
"sayang...aku nggak apa apa kamu menikah, tapi kamu nggak boleh berubah, kamu tetap milikku!!" , rengekan manja seorang gadis dari atas tempat tidur apartemen yang mewah.
"kamu jangan khawatir sayang, ini hanya formalitas, tapi hatiku masih milikmu...mau satu ronde lagi??", balas rendy sambil meremas dada candy..
Di tempat yang berbeda...
Upacara pemakaman papa ghea sudah selesai, ia ingin tinggal untuk beberapa saat di rumah peninggalan papanya untuk menenangkan diri, jadi orang tua rendy mengijinkan.
"tenangkan dirimu dulu sayang, ingat masih ada kami, mama dan ayah kamu, hubungi kami jika kamu memerlukan sesuatu", hibur mama rendy.
akhirnya suasana sepi..ghea seharian mengurung diri di kamar, tak terlihat keceriaannya lagi, beberapa kali bibi mengetuk pintu kamarnya tapi tak ada respon, teman temannya pun beberapa kali datang untuk mengucapkan bela sungkawa, tapi tak satupun ia temui..ghea tak makan apapun seharian hanya menangis di kamar sambil memeluk foto kedua orang tuanya.
__ADS_1
" pa..ma..bang...tega sekali...kalian nggak kasian sama ghea?!, ghea sendirian sekarang, ghea nggak tau harus bagaimana. ini terlalu berat untuk ghea, kenapa kalian tidak mengajak ghea sekalian...ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜", tangisnya pecah, hatinya hancur saat ini, kepergian papanya yang mendadak sangat membuatnya shock.
2 minggu telah berlalu, kini ghea sudah bisa menata hatinya, untung ayah dan mama mertuanya selalu datang berkunjung menghibur ghea, sementara rendy, 2 minggu tak bisa di hubungi, hanya mengirim pesan electronic mengatakan jika ia harus keluar negri untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan lain selama 1 bulan.
hari itu ghea menghibur diri, awalnya mama rendy mengajaknya untuk ke salon, tapi ia menolak, ghea malah mengajak bi iyem yang sudah dianggap sebagai keluarga sendiri untuk jalan jalan mengeliligi taman di lingkungan rumah papanya. tidak di sangka ia malah bertemu dengan ke dua sahabatnya dari kecil dan satu orang lagi yang terasa tidak asing di matanya. ciko sahabat yang tak hadir dipesta pernikahannya.
"ge....gimana keadaan kamu sekarang?", tanya ciko. tanpa menjawab pertanyaan ciko ghea langsung memeluk sahabatnya, dan menangis tersedu seduh. di ikuti pelukan lisa dan didin. untuk beberapa saat mereka berpelukan seperti keluarga yang lama tak ketemu. bibi yang melihat mereka tidak kuasa membendung air matanya.
"ge..kita akan selalu ada buat lo..lo jangan merasa sendiri ya." ucap didin
mereka lalu melepas pelukannya dan duduk di bangku taman.
__ADS_1
" non...bibi balik kerumah aja yaah..kan sudah ada teman2nya non" ucap wanita paru baya itu.
"iya bi...bibi hati hati ya pulangnya.." ucap ghea
"titip non ghea ya aden aden dan non lisa, d hibur biar nggak sedih lagi, di anterin pulang juga ya ", pesan bi iyem
"beres itu mah bi...bi iyem tenang aja..habis ini kita bakalan bikin ghea nyengir sampai giginya kering ", canda didin..semua tertawa.
semenjak pertemuan 4 sahabat itu di taman ghea berangsur membaik, kesedihan kehilangan papanya sudah berangsur berkurang..ketiga sahabat sering mengunjungi dan menghibur ghea. demi ghea sementara mereka akan mengurus perusahaan keluarganya masing masing di jakarta. begitupun ghea mau tidak mau 2 minggu ini sibuk mengurus perusahaan keluarganya dibantu oleh ayah mertuanya.
sebulan telah berlalu, rendy sudah tiba di indonesia, rendy baru saja pulang dari belanda, selain menjalin kerjasama, rendi jg mengajak candy untuk liburan bersama.
__ADS_1