
Latihlah Bunyi Huruf-Huruf Arab !
Iya, hal pertama yang wajib anda lakukan sekarang juga adalah berlatih mengucapkan bunyi huruf-huruf dalam bahasa Arab.
Terlebih khusus 10 huruf berikut ini:
Tsa’ (Tsa – Tsi – Tsu)
Ha’ (Ha’ – Hi’ – Hu’)
Kho (Kho – Khi – Khu)
Dzal (Dza – Dzi – Dzu)
Syin (Sya – Syi – Syu)
Shod (Sho – Shi – Shu)
Dhood (Dho – Dhi – Dhu)
‘Ain (‘A – ‘I – ‘U)
Ghain (Gho – Ghi – Ghu)
__ADS_1
Qoof (Qo – Qi – Qu)
Karena ke-sepuluh huruf di atas tidak terdapat bunyinya dalam bunyi alphabet bahasa Indonesia.
Gunakan Kosakata Bahasa Arab Dari Yang Paling Sering Anda Jumpai!
Selesai dari langkah I, anda sekarang sudah lancar mengucapkan bunyi huruf dalam bahasa Arab.
Tidak masalah anda belajar seperti anak-anak, yang penting adalah hasil yang anda dapatkan berefek dan memuaskan.
Pelajari Kaidah Bahasa Arab Seperlunya !
Coba tebak, apa yang anda bayangkan ketika pertama kali berhadapan dengan guru bahasa Arab di kelas?
Ilmu Nahwu dan Ilmu Sharaf!
Kedua ilmu tersebut sebenarnya hanyalah 2 cabang dari sekian banyak cabang ilmu bahasa Arab yang memuat kaidah-kaidah (grammar) dalam bahasa Arab.
Pertama Ilmu Nahwu, bertugas menjelaskan kepada anda posisi sebuah kata dalam kalimat.
Mirip dengan Contoh dalam Bahasa Indonesia:
Saya makan nasi di restoran minang tadi pagi
__ADS_1
Berikut perjelasan posisi kata-kata yang membentuk kalimat di atas:
Saya : Subjek
Makan : Prediket
Nasi : Objekdi
Restoran Minang : Keterangan Tempat
Tadi Pagi : Keterangan Waktu
Berikut contoh dalam bahasa Arabnya:
Ana Aakulu Al-Aruzza Fi Math’am Minang Hadzas Shobaah
Ana : Saya – Subjek dalam bahasa arab disebut Fa’il
Aakulu : Makan – Prediket dalam bahasa arab disebut Fi’il
Al-Aruzza : Nasi – Objek dalam bahasa arab disebut Maf’ul
Fi Math’am Minang : Di restoran minang – Keterangan Tempat dalam bahasa arab disebut Zharaf Makan
__ADS_1
Hadzas Shobah : Tadi pagi – Keterangan Waktu dalam bahasa arab disebut Zharaf Zaman