
Skip pagi ini Sendy sedang bertugas di luar kota. Anita pun di rumah sendiri karena Bu Susi dan Pak Yudi sedang menghadiri pesta di teman nya Bu Susi.
"Bi Mia saya mau keluar dulu ya ini Ana saya tinggal tolong di jaga ya maaf ngerepotin"ucap Anita sopan
"Iya non, non mau kemana?"tanya Bi Mia
"Cuma sebentar"jawab Anita
"Di anterin mang uji"tanya Mia
"Nggak saya bawa mobil sendiri aja"jawab Anita
Setelah mengeluarkan mobil dari dalam garasi Anita pun melajukan mobil dengan kecepatan normal. Kejadian naat tak terduga mobil yang melaju di belakang mobil Anita tiba tiba menabrak mobil Anita.
Hingga mobil anita menabrak pembatas jalan sedangkan mobil yang menabrak anita sudah jungkir balik.Beberapa orang pun membantu mengeluarkan Anita yang pingsan dan beberapa orang juga membantu mengeluarkan orang yang menabrak Anita.
Di rumah sakit. Seorang suster terlihat sedang menelphone keluarga Aktavian. Selesai menelphone keluarga Aktavian suster itu kembali ke Anita lalu menutup tubuh Anita menggunakan kain putih dan keluar.
Tak berselang lama Bu Susi dan Pak Yudi terlihat berlari menuju ruang UGD. Dengan di temani oleh salah satu suster yang menangani Anita.
__ADS_1
Sampai di ruang UGD Bu Susi menangis dengan kencang sambil membuka kain yang menutupi tubuh menantu nya.
"Nita jangan tinggalin Mama Nit, jangan tinggalin Sendy, Nita bangun nak bangun, kamu masih punya Ana Nita, Nita"teriak Susi sambil menggoyang goyang kan tubuh Anita
Seseorang masuk lalu memeluk Anita. Yang ternyata itu adalah ibu Anita.
"Anita jangan tinggalin ibu nak ibu sayang kamu, jangan tinggalin Sendy, Jangan tinggalin Ana, kamu pura pura kan, ini ga benar kan Nak, Nita jawab ibu"teriak Vio ibu nya Nita sambil memeluk Nita di sertai tangis yang terus mengalir
"Mbak Vio maaf ya ini salah Susi,Susi ga bisa jaga menantu Susi"ucap Bu Susi sambil memeluk Vio.
"Enggak Mbak Susi ini takdir bukan salah Bu Susi"jawab Vio sambil membalas pelukan Susi.
"Nita, Nita sayang jangan bercanda kalau bercanda mas marah, kamu masih hidup kan Nita, Nita jawab Mas sekarang, Nita jawab Nita jawab"teriak Sendy tak kalah histeris.
"Mama, ibu, Nita"ucap Sendy pada Vio dan Susi
"Kamu jangan nangis, banyak berdoa aja ya biar Nita tenang di sana"ucap Vio
Sore hari nya jasad Nita telah di kebumikan dengan di iringi tangis dari keluar, kerabat, dan temannya.
__ADS_1
Flashback Of
...Pov Fasha...
"Jadi gitu nak terus sampai sekarang Sendy belum bisa ngelupain Anita"ujar Bu Susi
"kasihan juga ya bu"jawab ku
"jangan panggil ibu panggil mama aja"ujar bu Susi
"iya bu eh ma"jawab ku
"ya udah mumpung udah masuk waktu shalat luhur kamu shalat sama makan siang di sini aja. Mungkin nanti Sendy pulang"ucap Susi
"eh iya ma"jawab ku canggung
Kami pun shalat dzuhur berjamaah di mushola pribadi keluarga Aktavian. Selesai shalat kami pun bersiap untuk makan siang. Bertepatan dengan pulang nya Sendy.
Dengan tak sengaja Sendy yang tidak melihat ku menabrak ku yang sedang membenarkan kerudung pashmina.
__ADS_1