
"kak knpa pipinya.."? tanya dinda penasaran...
" ini gara gara cewek sialan tadi.."jawab doni cepat.. dia sampai lupa bahwa yg bertanya adalah dinda adiknya yg super kepo..
"a..aaa...paa..??!" kata dinda kaget serta melongo tidak percaya bahwa kakaknya sudah di tampar seorang wanita..
"hey.. tdak ush seperti itu espresinya.." jawab doni kesal.. dinda langsung merubah mode espresinya...
"yah tadi aq sedikit terkejut saja... tpi bena juga yg di lakukan cewek trsbut.... menampar kakak...." jwb dinda ketus..
"knpa kau malah membela cewek sialan itu.." jwb doni emosi...
"yah siapa juga yg tahan dengan sikap kakak ini.." jwb dinda.. doni yang mendengar jwbn dinda pun lgnsung menginjak gas dgn cepat...
"tuh kan apa aku bilang.." kata dinda dia tau kalo kakanya sedang emosi..di berpeganagan sambil menhan takut..krna mobil doni melaju degan cepat...
dirumah sinta...
"selamt datang ayah..."kata sinta dengan tersenyum lebar dan membuka pintu...
" ini rumah kamu nak.."tanya herdi sambil melihat setiap sisi rumah sinta...
"tepatanya sih kotrakakn yah.." jawb sinta cengegesan...
#teryata kontraknya pun sederhana.."#batin hardy..
"yah.. sinta mandi dulu ya.." kata sinta sambil msuk ke kamarnya...
"iya nak.." jawab hardy.. ia pun duduk di kursi rumah sinta... sinta memang gadis pendiam dia sedikit kuper.. klo blum terlalu nyaman sama orang dia tdk akan bnyak bicara.. tpi klo sudah nyaman jangan ditanya lagi dia tdk akn berhenti bertanya.. selesai mandi dia pun mengerjakan solat karna waktu sdh pkul18:OO... tak lama dia pun slesai mengerjakan semuanya dan keluar kamar karna dia juga sudah lapar... diapun berjaln mnju ruang tamu.. dia meliat henry sudah terlelap di kursi..
"ya ampun ayah...?pasti ayah sangat capek..!" kata sinta lirih.. dia berjaln mnju kamar dan mengambil selimut.. kemudian memakaikanya pda henry...
"ah sebaikya aq masak dulu sudah lapar.." kata sinta dg brjaln mnju dpur..
tak lama kemudian henry terbangun.."sepertinya aku ketiduran"gumanya pelan.. diapun merasa tubuhnya sangat hagat di memegang selimut di tubuhnya dan membukanya.."pasti sinta yg telah mmberi selimut.."kata henry dg sdkit trsnyum..
"hem.. bau apa ini enk sekali.." kata hendry dg bejLn mnju arah bau tersebut.. ssampainya di dapur ia pun melihat sintabyg sdang memasak..
"bau masak an ini mirip sekali dg bau masakn alm istri ku.." batin hendry.. dia mmandagi sinta yg sdang memasak yg sangat mirip dg istrinya saat di dapur..sinta yg menyadari ad yang mmperhatikan nya pun menoleh...
"loh ayah sudah bangun" kata sinta terkjut.. hendry hanya mengangukan kpala dan langsung duduk di mja makn..
__ADS_1
"maknan ya sudah siap ayo makn yah.." sambil memberikan piring kpda hendry.. merkapun akhirnya makan dg diam...selesai makan hendry yg dari tadi tak melihat seorang di kontrakan sinta pun bertnya..
"ap kamu tinggal sendiri disini?" tanya hendry..
"he'em.." jawab sinta dg mengangukan kpala..
"kemana org tuamu?" tanya hendry penasaran..
"ceritanya panjang yah.." jawab sinta dg meletakan sendok di ats meja dan dg mata berkaca kaca..
"ceritalah aq siap mendegarnya..." jwb hndry...
sinta pun menganguk.. dan mulai bercerita...
siang itu...
ayah ku dulu sangat menyayagiku.. tpi setelah ibu meniggal.. sifat nya berubah total dia jadi sering minum dan pulg pagi setiap hari.. dulu kehidupan ku lumyan kami tidak pernah kekurangan apapun tapi setelah ayah suka mabuk sedikit demi sedikit aset yg ayah punya di jual hanya untuk minuman keras.. 3bulan setelah ibu meninggal ayah mendatangiku di kamar..
"nak ada yang ingin ayah bicarakan?" kata ayah.. aku pun mendekat..
"ad apa yah..? bicaralah...?" jawabku santai...
"ayah ingin menikah lagi.." kata ayah...aq pun kget.. secepat iti ayah melupakan ibu.. tapi bagaimanapun ayah memang butuh pendamping..
"terimakasih nak.." sambil memeluku..
satu bulan kemudian ayah pun menikah.. ibu tiriku tryata hanya meginginkn harta ayah.. tak lama ayah pun mulai banyak hutang dan mulai menjualnya sdikit demi sedikit..dan akhirnya semuanya pun habis... kami mulai tdak punya apa apa lagi dan hutang ayahemumpuk di mana mana..dan akirnya ibu tiri ku yang mmepunyai ide untuk menjualku pun di setujui ayah...
"mas bagai mana klo sinta buat jaminan atas hutang kita.." kata sri ibu tiri sinta..
"tapi dia kan anak ku.." jwb eko ayah sinta..
"ya.. gak apapa mas.. itung-itung balas budi sinta ke kamu.. lagian kan rntrnir itu kaya.. ya pasti hidup sinta terjamin.." kata sri
ekopun tampak memikirkan omaongan istri ya..
"gimana mas?" tanya sri mendesak.
"tpi...?" eko masih terus berfikir..
"tapi apa sih mas...?? kita bisa hidup enak kyk dulu lagi tanpa harus di bebani hutang.." jawb sri meyakinkan..
__ADS_1
"apa bisa seprti itu bu..?" tanya eko..
"iya mas bahkan klo mas mau mabuk setiap malampun bisa mas..." kat sinta..
"benarkah.. aq setuju klo begitu..." kata eko tanpa berfikir panjang karna hanya mabuk yg ad di otaknya..
"ayo cpat kita ajak sinta ke rumah rentenir it.." kata sri dg semangat...
"ayo.." jawab eko dg berjaln mengandeng tangan sri.. merkapun mencari sinta.. saat di ruang tamu
"sinta.. sinta..." teriak ayah nya... sinta yang mendengarnya pun langsung keluar...
"ya yah ad ap..?" jawab sinta sambil menghampiri ayahnya yg dduk di kursi dg sri ibu tirinya...
"sini nak.. ayah mau bicara sama kamu.." kata ayahnya dg melambaikan tangan... sinta pun dduk di samping ayah dan ibu tirinya...
"ayah mau bicara ap?" jawb sinta prnasaran...
"kamu tau kan kondisi ekonomi kita bagaimana sekarang?..ayah rasa saatnya kamu harus menikah... agar nanti suamimu bisa membantu ekonomi keluaraga kita.." kata ayah nya dg raut sdikit berkaca kaca...
"tapi yah.. sinta masih belum kepikiran untk menikah..!kata sinta sdikit kaget.. "saya juga bisa membantu bekrja dari pda saya menikah muda yah.. sinta masih 17tahun..." jawb sinta...
"kamu mau krja ap?" jwab ibu tirinya ketus...
"aku bisa kerja ap aj ma.. " jwb sinta dg trtunduk...
"tapi kamu akan lama mendapt uang kalo cuma kerja jadi buruh aj... mending nikah ama juragan jono lgsung dpt uang banyak.." kata ibu tirinya santai...
"apa.. ju..rraa gan jono.." kata sinta kaget... "bukanya dia sudah punya istri.."? tanya sinta lagi..
" iya dan kamu akan jadi istri ke 3 nya..."jawab sri santai..
"sinta gak mau yah... hiks.. hiks.." kata sinta dg menagis dn memohon kpd ayahnya..
"mau gak mau ini sudah keputusan ayah..." kata ayahnya dg brdiri dari kursi.. dan besok kamu aku antar kerumah tuan jono..."lanjutnya......
"ayah jahat.. ayah bukan ayah sinta lagi..." kata sinta dg menagis dan berlari mnuju kamarnya...
ayah nya yang mndegarnya pun hanya bisa diam mematung...
beberapa hari kemudian sinta sudah brada di rumah tuan jono... dan tinggl 3 hari lagi sinta akn di nikahkan dg rentenir itu...
__ADS_1
"aku harus kabur dari sini..." kata sinta yg dari kemarin di kurng dalam kamr rumah pak jono...