
Sesampainya di depan rumah Chelya, ada seorang laki-laki yang sedang menatap kearah Chelya dengan tatapan yang sangat menjijikan.
"Hai, sayang lama tak berjumpa" ucap laki-laki itu sambil mendekat ke arah Chelya,
"Menjauh dariku, jangan pernah mendekatiku lagi" ucap Chelya dengan nada marah dan begegas bersembunyi dibelakang Kyru
"Hei Chelya, siapa laki-laki sampah ini, dan kenapa kau bersembunyi dibelakangnya hah" ucap laki-laki tersebut dengan penuh emosi dengan nada yang tinggi.
Dan tak lama kemudian seorang laki-laki keluar dari rumah Chelya setelah mendengar ucapan laki-laki tersebut, dan ternyata laki-laki yang keluar dari rumah Chelya adalah Ayahnya Chelya
"Hei, kenapa kalian ribut² didepan rumahku" ucap ayahnya Chelya, dan melihat kesekelilingnya dan akhir tatapannya menuju arah Chelya. "ah, putriku...." sebelum ayahnya menyelesaikan kalimatnya, Chelya pun memotong pembicaraannya dan berkata
"Ayah, kenapa laki-laki brengsek ini ada didepan rumah kita" ucap Chelya
Ayahnya pun terdiam dan tak mengeluarkan satu patah katapun
"Chelya, memangnya siapa laki-laki itu, siapa namanya" ucap Kyru berbisik ketelinga Chelya,
__ADS_1
"Dia, laki-laki yang dijodohkan dengan ku, namanya Cris" ucap Chelya sambil menangis,
"Hei, kenapa kamu menangis, apa yang terjadi apa kau tidak menyukai laki-laki itu" ucap Kyru sambil mengusap air mata Chelya, dan Chelya pun mengangguk, dan berkata
"Aku tidak menyukainya, tapi jika aku menolak lamarannya dia mengancamku dengan ancaman akan menghancurkan desa ini" ucapnya. "keterlaluan, apakah ada cara lain untuk menghentikan perjodohan ini"ucap Kyru dengan mengepal tangan kanannya.
Chelya pun berkata " Ya, ada cara lain untuk menghentikannya, yaitu dengan cara bertarung 1 lawan 1 dengan dirinya" ucap Chelya, Kyru pun mengangkat tangannya dan berkata
" Saya, Akirumi kyru menantang orang yang benama Cris untuk bertarung 1 lawan 1 denganku dengan syarat yang kalah harus pergi dari desa ini dan jangan pernah kembali lagi ke desa ini" ucap Kyru dengan suara lantang, dan semua orangpun kaget akan ucapan Kyru soal tantangannya kepada Cris.
"aw... kenapa kau mencubitku apa salah ku" ucap Kyru pada Chelya.
lalu tak lama kemudian suara tertawa yang sangat kencang membuat tempat itu sunyi,
"hahahaha, hei bocah bodoh apa kau sudah gila kau baru saja menyatakan perang pada orang terkuat didesa ini" ucap Cris sambil tertawa terbahak bahak
lalu Kyru merasa tidak enak akan ucapannya yang mengatakan dirinya bodoh,
__ADS_1
"Hei, kakek tua aku tidak ingin mendengar ocehanmu, aku hanya ingin mendengar kau bersedia atau tidak" ucap Kyru dengan nada tinggi
"Baiklah, 2 hari lagi kutunggu kau di arena bertarung, oh iya aku juga ingin mengajukan persyaratan untuk pertandingan ini, apa boleh bocah.." ucap Cris dengan nada mengejek
"Baik, apa persyaratan yang kau ajukan untuk pertandingan besok" ucap Kyru
"Jika kau kalah, kau harus memenggal kepalamu sendiri dan sebaliknya jika aku kalah aku akan memenggal kepalaku sendiri, bagaimana apakah kau setuju" ucap Cris
lalu Chelya pun menangis dan memeluk Kyru dan mengatakan "Sudah, jangan pedulikan aku, aku tak ingin kau terluka karena aku" ucap Chelya
"Hei, apa kau tau, kenapa aku ingin melakukan ini untukmu" ucap Kyru sambil mengusap air mata Chelya, "memangnya kenapa, apa yang kau inginkan sehingga kau melakukan semua ini demi diriku" ucap Chelya yang menahan tangisnya
"Kerena aku sangat mencintaimu" ucap Kyru dan memeluk Chelya dengan erat
"Oke, aku setuju dengan persyaratanmu, ingat 2 hari lagi, itu akan menjadi hari kematianmu" ucap Kyru kepada Cris
"Oke sampai ketemu 2 hari lagi bocah," ucap Cris, "Dah Chelya Sayang" lanjutnya
__ADS_1