan lupa tulis komentarnya dan gimana pendapat kalian hehe....
__ADS_1
jumpa di eps selanjutnya.. daa!``