
'Laric?!" ucap batin Yuki
"oh~Yuki, kemari lah sapa lah adik angkat mu."
"adik angkat?" Yuki bingung dengan ucapan ibu nya.
Karena nyata nya Yuki sendiri adalah albert yang jenis kelamin nya dan nama nya saja yang di ubah menjadi wanita, sepenuh nya dia adalah rengkarnasi dari albert sergiort.
Sekaligus kehidupan ini nyata nya adalah sebuah novel yang di baca oleh istri nya Yuki di kehidupan sebelum nya.
Meski Yuki tidak tahu pasti apakah dunia ini benar-benar dunia novel yang di buat oleh seseorang atau memang benar dunia yang di buat tuhan untuk Yuki.(plot twis)
Tapi hanya satu hal yang Yuki yakni bahwa Yuki bisa sesuka hati mengendali kan dunia ini, kenapa Yuki bisa yakin? Karena Yuki di dunia sebelum nya 90% hampir tidak memiliki emosi tapi setelah bertemu dengan istri-istri nya ia menjadi lebih manusiawi sedikit. (85%)
__ADS_1
Yuki perlahan berjalan ke arah ibu nya , saat Yuki di dekat ibu nya, ibu nya Yuki berkata "Yuki, maaf kan ibu mu yang bodoh ini ya?"ke pada pada Yuki sambil berkaca-kaca.
Yuki hanya diam melihat ibu nya mengatakan perkataan itu tanpa bertanya "mengapa ibu minta maaf?" atau pun berkata "memang ibu nya salah apa? "
"kamu sebener nya anak haram nya count delerasava." Ibu Yuki menguat kan hati nya dan dengan penuh keberanian mengata kan itu.
terlihat dari muka ibu Yuki kalau Yuki yang asli nya bisa di bilang pun cukup menderita karena sebagian penderitaan albert yang asli hampir di bagi setengah seperti Yuki.
"atau hanya berdiam diri saja dan tidak usah kemana-mana hanya diam di rumah dan hidup sebagai rakyat biasa yang tidak berdosa dan melakukan kegiatan biasa saja begitu?"
Ibu Yuki terdiam mendengar ucapan Yuki sambil menatap ke tanah dengan ekspresi bingung sekaligus tanpa ekspresi, ibu Yuki pun tidak berusaha membantah perkataan Yuki atau pun berusaha untuk menjelas kan ke pada Yuki kalau hidup menjadi putri Count itu enak dan mewah.
"bagaimana ibu bisa menjawab?" Yuki mengangkat tangan nya dan tersenyum pahit.
__ADS_1
Yuki menelusur ke dalam pikiran dan bayangan ibu nya yang tampak bingung.
"ibu, memang kalau saya hidup mewah dan penuh dengan emas, saya akan bahagia? Bagaimana kalau saya di aniaya oleh ibu tiri saya? Bagaimana kalau ternyata keluarga baru saya menghianati saya? Bagaimana kalau ternyata keluarga saya melakukan perdagangan manusia? Bagaimana kalau saya di hina di pesta nanti? Bagaimana---dll"
ibu Yuki gemeteran, pupil mata nya bergetar, ia tidak mampu melihat Yuki dan membayang kan anak nya di hina dan dan di lakukan sesuatu ke pada nya.
Laric yang melihat itu menopang ibu Yuki. Yuki menyuruh Laric untuk membawa ibu nya ke kamar nya dan istirahat.
Meski Yuki tau kalau bisa saja ibu nya gila, tapi Yuki tau akan batas. Dia tidak akan melanggar batas jika itu berhubungan dengan keluarga nya.
"nona Yuki."
"siapa yang menyuruh mu memanggil ku 'nona'Yuki, Laric?" Yuki menyilang kan tangan nya dengan muka cemberut
__ADS_1