Bismillah Menuju Jannah Bersamamu

Bismillah Menuju Jannah Bersamamu
Draft


__ADS_3

Ayana tak ingin mengecewakan Nathan ,akhirnya ia menemukan baju yang dikiranya cocok setelan gamis mocca yang sederhana tapi terkesan elegan .


" mau kemana Aya ,ikut donk .?" pinta Sindi yang tiba-tiba muncul dari balik pintu


"aku mau ada janji sama temen lain kali aja aku ajak kamu nonton" lagi-lagi Ayana hanya tak ingin Nathan kecewa walaupun sohib karibnya saat ini kecewa berat.


****


jam dinding menujukan pukul 19.00 wib dia masih menunggu Nathan yang sedari pagi tiada kabar , syukur-syukur kalau emang dibatalin tapi nggak huhh sesuatu yang sangat menjenuhkan sekali ...


jam 19.20 wib terdengar ada yang mengetuk pintu Ayana segera bergegas keluar lalu membukakan pintu , Nathan sudah datang dengan penampilan nya yang super kece


" sorry pasti nunggu lama ya , pake baju ini tuh make up nya agak ditebelin dikit bisa.?"


tanpa menjawab Ayana kembali masuk rumahnya sedikit dongkol juga .


diluar rumah


Nathan heran dengan sikap cewek yang baru dia temui itu dan ia berharap rencananya akan berhasil ,jika rencananya kali ini berhasil dia tak perlu kencan buta lagi sesuai keinginan papahnya .


berapa menit kemudian


Ayana keluar dari dalam rumah Nathan melihat Ayana takjub wanita yang didepan Nathan benar-benar cantik yang sempurna dengan sedikit polesan make up saja karena Ayana enggan mempertebal dandananya terkesan norak menurut Ayana ..


" cantik banget kamu Na pake baju pilihan ku"


" hmmtt .. terlalu ketat aku gak suka apalagi kan aku pake hijab"


Nathan merasa sedikit kasihan karena Ayana tak nyaman dengan pilihan Nathan tapi apa boleh buat itu baju satu-satunya dibutik yang bagus menurut Nathan .


mobil Nathan melaju dengan kecepatan sedang takut Ayana tak nyaman walaupun sudah bisa dilihat bahwa Ayana sangat tidak nyaman berada satu mobil dengan Nathan berdua saja ..


Ayana tetap berusaha bersikap tenang meski Nathan terus mencuri pandang kepada Ayana ,Ayana berharap segera sampai ketempat tujuan.


sampai dihotel Ayana kaget bukan main acara yang diselanggarakan oleh keluarga Nathan adalah acara peresmian hotel yang Ayana pijak saat ini .

__ADS_1


" Selamat malam pa , ma kenalkan ini Ayana pacar aku" Nathan mencoba memperkenalkan Ayana kepada keluarga besarnya


" Selamat malam Ayana Selamat bergabung di keluarga kami " sapa Bu Luna yang tak lain adalah ibu dari Nathan


Ayana disambut baik oleh keluarga Nathan akan tetapi ada yang mengganjal di hati Ayana mengenai keluarga Nathan ternyata keluarga Nathan tak seperti di dunia berasal dari keluarga non muslim Ayana ingin pergi dari acara tersebut akan tetapi Nathan mencegah Ayana untuk pergi sebelum acara selesai dengan berat hati Ayana menuruti kemauan Nathan..


Hari sudah larut malam akhirnya pun ditutup Ayana senang bisa segera kembali ke rumah.


" Terima kasih banyak Ayana kamu sudah berbesar hati mau membantuku"


" sama-sama Kak Nathan kalau begitu mulai saat ini untuk dan seterusnya urusan saya sudah selesai dan jangan pernah temui saya kembali"


Nathan mencoba meminta Ayana untuk mengulangi perkataannya kembali karena Nathan tak percaya apa yang dikatakan oleh Ayana , kalau begitu keputusan Ayana membuat Nathan menjadi pusing tujuh keliling bagaimana dia menjelaskan kepada keluarga nya padahal sosok wanita yang menurut Nathan spesial adalah Ayana tidak dengan wanita yang lain.


sesampainya Ayana di rumah Ayana segera membersihkan badannya bersiap untuk tidur.


***


Ayana memulai paginya seperti biasa membersihkan teras restoran dan bersiap pergi ke kantor selama restoran diserahkan kepada Cindy Ayana tak begitu repot mengurus restoran jadi Ayana bisa fokus bekerja di kantor full day.


ini Ayana sangat menikmati pekerjaannya dia sangatlah gigih dalam bekerja upaya ingin segera melunasi hutangnya kepada Intan seorang baik yang telah menolong Ayana dari kesulitan.


Ayana dengan senang hati menemani Luna makan siang dikantin kantor ,ibu tiga anak itu lebih memilih makan dikantin kantor ketimbang direstoran dengan alasan bahwa Luna menyukai masakan ibu kantin kantor .


selesai makan Luna menyampaikan niat awalnya menemui Ayana .


" Na tante boleh tanya sesuatu kekamu..?" Luna bertanya dengan sangat hati-hati takut menyinggung Ayana


" silahkan tante Ayana akan jawab sebisa Ayana" jawab Ayana dengan sopan dan tentu sangat antusias


"seberapa jauh hubungan kamu sama anak tante Nathan .?"


pertanyaan dari Luna membuat Ayana tersedak jus yang baru saja Ayana minum , Ayana bingung harus menjawab apa karena dari awal hanya diminta pura-pura menjadi pacar Nathan .


" kami kenal belum lama tan jadi belum terlalu jauh ibaratnya saya dan Nathan baru tahap perkenalan " jelas Ayana dengan nada bicara tenang tapi jantung nya sedang disko tak menyangka wanita yang dihadapanya tengah mencari tau hubunganya dengan Nathan

__ADS_1


" karena belum terlalu jauh tante dengan berat hati meminta kamu buat jauhin Nathan , tante yakin kamu anak yang baik tapi kita beda keyakinan Aya tante mau Nathan dapat wanita yang seiman dengan kita "


Ayana tampak sedang berpikir antara meng iyakan atau menolak sebab memang mereka tidak ada hubungan apa-apa tapi terasa berat bagi Ayana harus menghindar dari Nathan .


Luna memegang tangan Ayana menyakinkan Ayana bahwa permintaan Luna itu terbaik untuk mereka


" tante gak usah khawatir tentang itu ,sekarang saya pamit kembali kerja ya tan "


dengan sedikit kecewa Luna pergi meninggalkan kantin sebab ibu dari tiga anak itu tidak yakin dengan jawaban Ayana karena Ayana tak menolak juga tidak menerima permintaan dari Luna .


Ayana kembali kemeja kerjanya ada beberapa tugas yang harus Ayana selesaikan sebelum jam pulang kantor .


" Aya ini dokumen yang harus ditanda tangan langsung oleh CEO perusahaan kamu bisakan antar keruang kerjanya"


" baik mbak aku akan segera keatas "


dengan cekatan Ayana berlari menuju ruangan CEO ,karena sangking tergesa-gesanya Ayana tak sengaja menabrak laki-laki yang tak asing lagi yaitu Nathan tanpa sepatah kata pun Ayana segera mengambil dokumen yang jatuh lalu pergi bagitu saja .


Usai pulang kerja Ayana masih memikirkan permintaan Luna,tapi bisa apa dia .


restoran Ayana hari ini sangat ramai pengunjung berapa waktu lalu Ayana meresmikan restoran miliknya dengan nama Ayana restoran .


ditengah Ayana mengamati para pengunjung restoran tiba -tiba ponsel Ayana berbunyi tanda pesan masuk ...


"kenapa kamu menjauh Ayana ,aku salah apa"


dengan cepat Ayana memberi balasan kepada Nathan


"urusan kita sudah selesai jadi mulai sekarang jangan ganggu saya lagi ,paham."


Ayana tak paham dengan apa yang dirinya rasakan antara sedih dan ingin rasanya entah abstrak terlalu sulit untuk dijelaskan .


DISISI LAIN NATHAN


Sangat merasa sedih baru kali ini ada cewek yang membuat Nathan merasa kehilangan walaupun baru kenal beberapa hari dan tentu baru hari ini semenjak Luna menemui Ayana Nathan merasa ada yang aneh pada Ayana .

__ADS_1


Nathan tak nafsu makan malam walaupun maminya sudah membujuk berulang kali bahkan sudah membawakan makan malam kekamar Nathan , jangankan makan melihat menu makan malam yang dibawakan maminya saja Nathan enggan ...


endingnya Luna mengalah pergi meninggalkan Nathan sendiri dikamar .


__ADS_2