Bunda Yang Ku Cari

Bunda Yang Ku Cari
Mama?


__ADS_3

Bruak


"eh Fasha maaf ya aku ga liat"ucap mas Sendy sambil mengulurkan tangan untuk membantuku


"eh iya mas ga papa saya juga ga liat kalau ada mas Sendy"jawab ku


Setelah kejadian tadi aku pun merasa canggung. Karena canggung aku tak sadar kalau Ana memanggil ku. Saat ini aku sedang berada di meja makan.


"mah mamah"panggil Ana sambil menepuk bahu ku


"eh"ucap ku terperanjat kaget


"maaf ya kak Ana cuma pengen punya mamah kayak temen temen sekolah Ana, kayak Sisi, kayak Riva"ucap Ana bersedih di hadapan Sendy dan Bu Susi


"ya udah gini aja Ana panggil kakak mamah juga ga papa"jawab ku kasihan


"yey makasih mama"sorak Ana senang


Setelah makan siang dan mengobrol aku pun pulang. Di rumah terasa sepi. Aku pun bertanya pada Bu Fitri tetangga yang dekat dengan ku.


Tok tok tok suara pintu yang beradu dengan tangan ku


"eh kak Fasha ada apa kak"tanya Fina anak nya Bu Fitri


"ibu ada fin"tanya ku balik

__ADS_1


"oh ibu tadi ikut Ibu nya kak Fasha"jawab nya


"kalau tau kemana ya"tanya ku


"lah aku juga ga tau soalnya tadi bawa mobil sama kak Mita"jawab nya


"oh ya udah makasih ya fin"jawab ku sambil berjalan kembali ke rumah


Segera ku ambil mobil dan melaju membelah jalanan desa. Sambil ku telfon ibu. Tak lama kemudian panggilan ku di jawab oleh ibu dan mengatakan bahwa ibu dan sekeluarga sedang di RS.


Ku laju kan mobil dengan kecepatan sedang membelah jalanan untuk sampai di rumah sakit ibu kota. Sampai di rumah sakit dengan tergesa gesa ku tanya seorang Repsisionis dimana tempat Bang Satya kakak ku yang merantau dirawat.


Setelah tahu dimana aku pun segera menuju ke ruang rawat nya dengan menggunakan lift. Ya ruang rawat nya ada di atas.


Saat itu mengapa sepi kemana ibu dan saat ku tidak fokus seseorang menepuk bahu ku dan segera membuat ku tersadar.


"habis ngelamun ya"goda Mbak Mita sambil menusuk nusuk pipiku dengan jari telunjuk nya


"hehe iya mbak dari mana, terus ibu mana"tanya ku sambil menduduk kan diri di sofa ruangan


"ibu lagi di kantin, lagi makan nih mumpung masih anget makanan nya dimakan"jawab nya sambil menyodorkan 1 cup bakso


"eh makasih tapi kaka ga makan"tanya ku sungkan


"enggak"jawab Mita..

__ADS_1


Tak lama berselang ku lihat jari tangan Bang satya bergerak perlahan berbarengan dengan datangnya ibu.


"i... ibu.. a.. aku.. di.. mana?"tanya Bang satya lemah


"kamu di rumah sakit"jawab ibu


"oh ya mumpung bang satya udah siuman dan udah sore juga Fasha pamit pulang mau ngajar anak anak ngaji assalamu'alaikum"ucap ku


"waalaikumsalam"jawab semua nya


Sampai di parkiran ku lihat seseorang yang ku kenal. Dia adalah pacar sahabat ku Lusia. Loh kenapa dia dengan wanita lain. Tak berpikir lama sebelum mereka menghilang aku segera memfoto saat mereka bergandengan dan berciuman.


Segera aku pulang, mandi dan berangkat ke masjid di desa. Di sana sudah ada anak anak dan Lusia.


"assalamualaikum"ucap ku


"waalaikumsalam"jawab semua nya


"lusia kamu jangan kaget ya"ucap ku setelah duduk di sebelah Lusia


"iya emang kenapa Sha?"tanya Lusia


"ini"jawab ku sambil menunjukkan foto foto pacar Lusia yang ku ambil tadi


"astaghfirullah"pekik Lusia sambil menutup mulutnya

__ADS_1


__ADS_2