Buah Kesabaran

Buah Kesabaran
Membeli rumah bertha


__ADS_3

Bab 17


"Tak terasa magrib telah tiba ,terliahat ardi bersiap menjalankan kewajiban sebagai umat islam ,


"Setelah ardi menjalankan aktifitasnya ,ardi berencana menuju cafe BALLA RATE yang terletak di jalan tata kota makssar untuk menonton piala dunia secara live di layar lebar yang di sediakan untuk pengunjung kafe,tak lama terlihat ardi telah duduk berbaur bersama pengunjung kafe


"Tapi di sela sela menikmati kopinya ,tiba tiba ardi mendapatkan telepon dari bertha


"Halo kakak lagi di mana????"ucap bertha


"Aku lagi di kafe BALLA RATE,ada dek kamu menelpon saya"


"Ini kak ,saya kepingin ketemu kakak sekarang ,ada hal penting yang ingin saya bicarakan sama kakak"


"Oh iya dik ,kalo begitu kakak jemput ke rumahmu ,biar kita cari tempat yang nyaman untuk bicara berdua soal kalo di kafe ini terlalu bising"


"ok,kak makasih sebelumnya"ucap bertha


"Setelah membayar tagihan kopinya ,ardi keluar cafe menuju rumah bertha


"Tak lama ,ardi terlihat di depan rumah bertha ,bertha langsung mengetuk puntu mobil ardi,terlihat ardi membukakan pintu mobilnya


"Ardi menjalankan mobilnya ke arah jalan tanjung metro menuju hotel de rindra berencsna membawa bertha di cafe yang di kelola hotel tersebut


"Setelah sampai di base men hotel ardi terlihat berjalan beriringan dengan bertha menuju kafe hotel

__ADS_1


"setelah mereka duduk di kafe,ardi langsung bertanya ke bertha


"Dik,emang kamu perlu apa sampai mendadak kepingin ketemu saya"


"Oh iya kak ,sebetulnya saya mau tanya kakak,apa sudah dapat lahan yang akan di jadikan kantor ????"


"Oh soal itu,kakak masih menyuruh orang untuk mencari lokasi strategis untuk di jadikan kantor"


"Oh begini kakak ,bertha mau menawarkan rumah yang saya tinggali "


"Kok bisa dek ,di mana kamu tinggal setelah rumah itu di jual???"


"kemungkinan bertha akan membeli perumahan di pinggir kota sesuai uang yang saya dapat dari pembagian penjualan bersama saudara ku ,kak"


"Oh gitu ya dik "


""Emang mau di jual berapa rumahmu dik"


"Maunya saudara sekitar enam ratus milyar kak"


"Gimana kalo kakak yang beli rumah kamu ,untuk di jadikan kantor buat kakak"


"Wah,betul nich ,kakak yang mau beli rumah saya "ucap bertha


"Insya allah dik"

__ADS_1


"Kalo begitu kita balik ,besok tunggu kakak bersama notaris kakak di rumahmu "


"Oh iya kak,makasih sebelumnya "


"Terlihat mereka berdua sudah di jalan raya menuju rumah bertha,


"Setelah mengantarkan bertha ,ardi kembali ke kafe BALLA RATE untuk menonton pertandingan bola secara live lewat layar lebar yang di sediakan


"Setelah sampai kafe ardi berbaur bersama penonton lain untuk menyaksikan pertandingan bola piala dunia


"Setelah usai menonton bola ,ardi melajukan mobilnya ke jalan gagak,untuk mencicipi coto gagak sebelum pulang ke apertemen


"Tak lama setelah sampai di apertemenya ,ardi masuk ke kamar mandi untuk memversihkan badan sebelum tidur malam


"sebelum tidur ardi memeriksa pesan yang masuk di hapenya ,setelah memeriksa dan membalas pesan yang masuk ,ardi membaringkan badannya di tempat tidur


"Komandan azan shubuh terdengar di alaram hape ardi membuat ardi terbangun dari tidurnya untuk menjalankan ibadah sebagai umat muslim


"setelah sholat ardi berencana fitnes di ruangan apertemen yang di sediakan pengola


Mohon dukunganya atas karyaku


Like


Koment

__ADS_1


__ADS_2