Bukan Antagonis

Bukan Antagonis
Prolog


__ADS_3

...Apa pun yang terdapat dalam cerita ini baik tokoh, latar tempat, latar waktu, dan yang lainnya hannyalah fiksi semata, semuanya adalah hasil pemikiran saya sendiri tanpa ada unsur plagiat, apabila ada unsur yang sangat di luar nalar (magic) dan tidak sesuai dengan kehidupan nyata, ingat ini cerita fantasi....


...Bijaklah dalam berkomentar...


...----------------...


Arabella Valerie William


Gadis dengan paras yang hampir mendekati kata sempurna, bentuk wajah yang simetris, alis yang tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis, bulu mata lentik, iris mata hitam yang bersinar, hidung mancung, bibir merah alami, rambut panjang yang indah, bentuk tubuh yang ideal, benar-benar mendekati kata sempurna.


Selain cantik Valerie juga dikenal sebagai seseorang yang cerdas, murid penyumbang piala terbanyak di sekolahnya, primadona sekolah, satu lagi kaya raya, yah siapa yang tak mengenal keluarga William? Keluarga kaya yang memiliki aset dimana-mana, namun bagi Valerie semuanya tidak berarti (semua dalam arti kecantikan, kecerdasan, ketenaran) dia hanya membutuhkan satu, yaitu kasih sayang seorang ayah bukan berarti Valerie tidak bersyukur dengan semua yang sekarang menjadi miliknya.

__ADS_1


Valerie tumbuh tanpa adanya kasih sayang seorang ibu dan ayahnya, dia diasuh oleh pengasuh yang bernama Asihah, Asihah sangat menyayangi Valerie, dialah yang mengasuh Valerie sejak masih bayi, Ibunya? Beliau meninggal setelah berhasil melahirkan Valerie, itulah yang membuat sang ayah mengira bahwa kematian istrinya di sebabkan oleh Valerie, sejak ibunya meninggal sang ayah menjadi gila kerja, tak memedulikan Valerie bahkan untuk berbicara pun merasa enggan, untungnya Valerie memiliki dua sahabat yang benar-benar menyayanginya dia adalah Soraya Dyxsa (Raya) dan Fifian Tysalma (Fifi).


Sebuah kejadian tak terduga, membuat seorang Valerie harus meninggalkan kediaman William ahh lebih tepatnya ayah tercintanya mengusir Valerie, sedih? tentu, kesedihan yang mengusik dirinya membuatnya berjalan tanpa arah hingga sebuah Truk besar menghantam tubuh Valerie, Tubuhnya terpental jauh, darah segar terus keluar dari tubuh Valerie, sakit? tentu saja.


Perlahan ia mendengar suara berisik yang mengerubunginnya, detik berikutnya suara berisik itu mulai menghilang, pandangannya pun mulai menggelap, seorang Valerie sudah mati itulah pikirnya, namun entah sebuah kesialan atau keberuntungan, dia malah terbangun di tempat yang berbeda, di tubuh yang berbeda.


Ohh tidak apa lagi iniiii.


......................


Gadis cantik yang satu ini lebih memilih menutup kecantikannya dengan make up tebal, wajah yang lebih dominan imut dengan mata coklat madu yang menghanyutkan, bulu mata yang lentik, hidung mancung, bibir pink cherry dan rambut coklat bergelombang, sungguh membuat kadar keimutannya itu bertambah, satu hal yang membuat Naomi merubah penampilannya, cinta, yah karena cinta.

__ADS_1


Naomi mengira dengan ia berpenampilan dewasa Sadewa akan mencintainya, namun bukannya mencintainya, Sadewa justru membencinya, dari situlah sifat Naomi mulai berubah, ia berusaha untuk membuat Sadewa mencintainya dengan menghalalkan segala cara, membully semua perempuan yang dekat dengan Sadewa, hingga mendapatkan julukan Antagonis.


Dari situ pula hubungan dengan kedua kakaknya mulai renggang, ah..salah, hubungannya dengan Laskar sang kakak kedua sudah buruk sejak kecil dan semakin buruk karena sifat Naomi yang berubah. niatnya ingin dicintai sang pujaan hati dan di sayangi kakaknya malah membuatnya di cap sebagai seorang Antagonis.


Bukan hanya itu, sifat jahatnya membuatnya tak memiliki satupun teman, tak ada yang berani berteman dengan Naomi, siapa yang mau berteman dengan iblis? tentu tidak ada.


Satu peristiwa membuat Naomi benar-benar marah besar, Sadewa mencium mesra perempuan yang sangat Naomi benci, katakanlah bahwa Naomi sangat bodoh hingga melampiaskan kemarahannya dengan cara mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, sehingga membuat nyawanya melayang.


Seharusnya dia memikirkan papa dan mamanya yang akan menangis melihat keadaannya, seharusnya dia memikirkan perasaan orang tuanya, bodoh Naomi memang bodoh, cinta telah membuatnya buta, cinta telah membuatnya menjadi seorang Antagonis.


Yahh aku memang bodoh.

__ADS_1


...----------------...


jangan lupa like dan komentarnya sayang.


__ADS_2