
Zayn tertegun beberapa saat,ada perasaan yang tidak bisa ia jelaskan saat memandang wajah perempuan di depannya yang kini sudah sah menjadi istrinya.
Aku mau bicara sebentar ucapnya setelah kembali tersadar.
Zifa terdiam,tapi dari sorot matanya Zayn tau kalau Zifa membwri izinya berbicara
.
.
kamu tau kan kita di jodohkan,bahkan hari ini adalah pertemuan kita yang kedua kalinya setelah pertmuan pertama yang membahas tentang perjodohan ini,Aku sudah punya kekasih walaupun belum pernah aku pertemukan dan perkenalkan dengan kedua orang tua ku,Aku tidak menyalahkan mu dalam hal ini,karna ini adalah keinginan prang tuaku,Aku yakin kamu juga terpaksa menerima semua ini,karna itu mari kita buat kesepakatan,Di dalam rumah ini terkhususnya di depan kedua orang tua dan keluarga besarku,kita adalah suami istri,tapi di luar itu kita jalankan peran hidup masing masing,Aku tak menuntutmu melaksanakan kewajiban mu sebagai istri,Tapi kewajiban ku sebagai suami seperti memberi mu nafkah materi dan menjagamu akan aku penuhi ucap zayn.
Zifa terdiam..untuk beberapa saat fikirannya kosong,tak pernah terbayangkan oleh Zifa akan pernikahannya yang seperti ini,Hati zifa kembali di patahkan,sepertinya takdirnya hanya untuk sendiri setelah kepergian kedua orang tuanya.perlahan matanya berembun sedikit saja mengerjap makan air mata akan lolos begitu saja dari matanya.
__ADS_1
setelah menegarkan hatinya zifa berucap tenang aku tahu,dan aku pun juga sadar siapa dan dimana posisiku.
o ya,apa ada lagi yang ingin kamu sampaikan tanya nya kemudian,
Aku rasa cuma itu jawab Zayn dengan perasaan bersalah karna melihat wajah teduh itu tampak menyedihkan.
kamu belum menjawab pertanyaanku yang tadi ucap zifa setelah terdiam beberapa saat
.
.
"Aku tidur di mana,Aku sedikit kurang enak badan,ingin segera beristirahat ucapnya
__ADS_1
oh itu,kamu tidur di ranjang aja ucap zayn gugup,entah mengapa ada getaran di hatinya tiap kali memandang wajah teduh zifa.
baiklah,kalo begitu selamat beristirahat,
o ya apa boleh lampunya tetap hidup?aku tidak terbiasa tidur dalam keadaan gelap.
kamu bisa gantinya jadinya lampu tidur,tidak akan gelap tapi juga tidak terlalu terang.gak baik tidur dalam keadaan lampu menyala ucap zayn sambil mengganti lampu nya jadi lampu tidur.
aku minta maaf untuk semua yang terjadi,selamat malam ucap zayn kemudian,Zifa hanya diam.lidahnya sudah terlalu kelu untuk menjawab walau hanya sepatah kata.
Jam sudah menunjukan pukul 2 dini hari,Tapi mata Zayn belum juga terpejam.Zayn bukanlah pria jahat,hatinya lembut,tidak pernah meninggikan suara bahkan saat marah sekalipun terlebih pada seorang perempuan,walaupun zayn bersikap dingin bahkan terkesan sombong bagi beberapa orang.
perlahan Zayn melihat ada pergerakan di ranjangnya,Zifa terbangun dan berlalu ke kamar mandi,Zayn baru tersadar ternyata Zifa tidur masih menggunakan penutup di kepalanya.Zayn tak terlalu mempermasalahkan hal itu,karna mereka sudah bersepakat untuk menjalani hidup masing,walaupun tetap ada rasa penasaran di hatinya.
__ADS_1
15 menit berlalu Zifa keluar dari kamar mandi menuju pojok sudut kamar dan mengeluarkan mukenah dari dalam kopernya,Zayn tertegun dengan rasa bersalah melihat koper Zifa yang berarti Zifa belum memindahkan pakainya ke dalam lemari,Tapi zayn tidak mau membuat zifa terkejut hingga dia diam saja memperhatikan getak gerik zifa.ternyata zifa hendak melakukan sholat malam,kembali ada getaran di hati zayn saat Zifa tengah menunaikan ibadahnya,wajah yang teduh kian berseri dan menenangkan untuk di pandang saat wajah itu basah oleh air whudu'
hati zayn kian bergetar,dia membayangkan betapa indah dan mnyenangkan jika dia berdiri gagah di atas sajadah di depan perempuan itu sambil mengenakan baju koko dan peci..zayn tersenyum,kemudian menggelengkan kepalanya untuk mengembalikan fikirannya yang sudah kemana mana..