
Kazuto, Rinon, dan teman sekelas lainnya berpindah ketempat yang tidak dikenalinya/dunia lain. Dirinya dan teman sekelasnya berada pada ruangan yang tidak dikenali. Sebelah kanan dan kiri dipenuhi oleh banyak orang yang memakai zirah/pasukan atau tentara, dan ada seorang gadis yang sangat cantik seperti Dewi sedang memegang tongkat berdiri didepan Kazuto dan berkata kepada Kazuto dan teman sekelasnya.
"Akhirnya berhasil juga pemanggilannya," Ucap gadis cantik merasa senang sambil mengangkat kedua tangannya keatas.
"Selamat datang para Pahlawan. Perkenalkan namaku Aestria Rigtriana, aku adalah Putri dari Kerajaan Baharuth dan aku yang telah memanggil kalian, maaf tiba tiba memanggil kalian datang kedunia kami seenaknya." Ucap sang gadis cantik tersebut/sang putri sambil membungkuk dihadapan Kazuto dan teman sekelas lainnya.
Kazuto merasa bingung dan hanya diam saja di tempat. Tiba-tiba muncul papan status di depan mata Kazuto. Kazuto berpikir seperti kenal papan status yang ada dihadapannya seperti sama dengan game yang pernah dimainkannya. Kazuto melirik ke kiri dan kanan dan bingung, kenapa yang lainnya tidak bisa melihat papan status yang ada di depannya. Akhirnya Kazuto mencoba mengecek papan statusnya dan menekan fitur invetory/ruang penyimpanan yang ada di dalam papan status miliknya. Benar saja, banyak sekali item item yang mirip seperti pada game yang dimainkannya.
("Hmm... Apakah ini nyata? Seperti game yang pernah aku mainkan") Kazuto dalam hatinya sambil mengecek papan statusnya.
Kazuto mencoba mengecek lagi dan menekan fitur karakter. Benar saja, karakter dalam gamenya juga masih sama, semua fitur sama persis seperti dalam game yang dimainkannya.
("Kenapa akun gamenya juga ikut terbawa kedunia lain?") Kazuto merasa bingung.
Ketika Kazuto sedang berpikir, teman sekelasnya Rito yang suka membully dirinya bertanya kepada sang Putri.
__ADS_1
"Apakah kita terpanggil kedunia lain seperti dalam novel dan manga yang pernah kubaca?. Menjadi pahlawan, dan menyelamatkan dunia ini dari serangan Raja iblis?" Ucap Rito sambil merasa senang dan bahagia.
Putri menjawab.
"Meskipun aku tidak mengetahui apa itu novel dan manga. Tetapi anda benar, negeri kami berada di daerah perbatasan wilayah dari kekuasaan Raja iblis. Kami membutuhkan bantuan dari para Pahlawan untuk mengalahkan sang penguasa kegelapan/Raja iblis yang sangat jahat dan kejam, suka menyiksa dan menderitakan rakyat kerajaan kami!"
Rio berdiri kedepan dia juga sama seperti Rito dan kawan kawannya. Suka membuly dan meminta uang dari Kazuto. dia menjawab ucapan sang putri.
"Aku tahu... Seperti novel yang pernah aku baca, dengan jadinya pahlawan aku akan menjadi terkenal dan mendapatkan harem, gadis bertelinga hewan, sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan." Rio merasa senang sambil membayangkan haremnya.
" Ihhh, laki-laki memang menjijikan!"
"Ahemmm... Benar sekali dengan menjadi pahlawan anda bahkan bisa mendapatkan harta dan jabatan sekalipun." sang putri berbicara kepada Rio dan Rito.
"Sungguh Menakjubkan." jawab Rito sambil merasa bahagia.
__ADS_1
Putri Berkata Lagi.
"Baiklah para Pahlawan, silahkan ikuti Aku untuk menemui ayahanda/Raja."
Sang putri berjalan menuju aula tahta diikuti oleh para pahlawan untuk bertemu sang Raja. Setelah sampainya di pintu masuk yang besar, yang dijaga oleh 2 orang pengawal, 2 Pengawal itu membukakan pintunya dan pintu itu terbuka. Ada segerombol/sekelompok prajurit yang sedang berbaris dan berdiri tegak. Putri berjalan masuk diikuti oleh para pahlawan dibelakangnya. Dia mengobrol dengan Raja/Ayahanda yang sedang duduk di singgasananya. Sedangkan Kazuto hanya berdiri diam ditempat. Sang Raja berkata kepada para pahlawan.
"Selamat datang para pahlawan dikerajaan Baharuth, mohon bantuannya para pahlawan untuk mengalahkan sang Raja iblis" Ucap Raja berdiri di singgasananya lalu duduk kembali.
"Tenang saja akan kupukul wajah Raja iblis itu sampai ibunya tidak bisa mengenali dirinya" Rio membalas Ucapan Sang Raja sambil mengayunkan tangan kanannya.
"Baiklah, untuk hari ini silahkan para Pahlawan ber'istirahat dan besok akan ada acara penyambutan dan sekalian mengecek status dari para pahlawan" Ucap Raja sambil menginstruksikan para pelayan untuk mengantar para pahlawan ke kamarnya masing masing.
"Iya, badanku juga sudah sangat capek sekali berdiri terus ingin segera cepat cepat mandi dan beristirahat" jawab Kureha sambil memegang punggungnya.
Kazuto, Rinon dan teman sekelas lainnya di bimbing oleh para pelayan/maid ke kamarnya masing masing dan ber'istirahat.
__ADS_1
Note: Jika ada kesalahan harap dimaklumi! Jangan lupa like dan comment yah! Biar author semangat uploadnya/bikin Cerita laginya.