Benci Jadi CintaAku

Benci Jadi CintaAku
Tesk Drama


__ADS_3

"Ayo segera Siska , Umar dan Arini" jelas Kaka Sigit sebagai penilainya


Tesk Drama


"sayang , kenapa hari ini kamu cuek sama aku apa aku ada salah pada mu?" tesk Siska


"tidak ,aku hanya ingin memberitahu kamu bahwa aku sudah memilih wanita lain sebagai pengganti kamu . karena bagi aku kamu tidak satu pun jalan kita yang sama" tesk Umar


"Hay , sayang. bagaimana apa kita sudah siap pergi" tesk Arini


"siapa dia sayang ? mengapa dia memanggilku sayang apa dia wanita yang kamu maksud Arini wanita penganti ku?" tesk Siska


"kamu itu tidak pantas jadi wanitanya Umar karena kamu beda jauh dengan dia . mending kamu pergi jauh dari hadapan Umar dan aku" tesk Arini


"Arini .. kamu jahat kamu sahabat ku kenapa kamu bisa-bisanya jadi perebut kekasih sahabatku" (air mata Siska berlinang ) tesk siska


"Maaf aku sudah memilih Arini jadi kita harus putus" tesk umar


"Horee..Horee. Tepuk tangan semua keren buat Siska , umar dan Arini" suara lantang dan tepukan tangan kak Sigit dan seluruh mahasiswa dan mahasiswi di ruangan berimbun


Jam istirahat kampus tiba dan semua berjalan melewati lorong kodinor menuju arah kantin


"Siska" ada suara memanggil membuat Siska berhenti


"Iya , eh kak Sigit ada apa?" tanya Siska

__ADS_1


"mau ke kantin ? boleh bareng?" tanya kak Sigit


"boleh kak . emang kak Umar kemana?" tanya Siska


"Cie.. ko tanya Umar perhatian banget bukannya kalian tidak akur dari awal ketemu" ejek kak Sigit


"bukan gitu kak Sigit . kan biasanya kalian berdua terus " ledek kembali Siska dengan senyumannya yang manis


"Di ruang OSIS lagi beres-beres kan acara OSPEK akan berakhir dan masing-masing mahasiswa dan mahasiswi baru masuk ke fakultas masing-masing" jelas kak Sigit


"Oh gitu kak" jawab nada rendah siska


Jalan menuju kantin sudah dekat dan tidak terasa sembaring berbicara Sampai di kantin


"Kak aku ke outlet itu dulu ya. Darah" sapaan Siska selagi meninggalkan kak Sigit ke outlet minuman


"bang , es teh ya 2" suara siska


"Loe" serentak menunjukan jari telunjuk mereka berdua


"ko loe ikutan es teh si" kata Umar


"kak Umar , aku es teh mesen 2 tuh buat kak Sigit juga" sambil menunjuk arah Sigit duduk


"Oh , udah akur aja loe biang kepo am Sigit" tegas Umar

__ADS_1


"emang gak boleh ya . ada peraturan nya di larang deket am kak senior" jutek jawaban Siska sambil mengambil es teh dan meninggalkan Umar


(kenapa biasa ada cewe senyebelin dia itu si ah) dalam hati Umar


"Sigit , jangan lupa tugas loe tar sore" tegur Umar yang jalan mendekatinya


"baik lah tenang aja" jawab Sigit dengan nada santai


"Siska" Sigit memanggil


"iya . kak Sigit ada apa?" Siska bertanya


"kamu pulang sama siapa?" tanya kembali Sigit


"sendiri ka. ada apa ka?" tanya penasaran Siska


"tunggu aku di ruang OSIS yaah . biar pulang aku antarkan" jelas niat Sigit


"oke deh kak sigit. jadi gak apa-apa gak ngerepotun kak?" tanya Siska lagi


"tidak ko . tapi , tunggu aku di ruang OSIS selesaikan tugas" jelas Sigit


"loe duluan aja pulang nya mar" perinta Sigit


"oh , loe mau apa am ana mahasiswi baru cuy" ledek Umar

__ADS_1


"kepo loe. gw niat anterin pulang kasih tumpangan aja" jelas sigit


__ADS_2