
"A..a..apa, e..elemen apa ini" ucap kepala desa
semua orang terkejut akan sihir yang kyru miliki.
"ya sudah, sekarang jangan banyak omong kosong kita bisa mencari tau tentang elemen yang dia miliki, sekarang kita lihat kapasitas sihirnya" ucap kepala desa
setelah mengetahui elemennya, kyru langsung diberi kayu bulat yang memiliki sihir untuk melihat kapasitas seseorang
"nak pengganglah kayu sihir ini" ucap penyihir desa
"baiklah, saya akan pegang, lalu bagaimana cara saya melihat kapasitas sihir saya sendiri" ucap kyru
"sebentar," ucap penyihir desa,
kemudian penyihir desapun mengaktifkan benda tersebut dengan sihirnya, setelah diaktifkan, penyihir desapun terkejut dan berkata
"m..m..mustahil, kenapa seorang manusia biasa mempunyai kapasitas yang sangat besar, dan bahkan hampir sama dengan kapasitas sihir dewa" ucap penyihir desa
"Apa, tunggu dulu didalam buku kuno, bahwa kapasitas sihir dewa hampir mencapai sekitar 500 ribu kapasitas sihir, berarti dia mempunyai kapasitas yang tidak berbeda jauh dengan seorang dewa" ucap kepala desa dengan wajah yang terkejut.
"Ya begitulah" ucap seorang penyihir.
setelah itu seorang gadis cantik berlari kearah kepala desa sambil mengatakan
"paman.....paman.. aku sudah menemukan elemen sihir milik anak muda itu" ucap seorang gadis cantik
__ADS_1
"apa kau sudah menemukannya, kau menemukan dari mana?" ucap kepala desa
"aku mengetahuinya dari buku dewa kuno diperpustakaan desa." jawab gadis tersebut
"lalu apa nama elemen anak muda itu jika kau sudah menemukannya!" ucap kepala desa
"Didalam buku kuno sihir yang berelemen ungu, hitam, putih, dan emas adalah sihir yang hanya dimiliki oleh seorang dewa agung "
semua orangpun terkejut setelah mengetahui elemen sihir milik Kyru
"katanya sihir dewa bisa diaktifkan tanpa rampalan, dan hanya perlu menggambarkan sesuatu yang berkaitan dengan elemennya sendiri, ya seperti penyihir kerajaan" ucap gadis tersebut
disisi lain Kyru mencoba apa yang dikatakan oleh gadis tersebut, dan didalam pikirannya, kyru sedang menggambarkan suatu pedang petir dengan sihir elemen warna ungu(petir)
Dan kyru mengabaikan Chelya agar dia dapat mempokuskan sihirnya, tak lama menunggu,
perlahan-lahan dari pegangan pedang sampai ujung pedang terbentuk dengan sahaya biru
"Yosh.... berhasil" ucap kyru dengan nada yang sangat tinggi
"kyru apa itu, kenapa pedangnya mengeluarkan percikan petir?" tanya Chelya sambil memegang tangan Kyru
"ah...ini... ini cuma pedang petir" jawabnya
"oh... lalu apa nama pedang ini?, tanya Chelya
__ADS_1
"em... namanya Kaminari ken"
"kaminari ken apa artinya itu"
"artinya pedang petir"
"baiklah, sekarang begini saja, jika kau menang melawan cris besok diarena, aku dengan senang hati akan menikahkanmu dengan Chelya, oke" ucap kepala desa
"em... begini, bagaimana jika tunangan dulu" ucap Kyru
"kenapa tidak langsung menikah saja, apa kamu punya wanita lain yang disukai sama kamu" tanya Chelya
"bukan begitu, jadi... em.. gimanaya bilangnya. yah soalnya aku harus ke ibukota dulu" ucap kyru
"mau apa kamu pergi ke ibukota" tanya Chelya
"aku harus mencari informasi tentang indentitas diriku" jawabnya
"kenapa, padahal jika kamu menikah denganku kamu bisa membuat indentitas baru, kenapa harus pergi ke ibukota" tanya Chelya
"ya, tidak masalah jika aku mempunyai indentitas baru, tapikan bisa saja aku mempunyai kerabat atau keluarga di ibukota" jawab kyru
"baiklah, kita akan bertunangan setelah kita menang melawan cris, setelah bertunangan kita akan pergi ke ibukota, untuk mencari informasi dirimu, oke" jawab Chelya
"Oke, sepakat"
__ADS_1