Bismillah Menuju Jannah Bersamamu

Bismillah Menuju Jannah Bersamamu
Lamaran


__ADS_3

Ayana sangat kaget bahkan tak pernah ia pikirkan bahwa orang tuanya tega menukarkan dia hanya demi melunasi hutang , ingin memberontak saat itu juga tapi kakak nya melarang sebab bapak Ayana mempunyai penyakit jantung takut nya akan kambuh .


"Aya yang tenang ya mbak dukung apapun keputusanmu ,asal bertuturlah dengan baik." pesan Yuni kakak pertama Ayana


" Baiklah mbak akan aku coba ." jawab Ayana singkat , ia berjalan dengan sangat tenang menuju ruang tamu .


Ayana sudah merencanakan sesuatu jika hal yang tak diinginkan akan terjadi ,ia berusaha dengan sangat untuk kuat menghadapi kenyataan jika tidak ada jalan keluar ,kini Ayana sudah duduk disamping ibu Rahayu ia melirik sekilas keadaan sekitar tiba-tiba nafasnya tersendat saat melihat pria yang akan dijodohkan dengannya ...


Riko anak pemilik pabrik tahu didesanya sangat terkenal akan kekayaan yang dimiliki orang tuanya , Ayana sama sekali tak pernah tertarik dengan pria itu karena ia tau Riko bukanlah pria yang baik ..


" kedatangan saya dan keluarga ingin silaturahmi sekaligus ingin melamar putri Pak Yudi yang bernama Ayana " tanpa basa basi orang tua dari Riko mengutarakan niat kedatangannya


"Saya dengan senang hati pasti akan menerima lamar--" belum selesai Pak Rudi menjawab  Ayana langsung memotong .


" Maaf bapak ibu orang tua dari Riko pratama saya tidak bisa menerima lamarannya " jawaban dari Ayana membuat semua orang yang disekelilingnya tercengang tak menyangka dengan tenang dan santun Ayana menolak lamaran Riko


" Tidak bisa seperti itu Aya sebelum lamaran ini kita sudah sepakat akan menikahkan kamu dengan anak saya maka semua hutang bapak kamu kami anggap lunas " jelas ayah Riko dengan marah merasa dipermalukan oleh keluarga pak Yudi


" berapa hutang bapak biar saya yang melunasi "


"100 juta kalau kamu tidak bisa membayar sekarang maka pernikahan ini harus tetap dilaksanakan " Riko menjelaskan ia cukup malu dengan dengan keputusan Ayana ,ia yang selama ini menjadi incaran banyak wanita


"baiklah aku akan segera mentransfer uang yang kamu minta kirim saja no rekening kamu " .


Ayana berlalu meninggal orang-orang yang berada diruang tamu , ia tak punya pilihan lain selain meminjam sebagian uang kepada teman lamanya dikota .


tak butuh waktu lama 10 menit Ayana mendapatkan uang yang diminta orang tua Riko, Ayana merasa sangat sesak saat orang tuanya mengusirnya dari rumah dan bilang bahwa Ayana sudah mempermalukan keluarga nya ,padahal hutang sudah ia lunasi yang katanya 200 juta ternyata lebih dari itu,ia pun tak habis pikir uang 100 juta buat apa jika itu diluar anggaran ternak lele ..

__ADS_1


Ayana cukup lega dengan batalnya lamaran yang tak pernah ia inginkan itu ,dengan langkah gontai ia memesan taxi ingin segera sampai kerestoran dan mengurusi skripsi yang ditinggal 2 hari ..


***


Ayana masih tak habis fikir kenapa orang tuanya setega itu menukar anak hanya demi hutang nya lunas , restoran nya kini memperkerjakan orang secara shift karena kasihan jika harus memecat sebagaian ,mereka butuh uang untuk menghidupi keluarga karena sabagian karyawan Ayana sudah berkeluarga .


berhubung kuliah sudah disemester akhir Ayana ingin mencoba untuk melamar kerja disalah satu perusahaan ternama yang sudah ia idamkan sejak dulu ,ia akan melamar pekerjaan sesuai bidangnya .


Ayana sudah sampai dikantor pusat dengan hati yang sudah tak karuan deg deg an pastinya takut ditolak dan pastinya takut bikin malu diri sendiri .


"Selamat pagi mbak ada yang bisa saya bantu..?" sapa satpam kepada Ayana yang terlihat bingung


" hmm..saya mau melamar kerja pak ,apa ada lowongan disini.? dengan gugub Ayana menjawab


" masuk saja mbak itu juga ada beberapa orang yang lagi interview ,percaya diri aja mbak kalaupun tidak diterima disini pasti akan keterima di kantor cabang." Ayana sedikit tersenyum berlalu meninggalkan satpam yang sedang bertugas .


ada sekitar 10 orang yang sedang menunggu dengan langkah yang cukup santai tapi hati yang bagitu deg-degan ,ia duduk didekat wanita yang berpenampilan bagitu wah tapi seperti barang kw yang ia gunakan ..


***


****


*****


sudah satu bulan Ayana bekerja separuh waktu diperusahan semar mesem .


" Aya ini uang bulanan hasil restoran 25 bersih belanja dan gaji karyawan beres "

__ADS_1


" ouh Terimakasih banyak Sin udah mau bantu ngurus restoran"


" oiya Ay kelulusan tinggal berapa minggu lagi ,keluarga kamu dateng gak keacara wisuda .?


" gak tau Sin aku belum kepikiran malah soalnya urusan aku sma mbak Intan aja belum kelar besok temenin aku ketemu sama mbak Intan ya .? jelas Ayana kepada Sindi


" okey kalau bagitu kurang berapa emang.? tanya Sindi penasaran


" 50 juta ini baru ada 25 gaji aku buat bayar wisuda habis kan .." jelas Ayana tak bersemangat


gaji satu bulan habis dalam hitungan detik maklum sebagai staf biasa apa lagi masih di divisi 1 gaji yang diperolah tak lebih hanya 4,5 juta .


seperti hidup sebatas kara hmm tapi memang bagitu adanya selalu mandiri hingga sekarang orang tuanya pun sekarang sudah tak memperdulikannya lagi ..


jangankan kabar ditelpon aja jarang dijawab , malam yang sangat melelahkan buat Ayana tak ada satu pun saudara yang peduli padanya padahal ia sudah banyak membantu mereka semenjak punya restoran sendiri .


***


pagi yang cerah secerah hati Ayana jam menunjukkan pukul 06.15 Ayana dan Sindi sudah bersiap berangkat kekampus walaupun dekat sih sebenarnya tapi ia sudah janji sama Intan yang merupakan Dokter dan juga orang yang sudah membantu Ayana meminjami uang .


Dokter Intan sengaja mengajak ketemuan pagi-pagi karena ada jadwal operasi darurat dijam 07.00 nanti ,mereka bertemu dilobi rumah sakit .


" Hallo Aya bagaimana udah selesai urusan kamu.? sapa mbk Intan dengan nada yang sangat lembut


" Udah mbak tapi aku diusir dari rumah , oiya mbak aku baru punya 25 juta nanti sisanya akan aku carikan secepatnya ." jelas Ayana dengan tak enak hati kepada mbak intan


" iya gpp aku terima uangnya tapi kalau kamu butuh apa-apa bisa langsung hubungin mbak ya jangan sungkan " pada dasar nya intan sudah menganggap Ayana sebagai adik sendiri tak pernah ada rasa khawatir saat meminjamkan uang kepada Ayana ..

__ADS_1


usai pertemuan singkat dengan Intan Ayana dan Sindi  bergegas ke kampus menggunakan angkutan umum  perjalanan cukup 10 menit dari rumah sakit .


ini adalah bulan terakhir Ayana dikampus setelah perjuangan yang cukup pahit akhirnya akan selesai juga melanjutkan langkah yang mungkin lebih sulit lagi lebih banyak lagi rintangannya ..


__ADS_2