Blueberry II

Blueberry II
Manusia primitif.


__ADS_3

Di malam yang dingin, angin dari luar masuk ke setiap jengkal aliran darah ku, tiba-tiba aku merasa ada yang aneh dengan kondisi tubuhku, aku mulai merasakan panas dingin di badanku, seperti orang kerasukan, dingin di luar panas di dalam. Hidung ku merasa sumpek, cumleng, sprempet, dan yang paling menyebalkan aku tidak bisa tidur nyenyak seperti bayi tak berdosa. Dua hari sejak kepergian suami dan anakku ke rumah ibu mertua, seperti nya malam ini mereka tidak akan pulang juga. Lalu aku memutuskan untuk tidur, saat aku mulai memejamkan kedua mataku, dua manusia aneh dengan sukses nya berhasil membuat ku gaket setengah mati, siapa lagi kalau bukan Lucky dan Haci, mereka masuk ke kamarku sambil menghentakkan kaki dan berteriak, "Cupin....!!!" kaya manusia primitif yang gak punya peradaban, hidup di hutan, jadi seenaknya aja teriak tampa memperdulikan orang yang berada di sekitar nya.


"Sialan lo ya!!!. Hanya marah-marah yang bisa kulakukan kepada mereka .


"Hehe.. maaf Pin, abisnya lo kita pencet-pencet bel juga, kagak denger-denger... mana gak di kunci, yaudah kita masuk deh... lagian lu kenapa sih Pin, sakit?". Tanya Haci.


Semakin sumpek lah kamar ku Ya Allah... tapi gak apalah, kalo gak ada mereka, bisa di pastikan gue bakal mati kesepian di rumah, dengan setia dan iklasnya mereka melayani ku bak seorang putri yang memperkerjakan pelayan-pelayan istananya yang gue suruh beli inilah.. itulah..


Sampai jam menunjukkan pukul 21:30 wib.


"Ehh.. ko lu sendiri, Hamka sama Atta kemana??" Tanya Haci.


"Mereka ke rumah ibu, dan gak bakal pulang sekarang"


"Loh, ko bisa?"

__ADS_1


"Ya meneketehe.. lu tanya aja ma Betmen!!" . Jawab ku konyol, bukan nya aku gak tau alasan nya kenapa, tapi males aja musti ngejelasin panjang lebar, ke Haci pula.


"Yah... padahal gue kangen banget sama Mangata" Ucap Haci.


"Makan di luar yuk!!". Ajak Lucky.


"Ogah!"


"Nonton bola sambil ngemil?". Usul Lucky lagi.


"Gimana kalo kita makan es krim aja??". Haci mengajukan tawaran yang sangat menyebalkan.


"Please deh es krim, lu kate we anak balita yang bisa luluh hanya dengan kata es krim"


"Ya bukan nya gitu Pin, gak papa kali sekali-kali Kepompong di ganti sama es krim... persahabatan bagaikan es krim.. nah tuh.. kedengarannya jadi lebih lumer gimana gitu...". Ya ampun si Haci.. dengan jumawan melantunkan lagu Sindentisca dengan lirik yang menggelikan sekali.

__ADS_1


"Gak ah.. we gak enak badan"


"Jangan-jangan lo kena penyakit Gembrekitis, Pin" Ucap Haci.


"Penyakit apaan tuh, Ci??" Lucky penasaran


"Pengakit Gembrekitis dengan nama lain Umbelan influenza, pada mulanya penderita akan mengalami pelelehan berupa zat cairan bening dari hidung nya, yang lama kelamaan akan berubah menjadi helai-helai bewarna kuning ke abu-abun, Lo pada pernah liat cendol kan?, nah seperti itulah penampakan nya" Jelas Haci konyol.


"Hahahaha... ada-ada aja lo Ci" Lucky tertawa geli.


"Yaudah lo tidur gih, kita jagain lo malam ini, gak baik buat bayi yang ada di perut lo tidur terlalu malam" Sambung nya.


"Oh iya.. ya.. we lupa, gue kira laki gak bakalan Hamil, lah ini nikah aja Ampe dua kali... kalah kita ky hahaha". Celoteh Haci


"Diam lo.!!" Seru ku.

__ADS_1


__ADS_2