Berubah Menjadi cinta

Berubah Menjadi cinta
akhirnya terjadi


__ADS_3

Pesta pernikahan telah Usai


di dalam kamar pengantin tak terjadi apa apa, Ghea tidur di sofa dan Rendy tidur di kasur. sebelumnya Rendy telah berterus terang kepada Ghea


" saya akan Berterus terang...saya baru mengenal anda dan saya tidak menyukai anda, jadi tolong anggap pernikahan ini hanya upacara biasa saja". tandas rendy begitu masuk dalam kamar dan menutup pintu, raut wajah yang tadinya sangat senang tiba tiba berubah datar lagi.


"dan ingat tolong jangan katakan pada siapa pun terutama kepada ayah saya tentang hal ini". tambahnya datar


"tapi aku suka kamu gimana dong", tantang ghea tak terima sambil tersenyum berniat menggoda rendy. sebenarnya ghea agak terkejut melihat sikap rendy berubah dalam beberapa jam saja.


"sudahlah tidak ada gunanya berdebat, kamu tidur di sofa dan saya tidur disini", perintah Rendy datar sambil menunjuk tempat tidurnya.


ghea hanya mendengus...sebenarnya dia masih mau melawan tapi dia sudah lelah menerima tamu seharian di pesta pernikahannya.


ke esokan harinya mereka mendapat kejutan dari ayah dan mama rendy. sebuah kunci rumah hadiah pernikahan mereka, artinya mereka akan tinggal berdua kedepannya.

__ADS_1


" terima kasih om, tante...ghea seneng banget". kata ghea memperlihatkan kebahagiaannya


" kamu jangan panggil tante dan om dong, mama tuh udah lama pengen anak perempuan yang cantiknya kayak kamu" mama rendy mengusap pipi ghea.


" ia sayang, sekarang kami orang tuamu juga jadi panggil ayah dan mama ya" timpal ayah rendy.


seperti biasa rendi tdk tertarik.


Rumah hadiah dari ayah dan mama Rendy sangat besar untuk mereka berdua, entah apa rencana orang tua mereka, untuk sementara tak boleh ada pembantu di rumah mereka, itu sudah perintah.


"saya akan keruang kerja, tolong jangan ganggu saya", kata rendy kaku


tok tok tok...


pintu ruang kerja rendy terbuka, ghea masuk membawakan rendy segelas kopi dengan niat mungkin rendy bisa melunak dan mulai menerima dirinya, tapi sial kakinya tersandung dan menumpahkan kopi itu ke laptop rendy. Rendy kelihatan sangat marah, tapi tak mengatakan apapun langsung pergi meninggalkan rumah.

__ADS_1


Bukan ghea namanya kalau mudah menyerah....hari demi hari ghea terus berusaha mendapatkan cinta suaminya hanya saja rendy seperti batu, pendiriannya tidak bisa digoyahkan, ghea berusaha keras mencari tau apa saja kesukaan rendy dan apa saja yang tidak di sukai suaminya. tp untuk waktu yang lama dia tetap tidak berhasil meluluhkan hati suaminya.


handphone ghea bergetar, ada panggilan telfon dari bibi rumah papanya.


" haloo.. bibi ada apa??, kangen ya sama ghea?". goda ghea mengangkat telfon bibinya yang sudah dia anggap seperti keluarga sendiri.


" non..tuan...tuann non", suara bibi dari seberang terdengar panik.


" papa..papa kenapa bi???", balas ghea lebih panik lagi


" oke bi..ghea ke sana sekarang". tanpa mendengarkan penjelasan bibinya.


terlambat papa ghea sudah meninggal, beliau terkena serangan jantung. kata bibinya tadi pagi Tuannya baik baik saja, hanya saja setelah dari lari pagi tuannya mengeluhkan dadanya sakit lalu pingsan.


rumah orang tua ghea sudah ramai pelayat, mereka bergantian memberikan semangat kepada ghea. Ghea hanya bisa menangis sendu menatap jenazah papanya, tatapannya kosong.

__ADS_1


orang tua Rendy sudah Beberapa kali berusaha menghubungi rendy tapi gagal, entah dimana suami ghea itu.


__ADS_2