
sesampainya arletha dikafe yang sudah dijanjikan. sekarang mereka berada di room privat
"langsung saja kau ingin mengatakan apa? aku tak punya banyak waktu" ucap adion to the point
" aku ha..hamil" jawab arletha
"APA?.." adion terkejut mendengar ucapan arletha
" HAHAHA,, bercandamu tak lucu letha" ucap adion menganggap itu candaan
" aku nggak bercanda adion" tegas arletha
adion tersenyum menyeringai pada arletha
"Heh kau memang wanita murahan kau hamil anak orang lain dan meminta pertanggung jawaban kepadaku" bentak adion
" apa maksud kamu dion? ini anakmu darah dagingmu!" ucap arletha tak percaya
__ADS_1
" heh kau kira aku ini bodoh akan mempercayainya dan menurutimu jika itu memang anakku mending kau gugurkan saja. kan itu salahmu sendiri yang menjebakku jika kau membutuhkan uang ini kartu untukmu. itu bisa kau gunakan untuk menggurkan anak itu dan aku tak Sudi jika kau melahirkan darah daging wanita seperti mu" ucap adion sambil melempar black card
" asal kamu tahu dion,, aku tak butuh uangmu aku kesini hanya ingin memberitahu bahwa aku mengandung anakmu dan satu lagi aku tak akan mungkin membunuh anakku sendiri tidak sepertimu" tegas arletha
" terserah apa maumu jika kau tak akan menggugurkannya suatu saat anakmu pasti akan dicap sebagai anak haram dan dia akan merasa bersedih mempunyai ibu seperti mu aku kasian jika nanti dia tahu ibunya seorang ****** yang menjebak sahabatnya sendiri untuk menidurinya" ucap adion
mendengar perkataan yang terus menghinanya dan anaknya arletha sudah tak bisa menahan amarahnya
plakkkk ..... (arletha menampar adion)
"KAU BOLEH MENGHINAKU SESUKA HATIMU..TAPI JANGAN PERNAH MENGHINA ANAKKU.. DAN DENGAR PERKATAAN KU BAIK BAIK ADION MULAI HARI INI AKU MEMBENCIMU!!! SANGAT MEMBENCIMU!! JIKA SUATU HARI KAU MENYESAL MAKA PINTU MAAFMU TELAH TERTUTUP JIKA SAAT KAU MENYESAL SUDAH KU PASTIKAN KAU TAKKAN MENEMUKAN AKU DAN PUTRAMU" teriak arletha kepada adion
arletha langsung pergi dengan air mata yang mengalir deras dipipinya.
adion pulang dengan perasaan kacau, hatinya gelisah memikirkan kejadian tadi saat dicafe.
" kamu kenapa lagi Dion, kok melamun terus dari tadi?" tanya mama nya
__ADS_1
" enggak papa ma cuma cape aja!" jawab adion
walaupun bingung dengan sikap putranya mamanya lebih memilih diam dari pada banyak nanya
sepulang dari cafe tadi arletha langsung pulang kerumah dan dirumah ia langsung mengabari orang tuanya lewat telepon
" hallo hiks hiks assalamualaikum hiks hiks mom" ucap arletha sambil terisak
" hallo walaikumsalam ada apa nak kenapa kau menangis jangan bikin Mama khawatir nak kamu nggak papa kan" jawab mommynya khawatir
" mom hiks maaf letha hiks" ucap arletha
" ada apa saya jelasin kemommy" tanya mommynya
" letha hamil mom hiks hiks letha udah bilang ke Dion tapi dia jahat mom hiks hiks" jawab arletha
" ya Allah nak begitu banyak cobaanmu dan kenapa lagi dion" tanya mommy
__ADS_1
" Dion nggak mau mengakui anak kami dia menghina letha lagi dan menghina anaknya letha benci Dion mom" jawab arletha
" astaghfirullah keterlaluan tu anak kamu tenangin dirimu ya nak jangan bersedih kasihan anakmu kamu harus memikirkan kesehatannya juga trus sekarang maumu gimana apa mommy pulang saja hari ini" ujar mommy