
hari sudah mulai berganti , aku masih terlelap di tempat tidur dan ada seorang laki - laki yang memanggil - panggil nama ku .
"Sofia" panggil nya sambil mengetuk - ngetuk pintu kamar ku
"sofia,sayang bangun nanti terlambat" ucap nya lagi
"sofia, kamu semalam tidur jam berapa?sampai kamu susah bangun sepeti ini?" tanya nya lagi
"iya,ayah aku bangun"balas ku
aku terdiam beberapa saat dan memperhatikan sekeliling.
" sudah pagi rupa nya" ucap ku
"Ayah tunggu,di meja makan ya" teriak nya dari luar pintu
"iya ayah" jawab ku
sementara itu
__ADS_1
°Dimeja makan
"Sofia maafin ayah ya,semalam ayah harus lembur tugas ayah juga banyak" ucap nya sambil mengelus-elus rambut ku
"iya ayah engga apa apa" ucap ku sambil tersenyum ke arah nya
"ayah berangkat ya , kamu jangan nakal ya nak" ucap nya sambil mencium kening ku dan pergi meninggal kan ku
"Sendirian lagi" dumal ku
"tidak sendiri lagi,kan ada aku" ucap anak kecil itu secara tiba - tiba muncul di hadapan ku
"kamu tau nama ku?" tanya ku
"aku tahu,o iya aku Zara" jawab nya
"ayah mu seorang jaksa?" tanya nya
aku hanya memanggut - manggutkan kepala ku
__ADS_1
"apa itu jaksa?" tanya nya
"jaksa itu orang yang menghakimi orang orang yang bersalah" jawab ku
"oouh" jawab nya
"kenapa memang?" jawab ku
"tidak apa - apa,dulu ayah ku dan ibu ku waktu zaman ku tidak ada yang nama nya jaksa, kalau bersalah langsung di hukum mati,aku pun di bunuh oleh warga karena ibu dan ayah ku bersalah" jawab nya
"apa kamu tidak takut dengan ku?" tanya nya lagi
"tidak,sama sekali" jawab ku
"zara , aku harus sekolah, kamu jaga rumah yah, dadah" lanjut ku
"sofia jangan beri tahu siapa-siapa ya tentang aku kepada teman mu ,kalau kau bilang kamu bisa di sangka aneh,oke?" teriak nya
"iya oke,dadah zara" jawab ku
__ADS_1