Beri Aku Kesempatan Zifa

Beri Aku Kesempatan Zifa
BAKZ11


__ADS_3

Setelah selesai dengan aktifitas mandinya,Zayn segera berlari ke ruang makan di mana Zifa sudsh dengan telaten menata menu untuk mereka sarapan bersama,mama sama papa Zayn juga ikut bergabung,


Zifa,kenapa gak istirahat aja,kan ada Mak Nur ucap mama yang lansung bergegas menghampiri Zifa ketika melihat menantunya itu sudah ada di ruang makan sepagi ini,padahal tengah malam tadi sang menantu itu kembali pingsan.


Gak apa apa ma,Zifa cuma bantu menata aja,yang masak tadi mak Nur kok,


Tapi kamu gimana?


nanti periksa ke dokter ya,biar mama antar ucap mama karnaasih khawatir dengan keadaan memantu.


Udah baikan kok ma,fa sering pingsan kalo lagi kurang sehat ataw kelelahan,tapi sekarang udah mendingan kok ma..gak papa..klo nanti masih berlanjut fa periksa kok.


Nanti ikut aku,sebelum ke kantor aku antar dulu kamu ke dokter ucap Zayn menyela,Zifa hanya mengangguk memberi jawaban sambil berlalu ke dapur mengambil gelas.


Mama Zayn tersenyum melihat ke arah Zayn,Zayn jadi salah tingkah


mama kok lihat aku kayak gitu?ada yang salah ya omongan aku?ucap Zayn

__ADS_1


mama pun menjawab,gak salah nak.cuma mama lagi bahagia aja putri mama ada yang perhatiin..


Zayn tak lagi menjawab dia duduk di kursi untuk memulai sarapan.


Ketika Zayn hendak mengambil menu Zifa sudah berdiri di sampingnya sambil bertanya mau makan apa?


Zayn jadi salah tingkah.pipinya sudah memerah karna ada rasa yang tak biasa yang di rasakannya ketika ada yang mengasih perhatian walauoun untuk hal sederhana


Baru di tanyain aja kamu udah salah tingkah duluan,bagaimana klo istrimu memberi perhatian lebih,makanya jangan sombong.


Zayn tak menjawab.dia hanya mencebikkan bibirnya kesal,karna di godain papanya


Sepiring nasi goreng sudah tertata di hadapan Zayn,tangan lembut Zifa dengan telaten menatanya,setelah memberikan sendok serta mengambilkan segelas air zifa mempersilahkan Zayn untuk memulai sarapannya.lalu mereka Sarapan bersama dalam keadaan hening,karna sudah kebiasaan mereka tidak ada yang bicara saat makan.


Setelah Sarapan,Zayn kembali mengingatkan Zifa untuk bersiap karna mereka akan pergi ke dokter.Zifa tak membantah karna memang tubuhnya masih terasa lemes dan sedikit pusing.setelah berpamitan pada mama dan papanya Zifa dan Zayn segera berlalu.


Tak ada pembicaraan selama si mobil.Zayn merasa Canggung karna rasa bersalahnya terhadap Zifa.sementara Zifa diam karna tubuhnya makin terasa lelah dan kepalanya makin terasa pusing.perut Zifa pun terasa kram.tak lama keringat dingin pun mengucuri tubuh Zifa,suhu yang tadinya terasa biasa saja sekarang terasa lebih dingin hingga tubuh Zifa menggigil.Zayn yang menyadari itu,lansung menepikan mobilnya,

__ADS_1


Kamu kenapa Zi?


makin pusing?


Bentar lagi kita sampai kok


Zifa hanya mengangguk memberi jawaban,Zayn tak lagi bertnya dan kembali melajukan mobilnya,kali ini agak lebih cepat karna melihat kondisi Zifa,selang lima menit mobil Zayn sudsh masuk ke parkiran Klinik.


Zayn segera turun dsn mngitari mobilnya membuka kan Pintu untuk Zifa,tapi hal tak di duganya terjadi,dia mendapati Zifa dalam keadaan pingsan,tubuh Zifa menggigil tapi suhu tubuhnya panas.


Jantung Zayn berdetak tak karuan mendapati itu semua,entah kenapa sejak pertemuan pertama nya dengan Zifa ada perasaan yang sulit di artikan oleh Zayn.ada rasa ketertarikan walaupun Zayn sering mengingkarinya.


Dengan tubuh yg juga gemetar,Zayn menggendong tubuh Zifa untuk mendapatkan pemeriksaan,


sesampainya di ruang pemeriksaan Zayn tak henti²nya menyeka keringat yang mengalir di kening Zifa,sambil sesekali mengecup kening Wanitanya itu,


Tetiba terdengar suara rintihan Zifa yang memanggil ayah dan ibunya,seketika hati Zayn merasakan sakit yang luar biasa

__ADS_1


__ADS_2