
Cinta memberi roti tersebut dengan ikhlas. Dan kakek itu pun menerima dengan senang hati. Pada saat Cinta kembali masuk Manajer supermarket tempat Cinta kerja sudah berada di depan.
Cinta pun menjelaskan apa yang terjadi.
"Emm.. anu... ee Manajer.. maafinnn ssaya kakarna memengambil rroti yang aada di ttoko. " Cinta bicara dengan terbata bata dan merasa takut karena ini pertama kali nya ia kepergok mengambil makanan di toko.
"Cinta kamu tidak usah takut Bapak suka kalau Cinta jadi anak baik. Tapi Bapak minta pada Cinta kalau mau ambil bilang dulu ke temen atau ke Bapak !! Biar bapak tahu kalau kamu mengambil demi kebaikan!! " Kata pemilik toko dengan lemah lembut.
Karena Cinta sudah dianggap seperti anak sendiri. Karena Cinta baik hati , rajin, suka menolong , tidak seperti anaknya yang hanya memikirkan tentang harta dan ketenaran.
Cinta dan pegawai lainnya kembali ke pekerjaan masing masing. Dila menghampiri Cinta.
"Hufhhh.... untung banget.. kamu Cinta tidak dimarahi Pak Bos!!! " Kata Dila sambil menepuk bahu Cinta berkali kali.
"Hm iya Dila untung banget aku!! hehe." Kata Cinta sambil cengengesan. Karena teman teman nya tidak tahu kalau Pak bos mereka sebenernya sangat baik kepada Cinta.
Jam pun menunjukkan pukul 04.00 waktunya untuk pulang. Diluar sedang hujan , Cinta dan Dila pun berjalan menyusuri jalanan yang hujan menggunakan payung.
__ADS_1
Karena mereka sebelum berangkat melihat cuaca di tv terlebih dahulu. Di jalan tiba tiba ada mobil dengan kecepatan tinggi melaju melewati genangan air.
Tiba tiba....
"Cpprraatt!!!!!!!!!!! " Suara ban mobil melewati genangan air tersebut dan membasahi baju Cinta.
Cinta dan Dila terkejut akan apa yang terjadi barusan yang dialami Cinta. Dila marah akan apa yang dilakukan oleh pengendara tersebut. Dan Dila pun membuka mulutnya.
"Woyyyy!!!!!! Lho punya mata kagak?!! haaa?? wah ini orang bener bener ajak berantem ya? Ok kalau gitu!! " Kata Dila sambil mencopot sepatu nya dan terhenti akan kata Cinta.
Dila pun tenang. Dan mobil itu mundur menuju ke arah mereka berdua. Dan tepat di samping mereka. Dan kaca mobil bagian belakang terbuka.
Tampaklah seorang laki laki yang sekira umur 20 tahun an memakai jas hitam casual dan menatap Cinta dan Dila. Cinta dan Dila tertegun akan ketampanannya.
Suara deheman membuyarkan lamunan mereka berdua. Cinta dan Dila kembali fokus menatap pria itu. Dan Dila pun bicara kepada pria itu.
"Ehm.... Pak bagaimana sih anda berkendara?? Bapak gak liat ada orang jalan disini?? ha? " Kata Dila dengan kesalnya .
__ADS_1
"Saya lihat. " Kata pria itu dengan satai nya.
"Kalau Bapak lihat ya kenapa di percepat mobilnya?? haa Bapak sengaja?? " Dila sudah gk tahan dengan kelakuan pria itu. Sedangkan Cinta hanya melihat apa yang dilakukan oleh sahabat nya.
"Saya enggak sengaja. Dan saya bilang ke kamu kalau saya itu masih muda !! jangan asal panggil Bapak ngerti !!"
"Iya mana saya tahu kalau anda masih belum berumur! " Kata Dila dengan ketusnya.
"Dila.. udah ayok kita pulang aja! " Kata Cinta dengan lembutnya karena dari tadi Dila sudah bertengkar dengan pria itu dari tadi.
"Huh.. ayo Cinta kita pulang!! "Kata Dila sambil nyelonong pergi.
"Maaf ya mas akan kelakuan teman saya! ".Kata Cinta dengan lembut.
"Ya saya sudah maafkan . Dan saya minta maaf akan kejadian tadi! ". Kata pria itu.
Cinta mengangguk sambil tersenyum. Dan meninggalkan Pria itu dan menghampiri Dila.
__ADS_1