Blood Demon

Blood Demon
malam sunyi


__ADS_3

Hai, namaku Kayla. aku bersekolah di SMA bintang perkasa, aku memiliki 2 orang adik laki² dan seorang kakak perempuan, dengan kedua orang tua yang memiliki sifat humoris, aku jga memiliki seorang kekasih namanya abdi kami sudah 7 tahun pacaran.


Malam ini hawanya terasa berbeda ,sudah tak terasa jam menunjukkan pukul 07:40 pm. Tapi masih saja aku belum sampai rumah , hari ini aku mendapatkan tugas dari guruku untuk membuat karya seni , karna letak rumahku yg cukup jauh dari rumah teman² sekelas sehingga membuat aku terlambat pulang.


Ketika sedang berada di tegah perjalanan tak sengaja aku melihat ke langit malam ,ada serpihan cahaya biru yg terlihat mendekat kupikir aku salah lihat ,namun sayangnya cahaya itu menabrak ku dari depan sehingga aku terpental jauh sehingga aku tak sadarkan diri.


Begitu gelap ,namun banyak suara yg terdengar samar² mengatakan apa dia masih hidup?.sontak aku terkejut aku berusaha fokus dgn sumber suara itu , kemudian ada bapak² yg memberiku minum dia bertanya, kamu baik² saja? Siapa yg menabrakmu? Belum sempat aku memberitahunya hp ku berdering, terpampang jelas nama ayah ku , segera ku angkat tlpn darinya , setelah aku menjelaskan perihal yg menimpa ku ,ayahku menjemput ku ketempat itu.


Sesampainya di rumah ia hanya menyuruhku untuk langsung beristirahat, didalam kamar aku merasa ada yg berbeda dari tubuhku ,namun aku mencoba menghiraukannya , dering handphone ku kembali terdengar namun kali ini pacar ku yg menelepon ,sudah satu jam kami telponan sambil bermain game, hingga terasa ada rasa sakit ditangan kiriku , rasa yg begitu amat menyakitkan, namun entah mengapa aku tak bisa berteriak meminta tolong dan disaat yg bersamaan tubuhku tak bisa digerakkan hingga penglihatan ku semakin gelap.

__ADS_1


aku melihat banyangan perempuan yang begitu cantik dia terlihat mengendong seorang bayi ,wanita itu tampak sedih namun seorang laki² mendatanginya lalu laki² itu memeluknya hingga wanita itu nampak bercahaya lalu bayi dalam gendongannya berubah ujud menjadi mutiara kecil , laki² itu nampak memanggil seseorang lalu betapa terkejutnya aku, org yg ia panggil terlihat seperti ayahku namun anehnya pria itu berubah ujud menjadi seekor burung gagak.


Alarm ku berbunyi sudah menunjukkan pukul 05:05 am . Aku harus buru² untuk mandi lalu berangkat ke sekolah, ketika sampai di sekolah, seperti biasanya Ella temanku sudah menunggu disana.


Sudah 1 jam pelajaran berlalu tiba² tanganku kembali terasa sakit, lalu memutuskan untuk pergi ke toilet . Sesampainya di dalam toilet tubuhku terasa aneh seperti ada yg mau keluar tak sengaja aku melihat ke arah cermin ,kudapati mataku berubah menjadi begitu mengerikan tiba² kaca di toilet pecah berkeping-keping, tubuhku kembali merasakan ada yg bergerak aku berusaha menahan semaksimal mungkin namun tidak bisa.


Tiba² seluruh kaca jendela pecah berkeping-keping semua murid berusaha menyelamatkan diri, beberapa ada yg terluka karna serpihan kaca yg tajam menembus kulit , beberapa saat kemudian tubuhku sudah bisa dikendalikan lalu aku berlari karna mendengar suara ambulans mendekat , berapa terkejutnya aku melihat pemandangan sekolah yg sudah tak karuan itu Ella mendatangiku tak bisa dipungkiri raut wajahku yg ketakutan ini dilihat olehnya, sehingga dia bertanya apakah aku baik² saja?.


Kejadian disekolah yang begitu mengerikan membuat kami harus belajar dari rumah untuk beberapa hari, karna perbaikan sekolah yg cukup banyak, hari hari berlalu hingga dimana ketika bulan kelahiranku tiba, ya begitulah ada sedikit perayaan dalam keluargaku ketika menyambut anggota keluarga yg akan berulang tahun

__ADS_1


Biasanya aku akan begitu senang ketika ada yg dirayakan,namun berbeda kali ini ada rasa takut,cemas,dan khawatir jadi satu, sore menjelang malam semua keluarga besar kumpul di rumahku semua anggota keluarga tak ada yg tak datang, hingga suara bising pun tak dapat dibendung, tak lama berselang turunlah hujan.


Suara hujan yg semakin besar menghanyutkan suara para anak² dirumahku,rasa takut itu semakin menjadi² ketika lampu tiba² mati ,hanya lilin yg memberi cahaya diruangan,tiba² suara petir yg menyambar begitu menggelegar aku yg ketakutan mendengar itu langsung menundukkan kepala sambil menutup telinga.


Ketika aku mengangkat kepala betapa terkejutnya aku melihat begitu banyak genangan darah,mayat² yg bertebaran dimana-mana,panik campur aduk perasaan yg tak bisa tercerna melihat kejadian yg begitu mengerikan, berusaha berpikir ini semua tak nyata .


Hhhhhh........matilah.......


Suara yg mencekik telingaku berusaha memfokuskan pada satu banyangan perempuan yg terlihat menyeramkan itu , hanya pedang yg berkilau yg terlihat ......

__ADS_1


Banyangan yg semakin mendekat terlihat mengenaskan pedagang kearah ku seketika aku tak sadarkan diri,,,,


__ADS_2