
Setelah masa orientasi siswa yang panjang itu, akhirnya kami benar-benar telah menjadi siswa/siswi dengan segala tujuan kita memilih sekolah ini. Ada yang memilih sma ini untuk belajar dengan tekun apa yang mereka kuasai, ada yang hanya mengikuti teman, dituntut orang tua, bahkan ada yang hanya datang mendengarkan pulang terlupakan.
Bahkan aku tak tau kenapa aku disini, atau..... jika bukan karena orang tuaku yang memkksa aku tak akan pernah mau bersekolah disini.
\*\*\*
"Selamat pagi anak-anak.... perkenalkan nama saya Bu Sifa, saya selaku wali kelas kalian selama 3 tahun ini. Semoga saya dapat membimbing kalian dengan benar, dan kita dapat belajar hal baru bersama-sama. Jika ada suatu masalah atau ingin konsultasi bisa wa saya di nomor 08123456789101 (sambil menulis dipapan) atau kalian juga bisa langsung keruangan saya untuk konseling secara langsung. Karena hari ini untuk jam pelajaran belum dimulai maka kit pakai hari ini untuk menata tempat duduk... Silahkan anak laki" berdiri dan membawa tasnya, untuk anak perempuan memilih tempat masing-masing disebelah kanan, bisa dimengerti?" Ujar bu Sifa yang ternyata adalah wali kelasku.
"Bisa bu" Dengan langkah cepat kami semua segera menata tempat. Dan jelas saja aku memilih tempat ternyamanku, depan pojok, tapi.........
"Itu tempat gw lo, lu kok disini?" Ucap seorang wanita rambut ikal yang menepuk pundakku.
"Oh maaf tapi gw kan disini duluan" ucapku dengan tenang
"Lu ngga liat dari tadi gw udah milih tempat ini" ujarnya nyolot yang ngebuat gw akhirnya kepancing
"Apaan sih, ga jelas. Sekarangkan lu udah liat kalo gw yang duluan nempatin, ya berarti ini tempat gw."
"Din, ngapain lu disini? gw udah milihin tempat buat kita tuh depan belakangan." Ucap seorang wanita yang mungkin adalah temannya.
__ADS_1
"Ih lu tuh ngrusak aja deh! yaudah ayo ayo ih!" ucapnya dengan jengkel dan menyembunyikan wjaahnya dibalik buku yang dia bawa.
"Hadeh...." desis ku pelan melihat kelakuan mereka. Tapi untungnya gw tetep dapetin singgasana inceran gw wkwkwkkwwk.
"Oke, sudah siap semua ?" Ucap Bu Sifa.
"Sudah bu," Jawab kami para wanita kompak
"Baiklah silahkan kalian yang laki-laki memilih tempat disebelah kiri." Ucap Bu sifa yang langsung disertai derap langkah kaki tergesa-gesa para pejantan.
\*\*\*
"gw duduk disini, lu ngga boleh nolak. Gw udah usaha sekenceng ynng gw bisa sambil ngegeser banyak cwo yang mau duduk disini. Kalo lu nolak gw ga mau pindah titik." Dengan nafas tersengal-sengal dia berusaha membujukku agar tidak mengusirnya
*Wkwkkwkwkwkwk, ekspresi lu lucu banget hahhahahahahaha". Tanpa gw sadar gw ketawa lepas yang ngebuat semua orang ngeliat kearah kita, dengan sekejap mata dia...
"Jangan kenceng-kenceng gw malu diliatin orang-orang" sambil menutup mulutku dengan tangannya
Entah kenapa saat ini jantung ku berdetak lebih dari biasanya.
__ADS_1
"Iya-iya maaf ya, abis lu ekspresinya lucu sih"
ucapku sambil menutup mulutku dengan satu tangan.
"Baiklah anak-anak jika sudah mendapatkan tempat duduk masing-masing, sekarang tolong memperkenalkan diri satu persatu maju kedepan, silahkan mulai dari belakang pojok kanan"
\*\*\*
Setelah kegiatan memperkenalkan diri masing-masing itu kita diberi waktu sampai pulang untuk berkenalan satu dengan yang lainnya
"Woi kalian jadi satu? kesempatan dong lu (sambil menepuk pundak rio)" Ucap Pras yang ternyata duduk dibelakangku bersama Nata
"Iya nih, kok kalian bisa dapet tempat sepasang cowok sih?" tanya ku heran
"Itu namanya BEJO wkwkwkwkwk" ucap Nata senang karena dia emang terlalu jaga jarak sama yang namanya cwe.
"Ngantin yuk, laper nih" ucap Rio yang spontan dijawab anggukan oleh kita.
Terimakasih sudah mendukung karya ini jangan lupa tambahkan ke favorit, like, and komen ya..... Sukses selalu para pembaca ❤️🤗
__ADS_1