Bagaiman Mereka Bisa Bersama

Bagaiman Mereka Bisa Bersama
episode 4


__ADS_3

Sinar matahari masih ragu untuk menampakkan dirinya. Cinta bangun dari tidur nya dan bergegas ke kamar mandi, setelah mandi Cinta langsung solat subuh.


Setelah melaksanakan solat subuh Cinta berganti pakaian yang akan ia pakai saat berangkat dan pulang kerja nanti. Dan meyiapkan barang yang akan ia bawa.


Setelah selesai ia langsung menuju dapur dan membantu ibu nya memasak. Pada saat Cinta mau membantu ibu nya


"Cin.. panggil bapak dan adik kamu sana!! Kamu ga usah bantu dulu hari ini biar ibu aja!! " Kata ibu Cinta.


"Ok bu ."


"Dek..!!! Bangun jan tidur mulu napa!!! Cepet bangun mandi , ganti baju , sarapan , berangkat!! " Kata Cinta sambil menepuk pipi tembem adik nya.


"Hm.. iya kak. " Kata adek Cinta yang tak lain Nino dengan suara khas bangun tidur.


Setelah membangun kan adek nya Cinta bergegas ke depan rumah untuk memanggil bapak nya yang tengah menyiapkan sayuran yang akan dijual nya.


"Pak sarapan udah siap yuk!! "


"Udah siap to ta?? "

__ADS_1


"Udah pak ditunggu ibu sama Nino di meja makan!"


"Yaudah yok sarapan bapak udah laper! "


"Hm bapak bapak "Kata Cinta sambil tersenyum akan kelakuan sang Bapak.


Sarapan sudah apalagi ya? Ehm tinggal berangkat.


"Nino....... ayo cepat nanti telat!" Ucap Cinta dari luar rumah yang kini menunggu adek nya untuk berangkat .


"Iya kakak ku yang bawel sebawel bawel nya. "


"Ndak!!! Ndak bilang apa apa!! Ehm.. ayo kak nanti terlambat lho!! " Ucap Nino sambil lari menuju rumah Dila yang di ikuti Cinta.


Sesampainya di rumah Dila. Dila sudah berpakaian rapi beserta adek nya yang menunggu di kursi depan rumah nya. Cinta dan Nino menghampiri mereka .


"Ele ele si Dila kesambet apa bisa bangun pagi!! " Kata Cinta sambil melipat tangan nya didepan dada dan kepala digeleng gelengkan dan tertawa.


"Kesambet pala mu itu Cin...!! " Jawab Dila dengan bibir sedikit dimajukan.

__ADS_1


"Kak Dila sama kak Cinta jangan ngobrol terus dong kapan kita berangkat nya kalo kalian gini terus!! "Ucap adek Dila yang namanya Doni.


"Alah .. ngobrol doang aja gak boleh huh." Jawab Dila kepada Doni dengan nada sedikit mengejek.


"Sudah lah yok berangkat nanti telat. " Jawab Cinta kepada mereka bertiga yang diangguki oleh mereka.


Setelah mengantar adek mereka masing masing mereka langsung berjalan menuju supermarket tempat mereka bekerja.


Disisi lain.


"Raihan..!!!!!! Ya allah ni anak jam segini masih molor!!! Bangun ga kalo ga bangun bangun ku siram pake air!!! ".Ya benar itu adalah suara mama Raihan yang super duper kek Toa Masjid.


"Iya iya mama ku yang manis Raihan bangun nih. "Dengan mata yang masih menyipit dan suara khas orang bangun tidur


"Naaa gitu dong masa udah segeda jagung masih mama yang bangunin kalo mama udah ga ada siapa yang bakal bangunin bibi? Ga bakal kan mereka takut sama kamu!!! " Ucap mama Raihan dengan mengejek.


Ya benar semua pembantu takut terpadap Raihan entah kenapa kok bisa takut mungkin ada suatu kesalahan ya hihihi gw kg tau yodah kita lanjut.


"Jangan ngomong gitu napa mah!! Yodah mah aa ganteng mau mandi! Mama keluar gih nanti mama kalo nunggu terpesona sama Raihan!!"

__ADS_1


"Idih lebih bagus punya Papa mu ya!! "Jawab mama sambil berlalu pergi dan menuju dapur untuk membatu bibi bibi yang lagi masak.


__ADS_2