BimaNiken

BimaNiken
Tembak


__ADS_3

Tak lama kemudian guru masuk kelas mereka dan pelajaranpun berlangsung.


Kring kring~~


Bel berbunyi tanda istirahat dan gurupun mengakhir pembelajaran. Semua siswa berhamburan keluar kelas berjalan menuju ke kantin.


Sama halnya dengan Bima dan Alfin. Merekapun berjalan menuju kantin melewati mejanya Niken dan Siska. Niken yang melihat Bima melewati mejanya menatap Bima tajam. Sedangkan yang ditatap hanya berjalan santai dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam saku celana.


Niken dan Siska pun memutuskan untuk pergi ke kantin, tapi dikoridor Kenzie datang dan menghampiri mereka. "Niken!!" Kenzie berlari menghampiri Niken dan Sika


Bisa dijelaskan Kenzie itu ketua kelas di kelasnya mereka. Dia orangnya ganteng, dia merupakan cowok tertampan No 3 setelah Alfin. Suka sama Niken dari pertama masuk sekolah.


"Kenapa, Zie?" tanya Niken saat Kenzie sudah dihadapan mereka.


"Gue mau ngomong sama lo."


"Mau ngomong apa Zie, ngomong aja kali kan gratis."

__ADS_1


Siska mendekati Niken dan membisiki "Ken, mungkin Kenzie mau nembak lo. Kan lo tau sendiri kalau dia tuh suka sama lo dari pertama masuk. Udahlah terima aja katanya lo gak mau dijodohin."


Sempat Kenzie ragu untuk mengatakannya. Ia menghembuskan nafasnya dan terpaksa dia ngomong, "Ken sebenarnya gue udah suka sama lo udah dari lama, lo mau gak jadi pacar gue."


Dan benar saja tebakan Siska, ia tersenyum tapi dengan cepat Niken menjawab membuat Siska menatap Niken sinis.


"Maaf ya Zie tapi gue belum punya niatan untuk pacaran dulu maaf ya lagian lo kan ganteng pasti banyaklah yang mau sama lo udah dulu ya Zie, Bye." Niken pun menepuk bahu Kenzie, setelahnya ia melanjutkan langkahnya pergi meninggalkan Kenzie.


'Gimana caranya biar lo suka sama gue,' batin Kenzie.


"Gue belum mau pacaran" jawab Niken.


Bohong sebenarnya bahwa ia mengatakan belum mau pacaran, ia sangat ingin tapi entahlah belum ada cowok yang disukai nya. Ia berharap suatu saat nanti ada seseorang yang benar-benar ia sukai dan juga menyukai dirinya, ia ingin merasakan bagaimana rasanya diratukan, di perlakukan sepesial oleh seseorang.


Siska menggerutkan dahi "Susah ngomong sama lo kalau urusan cowok" Niken hanya menggelangkan kepalanya.


"Yang ada gue bakal nyakitin Kenzie kalo gue terima dia, secara gue gak suka sama dia, gue bakal pacaran tapi nanti belum saatnya."

__ADS_1


"Serah lo deh!"


***


Dikantin Bima dan Alfin sedang duduk santai dan mengobrol sambil menunggu makanannya datang. Tapi kedatangan Clora membuat Bima malas disana, ia pun membuang mukanya. "Bim gue bawain makanan buat lo makan ya" ucap Clora sambil menyodorkan makanannya


"Bawa pergi gue gak suka" suruh Bima tanpa menatap makanannya


"Tapi Bim-" ucap Clora terpotong


"Lo gak dengar ya gue bilang apa?!" bentak Bima


"Clor mending lo pergi deh jangan buat Bima marah jangan kecentilan" ucap Alfin sambil meminum jusnya


"Apaan sih lo, ikut campur aja ini bukan urusan lo ya" jawab Clora


"Berisik banget sih lo! Kan udah gue bilang pergi bawa makanannya gue gak suka!!" bentak Bima sambil membuang makanannya. Bima sangat benci jika ucapannya tidak dituruti.

__ADS_1


__ADS_2