
Terdengar suara seseorang memanggil namaku, yah ,,, suara ini sering ku dengar tak salah lagi suara ini milik pacarku.
"Kayla kau tak apa"?
seketika aku terbangun sudah berada di dalam ruang ICU mendapati tubuhku penuh dengan luka,tubuhku tak bisa aku rasakan seperti lumpuh saja.
Tepat disampingku abdi duduk ketiduran,lalu berlahan dia terbangun, dia tampak sedih sekaligus bahagia.
Setelah beberapa saat aku tersadar,datang beberapa orang anggota polisi, menanyakan perihal yg menimpa ku.
Bukan tak mau menjelaskan namun aku pun bingung harus menjelaskan apa, beberapa saat aku terdiam, aku pun mulai menjelaskan beberapa hal yg ku ingat saja pada polisi itu .
Sudah seminggu aku dirawat dan dinyatakan boleh pulang, abdi mengajakku untuk pergi ke pemakaman, sontak aku kaget untuk apa aku kesana.
betapa terkejutnya aku mendapati seluruh anggota keluarga ku yg mati mengenaskan sudah terkubur bersebelahan.
Rasa menyesal tak bisa aku bendung, hati ku mulai merasa hancur, entah apa yg akan aku lakukan setelah ini.
Siapa yang harus bertanggung jawab atas kematian semua keluargaku.
Abdi yg melihatku menangis sesenggukan hanya bisa memelukku dan mengatakan semua akan baik² saja, aku akan bersamamu.
__ADS_1
Tak lama kemudian Ella temanku datang untuk berbela sungkawa bersama yg lainnya.
Hari itu cukup berat untuk gadis kecil ini.
abdi dan Ella menginap menemaniku,namun tetap saja rasa sepi itu ada.
Yang awalnya terasa semua yang membahagiakan ada untukku kini mulai terasa hampa.
Beberapa hari setelah kejadian mengerikan itu terjadi!
terdengar kabar banyak orang hilang, beberapa yang ditemukan sudah dalam kondisi yang sudah terpotong²dengan jantung yang sudah hilang entah kemana.
Kejadian itu menghebohkan masyarakat, ada yg percaya ada juga yang tidak, namun semakin hari semakin banyak berita orang hilang.
Banyak polisi yang berjaga dijalanan memastikan masyarakat tak ada yg hilang lagi, namun usaha itu sia² saja ada saja warga yg hilang, bahkan polisi yg berjaga pun hilang sebagian.
Malam itu tepat pukul 02:00 dini hari aku terbangun betapa terkejutnya aku melihat bajuku yg sudah sobek², hal ini sudah biasa terjadi sudah seminggu aku mengalaminya.
Entah apa yg terjadi padaku , berusaha agar semuanya terlihat baik² saja namun itu tak selamanya bisa aku lakukan .
Kali ini aku pergi berlibur dengan beberapa teman sekelas ku, untuk mengurangi rasa takut setelah beberapa teror mulai terjadi
__ADS_1
Kami berlibur ke pantai yang berada di barat daya pulau disana terdapat pantai yg pemandangannya yg bisa menenangkan mata, total 20 siswa termasuk aku .
Malam tiba banyak wisatawan yg kemah untuk menyaksikan sunset di pagi hari,,,
Terdengar menyenangkan aku pun tak sabar menantikan itu,
malam itu bulan purnama terlihat indah dan begitu anggun apapun sempat mengabadikan momen itu tak terasa sudah hampir larut malam....
Aku pun tertidur,,,, beberapa saat terdengar suara teriakan seseorang teriakan yang membuat semua orang panik berhamburan,malam yang awalnya menyenangkan seketika berubah menjadi mencekam.
Banyak polisi dan warga sekitar berdatangan, terdengar suara tangis yang berderu...
tiba aku tersadar bajuku kembali bolong seperti biasanya, ada rasa puas tersendiri ketika melihat orang² yg mati mengenaskan entah perasaan setan apa yg merasuki ku,ketika orang lain berduka justru sebaliknya aku merasa bahagia melihat derita itu.
Banyak dari korban itu adalah teman sekelas ku.
Melihat kejadian itu membuat petugas setempat memulangkan kami dengan pengawalan anggota polisi, ditengah perjalanan pulang ada beberapa kecelakaan lalu lintas, lagi² harus melihat darah dimana² entah mengapa aku merasa ingin mencicipi darah yg bergelinang itu,namun sekuat tenaga mencoba menahan diri menutup hidung dan mulut.
Setelah kami tiba di rumah masing-masing aku mencoba mencerna apa yg terjadi padaku, namun naas aku tak bisa berfikir jernih dengan semua kejadian yg terjadi seakan semuanya hanya mimpi belaka.
duar!!!!!!
__ADS_1
Suara pintu terbanting, banyangan aneh itu muncul kembali