Berteman Dengan Teman Yang "Tidak Terlihat"

Berteman Dengan Teman Yang "Tidak Terlihat"
dua


__ADS_3

aku berjalan sendirian, seperti biasa sendirian


tanpa seorang ibu dan ayah , rasa nya seperti ada penyesalan dalam benak ku


"apa hanya aku? yang ditinggal seorang diri rumah? tanpa ibu dan ayah?" dumal ku .


air mata ku menetes begitu saja saat aku ingat akan kedua orangtua ku , kedua nya sibuk bekerja hingga lupa bahawa lupa kalau ada aku . sesampai di rumah


°Rumah


aku berjalan menaiki tangga belakang rumahku


dan ada seseorang yang menyapa ku .

__ADS_1


"hai" sapa nya


aku terdiam sambil melihat kearah nya


"kamu siapa?" tanya ku


"aku?aku pemilik rumah ini" ucap nya sambil berjalan kearah ku


"pemilik rumah?" tanya ku tidak paham


"tentu" jawab nya


"mau berteman?" jawab nya lagi

__ADS_1


"dengan senang hati" balas ku


"tidak perlu menangis" ucap nya dengan tiba - tiba


"ha?" jawab ku tidak paham


"kamu sendirian?" tanya ku


"tidak,aku bersama ibu ku dan juga ayah ku" balas nya


"kamu tidak perlu khawatir, aku akan bersama mu , jadi kamu tidak akan pernah sendirian lagi di rumah ini" ucap nya


aku menunduk dan air mata ku mengalir begitu saja saat ia berkata sepeti itu

__ADS_1


"terimakasih" isak ku


"sama sama, jangan menangis lagi ya" ucap nya berusaha mengiburku agar tersenyum


__ADS_2