
Bab 19
"Tak lama terlihat ardi bersama bertha bercengkrama dengan santai di ruangan keluarga sembari menunggu acara bola di mulai yang di tayangkan salah satu stasion tivi swasta tanah air
"Di sela canda gurau mereka sekali kali dengan centilnya bergelayut mesra di punggung ardi ,membuat ardi jadi salah tingkah
"Sebagai lelaki normal ,ardi dengan sekuat tenaga menahan gejolak di dada ,walau memang si adik ardi tidak mau di ajak kompromi dengan otak ardi dan terbangun dengan sendirinya 😀😀😀😀
"Melihat ke gugupan dl raut muka ardi ,bertha dengan santainya terus mengonda ardi ,dengan sengaja merapatkan tubuhnya ke pungging ardi
"Mau tao mau ardi di buat salah tingkah ,untuk mrnenangkan gejolak birahinya ,ardi membuat alasan ke bertha dengan pura pura pamit ke kamar mandi dengan alasan perutnya mules
"Di kamar mandi ,ardi sengaja menjalankan kran air agar bertha tak curiga,untuk melepaskan hajatnya sebagao lelaki normal
"Setelah menenangkan si junior ,ardi menarik nafas dengan dalam dalam dan keluar dari kamar mandi
"Dan untungnya pertandingan bola telah di mulai sehingga mereka berdua fokus dengan televisi sekali terdengar di antara mereka berkomrntar tentang pertanfingan sepak bola yang mereka tonton
"Tak terasa rasa kantuk bertha mengalahkan keinginanya mrnikmati acara bola dan langsung tertidur di paha ardi ,terlihat arrdi mengeser pahanya dan memberikan bantal sandaran kursi ke kepala bertha
"setelah acara bola sesesai ,ardi membangunkan bertha ,untuk pamit pulang ,setelah bertha bangun dia mengantarkan ardi sampai teras rumahnya
"Tak lama setelah sampai apertemen ,ardi memasuki kamar mandi untuk keramas karna mau mrnjalankan sholat shubuh
__ADS_1
"ardi naik ke pembaringan setelah menjalankan kewajiban sebagai umat muslim ,tak lama terlihat ardi sudah tertidur pulas
"Esoknya ardi menjalankan aktivitas seperti biasanya setelah selesai dengan perkuliahan ardi menuju ke PT TIRTA KENCANA ,untuk menemui ceo hidayat mengenai kantor yang akan dia buat di bekas rumah bertha yang sudah ia beli
"Di ruangan ceo ,ardi mengemukakan keingonanya untuk membagi dua lahan rumah bertha satunya di buat kantor dengan lima lantai satunya lagi di buatkan rumah pribadi untuk bertha dan anaknya
"setelah dari PT TIRTA KENCANA,ardi menemui notaris yang dia sewa untuk merubah surat tanah menjadi dua bagian
"Begitu urusannya beres sama notaris ,langsung mencarikan berta rumah sewa untuk dia tempati sebelum bangunan rumahnya jadi
"Ardi terlihat menelpon bertha
"Halo dik"
"Kamu di mana ???"
"Di rumah kak ,lagi mrngepak barang barang untuk pindahan rumah"
"Oh iya tunggu kakak di rumah,sekarang lagi otw ketempatmu:
"ok kak saya tunggu"
"setelah sampai di rumah bertha ,ardi langsung mengatakan sudah mendapatkan rumah sewa untuk bertha
__ADS_1
"makasih kak ,sebetulnya bertha sudah mendapatkan rumah di salah satu perumahan di daerah gowa ,rencana setelah masuk di tumah kontrakan besoknya mau melihat perumahan di daerah gowa
"Ardi mengatakan ke bertha ,"tidak usah kamu membeli rumah di daerah gowa dik terlalu jauh dengan aktivitasmu nanti kalo sudah bekerja "
"Tapi kak uangku tidak cukup ,kalo membeli rumah di daerah makassar kak"ucap bertha
"Kamu tidak usah pikirlan itu nanti kakak bantu"
"Tapi kak saya sangat malu ke kakak yang telah banyak membantu saya"
"Hem ,aku ikhlas membantu kamu ,karna sudah ku anggap adik sendiri"
"secara refleks bertha langsung memeluk ardi sambil terisak isak dengan tangisnya,ardi langsung mwngusap rambut bertha ,untuk menenangkan tangis bertha
"Setelah itu mereka berdua terlihat sibuk mengemas barang untuk pindahan besok pagi
"Tak lama ,ardi pamit pulang karna sudah menjelang magrib
Mohon dukunganya
Like
koment di novel aku
__ADS_1