
Malam hari:
Hari sudah menunjukan pukul 19:00 malam, Kazuto sedang melihat papan status dan mengecek fitur fitur yang ada di papan status tersebut. Memencet fitur invetory dan melihat avatar dalam gamenya yang ber level 10.000 yang Memakai 1 set perlengkapan magic swordsman class legendary item. Oh iya, item item dalam gamenya dibedakan menjadi beberapa Class, dimulai dari Class:
*World item
*Divine item
*Soul item
*Legendary item
*Rare item
*Super Unlimited item
Item cass tertinggi adalah super unlimited item, item Tersebut Bisa Mengendalikan dunia bahkan menghancurkan dunia sekalipun. Jika dipakai memiliki batas cooldown yang kira kira 100 jam. Ada juga item item yang sekali pakai, jika sudah dipakai item itu akan segera menghilang. Contoh item yang dimiliki oleh Kazuto:
#Divine item:
*Vulchan Machine Gun
*Gardener Gloves
*Neo Superboard
*Gwimusa Twin Sword
*Demon Hand
*Desert Eagle
*Jinrah Costume
*GarGoyle Costume
*Red Hood Costume
*silat Costume
*Vulcan Warmask
*TrappetHat
*Red Hiod Veil
*Dll
#Soul item:
*Gumiho tail
*Gardener Scissors
__ADS_1
*Neo Science Book
*Kuhulin Cape
*outboxer Handgrip
*Hacker supercomp
*warp Gloves
*Cannon Gun
*Haveanly Hammer
*Hwana Claw
*Doul Stick
*Shadow Dagger
*Dll
#Legendary item:
*Dragon Sword
*Night Matter
*Jinrah Tachi V1
*Jinrah Mask
*Magic Sign
*Surfer Cocktail
*1 Set perlengkapan Time Space/Alpha *1 Set perlengkapan Arcanist *1 Set perlengkapan Zeus *1 Set perlengkapan Mikael *1 Set perlengkapan Magic SwordsmanNote: Nama-Nama item yang dipunyai MC ada banyak tetapi hanya sebagian saja yang dimasukan dalam list cerita.Hari sudah larut malam jam telah menunjukan pukul 22:53 . Kazuto segera tidur dikasurnya.Keesokan paginya, Kazuto bangun dari tempat tidurnya, mencuci muka dan terdengar suara ketukan pintu dari luar kamarnya."~Tok..Tokk....Tokkk, Tuan Pahlawan ini aku pelayan yang kemarin malam, Sang putri, Raja, dan para Pahlawan lainnya telah menunggu anda di ruang makan untuk mengikuti acara pesta penyambutan. Apakah anda masih lama di dalam?" Ucap pelayan sambil mengetok-ngetok pintu kamar Kazuto.Kazuto menjawab:" Sebentar lagi... aku akan segera menyusul!"Setelah mencuci mukanya Kazuto merapikan pakaiannya dan rambutnya, segera membukakan pintunya."Baiklah aku akan segera pergi kesana." kazuto sambil merapihkan dasi sekolahnya."Baiklah, silahkan lewat sini!" ucap pelayan.Kazuto berjalan menuju ruang makan dan diikuti oleh seorang maid/pelayan dari belakang. Setelah sesampainya diruang makan yang begitu luas dan besar, dia ditunggu oleh teman teman sekelasnya."Maaf telah membuat kalian lama menunggu" Ucap Kazuto kepada teman teman sekelasnya."Tidak apa apa, kami juga baru sampai disini" Jawab Rinon kepada Kazuto."Lama sekali pecundang! Darimana saja kau?" Ucap Rito dengan nada tinggi memarahi Kazuto yang datang terlambat. "Heii Rito! tidak boleh bicara seperti itu! Kitakan teman sekelas." Jawab Rinon dengan marah ke Rito "Cihhh... Lagi-Lagi membelanya teruss, Pecundang tetaplah pecundang!" jawab Rito dengan marah.Teman sekelas lainnya yang suka membully Kazuto mengikuti ucapan Rito."Benar sekali, Pecundang tetaplah menjadi pecundang! Walaupun menjadi pahlawan juga dia pasti akan berdiri di garis belakang, dasar pengecut!" Rinon berkata kepada Kazuto."Kazuto kun, tidak usah mendengari kata-kata mereka. Mari kita duduk terlebih dahulu"Rinon dan teman sekelas lainnya duduk, ketika Kazuto ingin duduk dikursi yang kosong tiba-tiba teman sekelasnya berkata."Bangku ini sudah ada pemiliknya! Carilah tempat Lain!""Kazuto kun, duduklah disebelah ku, bangku disini kosong" Rinon berkata kepada Kazuto sambil memegang sebuah bangku disebelahnya.Kazuto pergi ketempatnya Rinon dan duduk dikursi bersebelahan Oleh Rinon san dan berkata."Terimakasih Rinon san, telah banyak membantuku selama ini." ucap Kazuto kepada Rinon.Rinon membalas."Tidak apa apa, kitakan teman sekelas. sudah sewajarnya saling tolong menolong ketika ada teman yang sedang kesusahan"Kazuto tersenyum ditempat duduknya dan dalam hatinya.("Rinon san sangat baik sekali kepadaku, hatinya seperti Malaikat. Sedangkan yang lainnya hatinya Busuk! Awas saja kalian semua yang pernah membullyku akan ku beri pelajaran!")Dan pesta penyambutan pahlawan dimulai.Note: Jika ada yang salah mohon dimaklumi yah, jangan lupa like dan comment biar Author semangat bikin cerita laginya.
*1 Set perlengkapan Arcanist
*1 Set perlengkapan Zeus
*1 Set perlengkapan Mikael
*1 Set perlengkapan Magic Swordsman
Note: Nama-Nama item yang dipunyai MC ada banyak tetapi hanya sebagian saja yang dimasukan dalam list cerita.
Hari sudah larut malam jam telah menunjukan pukul 22:53 . Kazuto segera tidur dikasurnya.
__ADS_1
Keesokan paginya, Kazuto bangun dari tempat tidurnya, mencuci muka dan terdengar suara ketukan pintu dari luar kamarnya.
"~Tok..Tokk....Tokkk, Tuan Pahlawan ini aku pelayan yang kemarin malam, Sang putri, Raja, dan para Pahlawan lainnya telah menunggu anda di ruang makan untuk mengikuti acara pesta penyambutan. Apakah anda masih lama di dalam?" Ucap pelayan sambil mengetok-ngetok pintu kamar Kazuto.
Kazuto menjawab:
" Sebentar lagi... aku akan segera menyusul!"
Setelah mencuci mukanya Kazuto merapikan pakaiannya dan rambutnya, segera membukakan pintunya.
"Baiklah aku akan segera pergi kesana." kazuto sambil merapihkan dasi sekolahnya.
"Baiklah, silahkan lewat sini!" ucap pelayan.
Kazuto berjalan menuju ruang makan dan diikuti oleh seorang maid/pelayan dari belakang. Setelah sesampainya diruang makan yang begitu luas dan besar, dia ditunggu oleh teman teman sekelasnya.
"Maaf telah membuat kalian lama menunggu" Ucap Kazuto kepada teman teman sekelasnya.
"Tidak apa apa, kami juga baru sampai disini" Jawab Rinon kepada Kazuto.
"Lama sekali pecundang! Darimana saja kau?" Ucap Rito dengan nada tinggi memarahi Kazuto yang datang terlambat.
"Heii Rito! tidak boleh bicara seperti itu! Kitakan teman sekelas." Jawab Rinon dengan marah ke Rito
"Cihhh... Lagi-Lagi membelanya teruss, Pecundang tetaplah pecundang!" jawab Rito dengan marah.
Teman sekelas lainnya yang suka membully Kazuto mengikuti ucapan Rito.
"Benar sekali, Pecundang tetaplah menjadi pecundang! Walaupun menjadi pahlawan juga dia pasti akan berdiri di garis belakang, dasar pengecut!"
Rinon berkata kepada Kazuto.
"Kazuto kun, tidak usah mendengari kata-kata mereka. Mari kita duduk terlebih dahulu"
Rinon dan teman sekelas lainnya duduk, ketika Kazuto ingin duduk dikursi yang kosong tiba-tiba teman sekelasnya berkata.
"Bangku ini sudah ada pemiliknya! Carilah tempat Lain!"
"Kazuto kun, duduklah disebelah ku, bangku disini kosong" Rinon berkata kepada Kazuto sambil memegang sebuah bangku disebelahnya.
Kazuto pergi ketempatnya Rinon dan duduk dikursi bersebelahan Oleh Rinon san dan berkata.
"Terimakasih Rinon san, telah banyak membantuku selama ini." ucap Kazuto kepada Rinon.
Rinon membalas.
"Tidak apa apa, kitakan teman sekelas. sudah sewajarnya saling tolong menolong ketika ada teman yang sedang kesusahan"
Kazuto tersenyum ditempat duduknya dan dalam hatinya.
("Rinon san sangat baik sekali kepadaku, hatinya seperti Malaikat. Sedangkan yang lainnya hatinya Busuk! Awas saja kalian semua yang pernah membullyku akan ku beri pelajaran!")
Dan pesta penyambutan pahlawan dimulai.
__ADS_1
Note: Jika ada yang salah mohon dimaklumi yah, jangan lupa like dan comment biar Author semangat bikin cerita laginya.