Basic Human " Tunjung Biru " Stories

Basic Human " Tunjung Biru " Stories
Jejak Perjalanan Putri Tunjung Biru


__ADS_3

Chapter 7: Jejak Perjalanan Putri Tunjung Biru


Pada usia 18 tahun yang penuh semangat, Putri Tunjung Biru menunjukkan keinginan petualangan yang berkobar dalam dirinya. Terlepas dari statusnya sebagai seorang putri, hasratnya untuk menjelajahi dunia sekitarnya terus membara tanpa reda.


Suatu hari, kabar mengenai keberadaan sebuah hutan yang menakjubkan dan tersembunyi di pedalaman Bali sampai kepada telinga Putri Tunjung Biru. Hutan tersebut dikatakan menyimpan rahasia dan keindahan yang tak terbandingkan. Tanpa ragu, Putri Tunjung Biru memutuskan untuk memulai petualangan itu dengan mengandalkan keberaniannya sendiri.


Dengan semangat yang membara, Putri Tunjung Biru mempersiapkan peralatan perjalanan dan dengan sopan meminta izin kepada orang tua serta pengawalnya untuk berangkat. Dengan diam-diam, ia meninggalkan istana dan memasuki hutan yang penuh misteri.


Hutan itu jauh berbeda dari apa yang ia bayangkan. Pohon-pohon raksasa menjulang tinggi, dan kerapatan dedaunan memaksa Putri Tunjung Biru untuk berjalan dengan penuh kewaspadaan. Namun, semakin dalam ia memasuki hutan, semakin ia menemukan keindahan alam yang memukau.

__ADS_1


Bunga-bunga berwarna-warni mekar di bawah sinar matahari yang tembus melalui celah dedaunan. Suara riang burung-burung dan gemericik air sungai menambah keajaiban alam di dalam hutan tersebut. Putri Tunjung Biru merasa seolah-olah berada di dunia lain yang dipenuhi dengan keajaiban yang tiada tara.


Ketika ia terus menjelajahi hutan, tiba-tiba ia mendengar suara tangisan yang lemah. Ia mengikuti suara itu dan menemukan seekor anak harimau yang terjebak dalam jaring yang tergantung di antara pohon-pohon. Rasa iba menyelinap ke dalam hati Putri Tunjung Biru, dan dengan hati-hati ia membebaskan anak harimau itu.


Anak harimau itu memberikan ungkapan terima kasih yang unik. Ia bermain dengan Putri Tunjung Biru dan melindunginya selama perjalanan mereka melintasi hutan. Bersama-sama, mereka menjelajahi air terjun yang spektakuler, gua-gua tersembunyi, dan menikmati keindahan alam yang luar biasa.


Setelah petualangan yang melelahkan, Putri Tunjung Biru dan anak harimau itu kembali ke istana. Namun, mereka telah membentuk ikatan yang kuat, dan anak harimau itu menjadi sahabat setia Putri Tunjung Biru.


Putri Tunjung Biru merasa bahwa masih ada banyak dunia yang belum ia jelajahi, terutama di luar pulau Jawa. Namun, sebagai seorang putri, ia juga menyadari tanggung jawabnya untuk mempertahankan kerajaan dan memenuhi kaidah perjodohan yang biasanya berlaku dalam keluarga kerajaan.

__ADS_1


Namun, usia Putri Tunjung Biru yang masih terlalu muda menjadikan perjodohan sebagai pilihan yang sulit baginya. Ia ingin memiliki kebebasan untuk mengejar passionnya dalam seni dan petualangan sebelum menikah.


Dalam upaya untuk menemukan solusi yang dapat memenuhi harapannya dan mematuhi kaidah perjodohan, Putri Tunjung Biru membicarakannya dengan orang tuanya. Ia berbagi kerinduannya untuk menjelajahi dunia dan melanjutkan petualangan, sambil tetap menghormati tradisi dan tanggung jawabnya sebagai seorang putri.


Orang tua Putri Tunjung Biru mendengarkan dengan penuh pengertian dan kepedulian. Mereka memahami hasrat dan minat Putri Tunjung Biru serta keinginannya untuk mengejar kebebasan dan petualangan sebelum menikah. Mereka juga mengakui bakat dan dedikasinya dalam seni.


Setelah berdiskusi dengan teliti, orang tua Putri Tunjung Biru mencapai sebuah kesepakatan yang saling menguntungkan. Mereka menyarankan agar Putri Tunjung Biru mendapatkan waktu untuk menjelajahi dunia dan mengembangkan bakatnya dalam seni sebelum perjodohan dilakukan. Mereka memahami bahwa kebahagiaan dan kesuksesan Putri Tunjung Biru akan berkontribusi pada kebahagiaan dan keberlanjutan kerajaan.


Dengan persetujuan dan dukungan orang tuanya, Putri Tunjung Biru merasa lega dan bersiap untuk melanjutkan petualangannya. Dia merencanakan perjalanan yang lebih jauh dan luas, dengan harapan dapat menggali bakat seninya dan menemukan keajaiban dunia yang lebih besar.

__ADS_1


Meskipun perjodohan masih merupakan bagian dari masa depannya, Putri Tunjung Biru merasa bahwa ia telah menemukan keseimbangan antara menjalani tanggung jawabnya sebagai seorang putri dan mengejar hasrat serta kebebasannya untuk menjelajahi dunia. Ia bersyukur atas dukungan dan pengertian keluarganya yang memungkinkannya untuk melanjutkan jejak perjalanan dengan semangat dan kegembiraan yang menggebu-gebu.


Dengan hati yang penuh semangat, Putri Tunjung Biru melangkah maju, siap menghadapi petualangan baru yang menantang di dunia yang lebih luas. Ia tahu bahwa perjalanan ini akan membentuk dirinya dan membawa wawasan yang berharga, yang akan memperkaya kembali kerajaannya dan menginspirasi orang-orang di sekitarnya.


__ADS_2