Boy Friend

Boy Friend
Day 3


__ADS_3

Pagi ini aku ngerasa ada hal yang beda entah kenapa tapi aku rasa ada yang ngga beres disini.


"Lu ngapain sih ikut kesini Bil. Kalo lu ngga ikut kesini kita ngga akan pernah kena imbasnya. Nyesel gw ngajak lu" Ucap Nata dengan nada marah yang membuatku hampir menangis


"Andai lu ngomong dari awal kalok lu ga pernah mau sahabatan sama kita, kita ga bakal deketin lu." Tambah Pras


"Gw nyeseel suka sama lo, ternyata lu sama aja cwe penghianat." Ucap Rio yang semakin membuatku menangis sejadi-jadinya.


Setelah mencaci ku habis-habisan mereka pergi entah kemana dan meninggalkanku duduk diam di dalam tenda. Otomatis mungkin itu yang akan kalian lakukan. Jelas ketika kalian membuka mata dan setelah terduduk tiba-tiba kalian mendengar cacian yang bahkan kalian sendiri ga tau apa yang udah kalian lakuin sampe ngebuat cwo-cwo itu marah.


Sampe sekarang gw ga brani buka tenda karna jujur walau dulu gw ga punya temen setia, gw takut sama yang namanya sendiri. Tapi setelah gw pikir-pikir ga akan ada yang berubah kalo gw gak coba ngelurusin dan ngajak mereka ngomong baik-baik. Akhirnya ge memutuskan untuk kluat dan.....


"Surprise" Teriak mereka bertiga dengan Rio yang berada tepat didepanku dengan membawa setangkai bunga dan pastinya boneka panda kesukaanku.


"Cantik, maaf ya udah buat nangis.... jangan nangis ya" ucapnya lembut yang semakin membuatku menangis dan sedetik kemudian.


"Bila... kamu mau ngga jadi pacarku 🌹"Ucap Rio sambil menata posisi jongkok bagaikan prajurit di depanku


"Maaf tapi aku ga bisa" Ucapku yang membuatnya sontak terbangun dan membuat semua orang bungkam


"Why?" ucapnya


"Aku ngga bisa nolak....😜. Kalian kena prank wleeeeeeee...." ucapku sambil lari dan membuat mereka tersenyum lega

__ADS_1


"Jadi hari ini kita jadian Bil" tanya Rio sambil berteriak


"Kalo kamu bisa kejar aku.... aku jawab bakal jawab iya" ucapku sambil terus berlari


"Woi bawain ini bro..." ucapnya sambil berlari dan melempar barang yang dia bawa ke Pras dan Nata


 


\*


 


"hosh... hosh... hosh..."


"Udah jangan lari ya aku udah capek ini muter-muter." Ucap Rio sambil menggendong ku


"Aku ngga mau jawab iya!" Teriakku


"Loh kok gitu, curang ih kamu ma." lontarnya


"Terunin dulu makanya"


"ngga mau nanti kamu lari lagi, aku capek ngejarnya." jelasnya

__ADS_1


Dan akhirnya sepanjang jalan dia tidak mau mendengar rengek ku dan terus berjalan kearah tenda


 


\*


 


"Udah kena om tante" ucap Rio yang membuatku terkejut


"loh, Mama sama papa kok disini. Sejak kapan?" Tanyaku


"Udah dari tadi pagi, gimana udah resmi?" tanya mama


"Belum, aku marah sama kalian" ucapku sambil melangkah pergi


Jujur aku suka dia namun aku kecewa. Karena aku tau perasaannya tidak padaku.


Dia masih mencintai mantannya, ya pastinya mantan yang meninggalkannya dengan keputusan sepihak.


Aku juga ragu akan perasaanku, karena ini pertama kalinya aku suka kepada seseorang atas kemauan ku sendiri.


Aku tak mau jika hubungan ini berjalan hanya karna pelampiasan, tapi aku ingin hubungan ini berjalan karena memang kita ingin buka lembaran baru dan menutup lembaran lama.

__ADS_1


Terimakasih sudah mendukung karya inl jangan lupa tambahkan ke favorit, like, and komen ya..... Sukses selalu para pembaca ❤️🤗


__ADS_2