
CAKE KISS .
Episod Pertama .
Pada Hari Minggu Petang Seperti Biasa SHOO Melepaskan Kecapekan Dan Bersantai Diberanda Apartemennya .
SHOO Selalu Menyukai Banget Berada , Berjemur Diberanda Apartemen Sambil Membaca Buku2 Komik Dan Memakan Kue2 Dan Permen2 Buatan Ke Dua Tangan Nya Sendiri .
SHOO Merasa Jika Hari Minggu Apalagi Ketika Minggu Petang Adalah Dunia Ini Miliknya Sendiri .
SHOO Merasa Aman , Damai Dan Tenang Banget Berada Diberanda Apartemennya Sendirian .
Dihari Minggu Petang Seperti Biasa SHOO Sedang Bersantai Duduk Diatas Kursi Santai Sambil Ditemani Buku2 Komik , Kue2 Dan Permen2 Buatan Ke Dua Tangan Nya Sendiri .
( Bagian SHOO ) .
Hari Minggu Petang .
Ini Kejadian Sebelum Aku Dan Dia Akan Memulai Berhubungan Pacaran Delapan Hari Yang Dahulu .
Ta - Da , Disamping Kanan Aku Terdapat Buku2 Komik , Kue2 Dan Permen2 Buatan Ke Dua Tangan Sendiri .
" Ahhh , MMM ... , Kebahagian ... ! " Ujar SHOO Dengan Bahagianya .
Aku Sedang Menikmati Memakan Sepotong Kue Ditangan Kanan Dan Memegang Buku Komik Ditangan Kiri Ku .
Seperti Biasanya Aku Berjemur Diberanda Minggu Petang Ini , Sama Banyak Buku2 Komik , Kue2 Custard Taburi Orange Pie Dan Permen2 Yang Baru Ku Disiapkan .
" MMM , Custard Taburi Orange Pie Mewah , Hanya Berasal Dari Buatan Tangan , Bersantai Dari Capek Diakhir Pekan , Masa Yang Paling Membahagiakan ! " . Ujar SHOO Dengan Tersenyum Bahagianya .
Aku Bahagia Banget Sedang Menikmati Memakan Sepotong Kue Manis Custard Taburi Orange Pie Ditangan Kanan , Membaca Buku Komik Ditangan Kiri Ku Dan Sedikit Tertawa Pelan .
Aku Sedang Menikmati Membaca Buku Komik Romansa Remaja Kesukaan Ku .
Aku Tidak Bosan Sama Buku Komik Alur Romansa Remaja Kesukaan Ku .
" Hmmm , Cinta Sama Anak Cowo Lebih Muda Yang Baik , Aku Mau Mencoba Jenis Cinta Ini ... ... ... ! " Ujar SHOO Dengan Membayangkannya .
Aku Membayangkan Mungkin Betapa Bahagianya Pacaran Dengan Seorang Yang Lebih Muda Dari Ku .
Aku Berguling Diatas Kursi Santai Ku Dan Sambil Membayangkan Seseorang .
" Yah , Aku Pikir Ini Akan Membahagiakan , Tapi Sepertinya Merepotkan ... ! " . Ujar SHOO Dengan Sedikit Optimisnya .
Aku Berguling Kembali Diatas Kursi Santai Ku .
Tapi Aku Membayangkan Sama Siapakah Orangnya .
" Ugh ... , Cinta Atau Pacar , Ke Dua Nya Menuntut Kekuatan Fisik , Berjumpa , Mencintai , Mengaku ... Betapa Sulitnya Melakukannya , Gwa Ha Ha ! " . Ujar SHOO Dengan Tertawa Pelannya .
Aku Dalam Mode Tertutup Alias Menikmati Buku Komik Romansa Yang Ku Baca Dan Tertawa Pelan Seratus Persen .
" Gwa Ha Ha ! " . Ujar SHOO Dengan Tertawa Pelannya .
Aku Menutup Buku Komik Romansa Diatas Mulut Karena Sedikit Takut Jika Ada Orang Yang Mendengar Suara Ketawa Ku .
" Melakukan Ini , Perlahan Menjadi Sama Sekali Tidak Dapat Melakukannya , Aku Penasaran Jika Hanya Di Cewe Imut Kartun Mungkin Jatuh Dalam Jenis Cinta Ini , Gwa Ha Ha ! " . Ujar SHOO Dengan Tertawa Kerasnya .
( Bagian SHOO Dan YUTA ) .
Aku Masih Membayangkan Akan Buku Komik Romansa , Tertawa Keras Dan Kemudian Samar2 Ada Yang Memanggil .
" Hei ... ! " . Ujar YUTA Dengan Memanggilnya .
YUTA Masih Melihat Kesebelah Kiri Dan Memanggil SHOO .
SHOO Sedikit Kaget Karena YUTA Tiba2 Memanggil .
Karena Setiap Keluar Rumah , Berpapasan Selalu Aku Yang Menegur Dan Tersenyum Tapi YUTA Jarang Atau Bahkan Tidak Melakukannya .
Aku Menegur , Tersenyum Dan Menyadari Jika Baru Empat Hari Jika Apartemen Disebelah Kanan Ku Ada Orang Yang Baru Pindah .
Kamar Apartemen Aku Dan Dia Berada Dilantai Tiga .
Kamar Apartemen Aku Nomor Lima Belas .
Kamar Apartemen Dia Nomor Empat Belas .
" Bolehkah Aku Bertanya Sesuatu ? ! " . Ujar YUTA Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kiri Nya .
Aku Masih Belum Bergerak Dari Kursi Santai Ku .
Karena Aku Malas Mau Menjawabnya Dan Apalagi Menegur Dia .
" Anak Cowo Dari Apartemen Sebelah ? ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Penasarannya .
Tapi Aku Jadi Penasaran Kenapa Dia Memanggil Ku .
Atau Karena Tertawa Keras Aku Yang Tadi .
Aku Perlahan Langsung Bergerak , Berjalan Dan Mendekati Dia .
Beranda Apartemen Aku Dan Dia Dipisah Dengan Adanya Sebuah Dinding Kayu .
Aku Dan Dia Jadinya Harus Mendongak Sedikit Keluar Dari Dinding Kayu Beranda Apartemen Sendiri2 .
" Ap ... Apa Ini ? , Apakah Aku berisik ? Ku Rasa , Mungkin ? ! " . Ujar SHOO Dengan Takutnya .
Dia Melihat Aku Dengan Tatapan Datarnya .
" Tidak ... Bukan Ini ... Nah ! " . Ujar YUTA Dengan Terbatanya .
Dia Perlahan Pergi Memasuki Pintu Masuk Apartemen Seperti Mungkin Mau Mengambil Sesuatu Dan Aku Hanya Memandangnya .
( Bagian SHOO ) .
Aku Memandang Dia Dengan Tatapan Serius Ku .
" Anak Ini Mungkin Seorang Mahasiswa Universitas Disekitar Yang Baru2 Itu Pindah ... , Dia Muda Banget , Serius ! " . Batin Dan Ujar SHOO Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kanan Nya .
( Bagian SHOO Dan YUTA ) .
Ta - Da , Dia Kemudian Membawakan ****** ***** Cewe Dan Aku Menaikkan Alis Kanan Ku .
" Ini ... , Ini Berada Diberanda Apartemen Aku , Aku Pikir Itu Lewat Sini , Terbang ... ! " . Ujar YUTA Dengan Sedikit Malunya .
Aku Heran , Kaget Melihat Dia Membawakan Dan Memberikan ****** ***** Cewe Kepada Ku .
" Oh ... Jadi ... Maaf ! ! " . Ujar SHOO Dengan Menjeritnya .
Aku Baru Teringat Dan Menyadari Jika ****** ***** Yang Dibawa Dia Adalah Milik Ku .
" Ohhh ... ****** ***** Aku ! ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Menjeritnya .
" Tidak Masalah ... Sama2 ! " . Ujar YUTA Dengan Gelengnya .
" Betapa Bodohnya Aku ... Kesalahan Seperti Ini Didepan Seorang Anak Cowo Remaja ... ! , Martabat Dewasa Ku ! ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Malunya .
Aku Menutup Mata Ku Karena Mengalami Kejadian Yang Memalukan .
Seorang Anak Cowo Remaja Yang Memberikan ****** ***** Aku .
" Itu ... ! " . Ujar YUTA Dengan Penasarannya .
Aku Membuka Mata Ku Dan Melihat Dia .
Dia Menunjuk Sesuatu Seperti Kearah Kue2 Custard Taburi Orange Pie Dan Permen2 Aku Dengan Tangan Kiri Nya .
Aku Melihat Ternyata Tangan Kiri Dia Menunjuk Kue2 Dan Permen2 Ku .
" Apakah Kamu Suka Kue ? ! " . Ujar YUTA Dengan Tersenyum Tipisnya .
" Ya , Seluruhnya Manis , Ini Manis Banget Karena Aku Membuatnya Sendiri ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .
Dia Kaget , Seperti Kagum Karena Aku Membikin Dengan Ke Dua Tangan Kue2 Manis Custard Taburi Orange Pie Dan Permen2 Ku .
" Eh , Sepertinya Enak ! " . Ujar YUTA Dengan Kagumnya .
Aku Sedikit Bangga Karena Ada Seorang Anak Cowo Remaja Yang Memberitahu Jika Kue2 Ku Terlihat Enak Walaupun Tidak Dicicipi Dia .
Karena Aku Membikin Dan Memakan Kue2 Dan Permen2 Hanya Buat Ku Sendiri .
Aku Melihat Dan Dia Tersenyum Tipis .
" Ini Lucu Banget , Cinta Sama Anak Remaja , Aku Penasaran Apakah Itu Akan Dimulai ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Menahan Malunya .
Aku Terbayang Buku Komik Romansa Yang Ku Baca Karena Dia .
" Aku Akan Mencicipi Beberapa Kue , Ku Akan Memberi Kamu Ciuman ! " . Ujar YUTA Dengan Menahan Bahagianya .
" Ap ... ! " . Ujar SHOO Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kanan Nya Dan Terhenti .
__ADS_1
Dia Perlahan Mendekat Dan Tiba2 Mencium Bibir Lembut Aku .
Aku Membuka Mata Ku Lebar2 Karena Kaget Dan Melihat Dia .
Dia Melepaskan Pagutan Bibir Lembut Aku Dan Melihat Ku .
" Baiklah , Aku Akan Mengambil Beberapa Kue2 Dan Pergi ! " . Ujar YUTA Dengan Angguknya .
" Ya ! " . Ujar SHOO Dengan Seenaknya .
Aku Menjawab Dia Dengan Tanpa Kesadaran Ku .
Dia Perlahan Sambil Pergi Memasuki Pintu Masuk Apartemennya , Berlalu Meninggalkan Aku Yang Masih Kaget Dan Sedang Bengong .
" Jika Kamu Memasak Lagi , Tolong Hubungi Aku ! " . Ujar YUTA Dengan Diam2 Menjeritnya .
Aku Masih Kaget Banget , Sedang Bengong Dan Menahan Malu Ku Karena Dia Tiba2 Mencium Bibir Lembut .
( Bagian SHOO ) .
Sampai2 Ke Dua Kaki Gemetar Dan Perlahan Aku Terduduk Bersimpuh Dilantai Beranda Ku .
" Anak Remaja Ini Sepertinya Tidak Serius , Hanya Berciuman Kawan Itu Populer , Ku Rasa ... ! " . Ujar SHOO Dengan Malunya .
" Dug ... Dug ... Dug ... ! " . Bunyi Jantung Berdebar .
Aku Merasakan Jantung Ku Berdebar Karena Dia Mencium Bibir Lembut .
Aku Menutup Mulut Ku Dengan Ke Dua Tangan Karena Kaget Dengan Kejadian Yang Tadi Terjadi .
" Tapi Ini Terasa Luar Biasa ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .
Kemudian Ada Seseorang Yang Membunyikan Bel Pintu Apartemen Aku .
Aku Kaget , Perlahan Langsung Berlari Dan Mendekati Pintu Apartemen .
" Siapa ? ! " . Ujar SHOO Dengan Menjeritnya .
" Aku Yang Mencium Kamu Tadi ! " . Ujar YUTA Dengan Menjeritnya .
Aku Melihat Lubang Pintu Buat Melihat Apakah Benar Dia Yang Tadi Mencium Ku .
Ternyata Benar Dia Yang Tadi Mencium Aku .
Aku Membuka Pintu Apartemen Dan Melihat Dia .
" Kenapa ? ! " . Ujar SHOO Dengan Takutnya .
Dia Sedikit Menundukkan Kepalanya Dan Aku Ikut Sedikit Menundukkan Kepala Ku .
Kemudian Dia Mengulurkan Tangan Kanan Nya Dan Aku Ikut Mengulurkan Tangan Kanan Ku .
" Perkenalkan Aku KOBAYASHI , KOBAYASHI YUTA Dan Maaf , Kamu ? ! " . Ujar YUTA Dengan Muka Datarnya .
" Oh KOBAYASHI San , Aku ITO , ITO SHOO ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .
" Oh ITO San , Panggil Aja Aku YUTA ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .
Aku Mengangguk Karena Dia .
" Ngomong2 Aku Kesini Mau Meminta Kue Kamu Yang Diberanda ! " . Ujar YUTA Dengan Tersenyum Tipisnya .
" Kamu Mau Kue Aku ? ! " Ujar SHOO Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kanan Nya .
Dia Mengangguk Dan Pergi Keapartemen Aku Hanya Buat Meminta Kue .
Aku Heran Melihat Dia .
Akhirnya Aku Dan Dia Sampai Diberanda Apartemen .
" Aku Akan Menikmati Kue Ini ! " . Ujar YUTA Dengan Tersenyum Manisnya .
Aku Melihat Dia Tersenyum Manis .
" Ter ... Terima Kasih YUTA San ! " . Ujar SHOO Dengan Terbatanya .
" Panggil Aja YUTA Kun Karena Aku Muda Dari Kamu Kan ! " . Ujar YUTA Dengan Bahagianya .
" Oh YUT ... YUTA Kun ! " . Ujar SHOO Dengan Menelan Ludahnya .
Aku Menahan Malu Dan Melihat Dia Dengan Tatapan Serius .
Apakah Sesudah Ini , KOBAYASHI YUTA Kun Dan Aku , ITO SHOO , Hubungan Aneh Akan Dimulai ... .
( Bagian SHOO Dan YUTA ) .
Hari Minggu Petang .
Dia Sedang Menikmati Memakan Sepotong Besar Kue Manis Buatan Aku Dengan Ke Dua Tangan Dengan Lahap .
Aku , Dia Semenjak Pacaran Selalu Menikmati Hari Minggu Petang , Sambil Memakan Kue2 Dan Permen2 Diberanda Apartemen Masing2 .
Aku Bahagia Banget Melihat Dia Menikmati Memakan Sepotong Besar Kue Manis Buatan Ku Dengan Lahap .
" Apakah Kamu Butuh Sesuatu ? ! " . Ujar YUTA Dengan Muka Datarnya .
" Kamu Makan Apa Yang Aku Masak , Aku Pikir Ini Layak Dibikin ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .
Akhirnya Dia Selesai Memakan Sepotong Besar Kue Manis Buatan Aku Dengan Ke Dua Tangan Dengan Lahapnya .
" Aku Terpesona Dengan Kelucuannya Yang Tidak Dia Sadari , Manis Sekali ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Bahagianya .
Aku Tersenyum Bahagia Karena Memikirkan Pesona Dia Yang Lucu .
" Ngomong2 , Kaleng2 Bir Membludak Diberanda Kamu , Aku Lihat ... ! " . Ujar YUTA Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kiri Nya .
Dia Melihat Terlalu Banyak Kantong2 Sampah Dan Sampah Kaleng2 Bir Sampai Membludak Diberanda Apartemen Aku .
Aku Juga Menyukai Dan Menikmati Meminum Bir2 Kesukaan Ku .
Dia Tidak Mempermasalahkan Aku Buat Meminum Bir2 Kesukaan Ku .
Dia Hanya Mempermasalahkan Jika Aku Tidak Langsung Membuang Kantong2 Sampah Dan Sampah Kaleng2 Bir Dari Beranda Apartemen Ku .
" Kamu Sadar Ya ! , Aku Selalu Lupa Buat Membawanya Keluar ! " . Ujar SHOO Dengan Mengerucutkan Mulutnya .
" Aku Akan Mengeluarkan Kantong2 Sampah Dan Sampah Kaleng2 Bir Ditempat Pemilahan Daur Ulang Sampah , Aku Sedang Libur ! " . Ujar YUTA Dengan Tersenyum Tipisnya .
" Ini Sungguh Tidak Apa2 ? ! " . Ujar SHOO Dengan Bahagianya .
Aku Bahagia Banget Dia Menawarkan Buat Mau Mengeluarkan Kantong2 Sampah Dan Sampah Kaleng2 Bir Ditempat Pemilahan Daur Ulang Sampah Apartemen Dibawah .
Aku Perlahan Langsung Melihat , Mencari Dan Mengambil Kantong2 Dan Kaleng2 Bir Yang Akan Dia Keluarkan Dari Beranda Apartemen Ku .
" Ini Juga , Itu Juga ! " . Ujar SHOO Dengan Tersenyum Manisnya .
Tapi Kemudian Tiba2 Dia Tertawa Pelan , Aku Menoleh Dan Melihatnya .
" Ada Apa ? ! " . Ujar SHOO Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kanan Nya .
Aku Mau Memberikan Kantong2 Dan Kaleng2 Bir Dengan Ke Dua Tangan Kepada Dia .
" Tidak , Tidak Masalah Sama Sekali , Aku Hanya Berfikir Orang Dewasa Selalu Sibuk ! ! " . Ujar YUTA Dengan Tertawa Pelannya .
Aku Berfikir , Menahan Malu Diantara Kantong2 Dan Kaleng2 Bir .
Atau Karena Aku Orang Dewasa Yang Selalu Sibuk Dan Dia Tidak .
Apakah Salah Jika Aku Orang Dewasa Sibuk Dan Menyibukkan Diri .
Kemudian Dia Melihat Dan Tiba2 Mencium Bibir Lembut Aku .
Aku Masih Kaget Setiap Kali Dia Mencium Bibir Lembut Ku .
Dia Melepaskan Pagutan Bibir Lembut Dan Melihat Aku Dengan Muka Datarnya .
" Lain Kali , Tolong Buat Sacher Torte ! " . Ujar YUTA Dengan Tatapan Datarnya .
Aku Kaget Banget , Masih Bengong Dan Menahan Malu Ku Karena Dia Tiba2 Mencium Bibir Lembut .
Karena Aku Masih Belum Terbiasa Dicium Dia .
( Bagian SHOO ) .
Aku Mungkin Beruntung Dapat Memiliki Pacar Seperti Dia Si YUTA .
" YUTA Kun , Dia Mudah Mengatakan Kata2 Rayuan , Dengan Rayuan Indah , Manis Dan Memperlakukan Sama Keren Banget ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Menahan Malunya .
" Cowo Remaja Yang Ideal ! " . Ujar SHOO Dengan Bahagianya .
( Bagian SHOO ) .
__ADS_1
Hari Senin Petang .
Aku Baru Aja Pulang Dari Perusahaan Komik Tempat Ku Bekerja Kemudian Mampir Ke Supermarket Membeli Sedikit Barang2 Kebutuhan Apartemen , Makanan Dan Minuman Buat Persediaan Kulkas Selama Satu Bulan Seperti Biasanya .
Aku Tidak Melupakan Membeli Bir2 , Sake2 Kesukaan Dan Bahan2 Kue Manis Sacher Torte Juga Buat Dia .
Supermarket Yang Terdekat Dari Apartemen Aku Berjarak Dua Puluh Lima Meter .
Aku Selalu Pergi Dan Pulang Dari Supermarket Dengan Memakai Mobil Bus .
Dan Juga Perusahaan Komik Aku Berjarak Seratus Dua Puluh Lima Meter Dari Apartemen .
Aku Selalu Pergi Dan Pulang Dari Perusahaan Komik Ku Dengan Memakai Kereta Cepat Ekpres .
" Ehh , Aku Membeli Bir2 Dan Sake2 Terlalu Banyak ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kanan Nya .
Aku Kaget Tapi Bahagia Banget Karena Membeli Bir2 Dan Sake2 Kesukaan Ku .
Sebenarnya Aku Sudah Berjanji Dengan Diri Ku Sendiri Semenjak Pacaran .
Jika Aku Hanya Akan Membeli , Meminum Dua Kaleng Bir2 Dan Sake2 Aja .
( Bagian SHOO ) .
Aku Berjalan Menaiki Anak Tangga Mau Menuju Apartemen Ku Dilantai Tiga .
" Ugh ... Kenapa Banyak Banget Anak Tangga Kamu Wahai Induk Tangga ! " . Ujar SHOO Dengan Gelengnya .
( Bagian SHOO Dan YUTA ) .
Aku Sedang Antara Meratapi Anak , Induk Tangga , Berat Membawa Bir2 , Sake2 Dan Apartemen Yang Jauh Karena Tidak Sampai2 .
" Ugh ... Kenapa Juga Apa ... ! " . Ujar SHOO Dengan Mengerucutkan Bibir Lembut Dan Terhenti .
" ITO San ! " . Ujar YUTA Dengan Memanggilnya .
Aku Melihat Kesumber Suara Yang Memanggil Ku .
Aku Mengenali Sumber Suara Itu Dan Ternyata .
" YUTA Kun ... ! " . Ujar SHOO Dengan Tersenyum Manisnya .
Aku Melihat , Dia Menaiki Anak Dan Induk Tangga .
Aku Berhenti Menunggu , Dia Menaiki Anak , Induk Tangga Dan Perlahan Mau Mendekati Ku .
" Pulang dari Universitas ? Aku Juga Pulang Dari Perusahaan Ku ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .
" Oh ! Oh ! , Kantong2 Yang Berat Banget , Aku Akan Membawanya ! " . Ujar YUTA Dengan Muka Datarnya .
" Tidak apa2 , Ini Hanya Bir2 , Sake2 Dan Lain2 ! " . Ujar SHOO Dengan Gelengnya .
" Nah , Beri Aku Setengah ! " . Ujar YUTA Dengan Tersenyum Tipisnya .
Dia Perlahan Menaiki Anak Tangga Kembali , Semakin Mendekat Dan Aku Mendongak Keatas Melihatnya .
" ... ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Terpesonanya .
Dia Tersenyum Manis Dan Aku Menahan Malu .
Kemudian Aku Dan Dia Berjalan Bersebelahan Mau Menuju Apartemen Sendiri2 .
" Dia Juga Ramah ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Menahan Malunya .
" Aku Pikir Kamu Memberi Ku Bagian Kantong Yang Lebih Berat ! " . Ujar YUTA Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kiri Nya .
Dia Melihat Aku Dengan Tatapan Datarnya Yang Sedikit Dingin .
" Setiap Separuh Kantong2 Aku Berikan Kepada Kamu Berat Yang Sama ! " . Ujar SHOO Dengan Pura2 Polosnya .
" Apakah Dia Marah ? ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Menelan Ludah .
Dia Melihat Aku Dengan Tatapan Seriusnya Yang Sedikit Dingin .
Kemudian Dia Perlahan Berjalan Duluan Dari Aku .
" Apa Yang Akan Aku Lakukan Tanpa Kamu ? ! " . Ujar YUTA Dengan Gelengnya .
Dia Pergi Berlalu Meninggalkan Aku .
" Bukan Begitu ! " . Ujar SHOO Dengan Menelan Ludahnya .
Akhirnya Aku Dan Dia Sampai Didepan Apartemen Sendiri2 .
" Dimana Aku Harus Meletakkannya ? ! " . Ujar YUTA Dengan Angguknya .
" Bisakah Kamu Membawa Kantongnya Kedapur Aku ? , Tolong ! " . Ujar SHOO Dengan Tersenyum Tipisnya .
Aku Membuka Pintu Apartemen Dengan Tangan Kanan .
Dia Perlahan Mengikuti Aku Masuk Kedalam Apartemen .
" ... ! " . Batin Dan Ujar YUTA Dengan Bengongnya .
Aku Menabrak Dinding Rak Sepatu2 Ku Karena Kantong Sake2 Yang Berat .
" Apakah Oke Buat Masuk ? ! " . Ujar YUTA Dengan Menelan Ludahnya .
Aku Meletakkan Kantong Sake2 Diatas Meja Makan Kecil Dekat Wastafel Dapur Ku .
" Eh ? Sepatu Kamu Kotor ? Sudahlah ! Tidak apa2 ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .
Aku Sedikit Berjalan , Membuka , Mengambil Piring Berisi Kue2 Manis Sacher Torte Didalam Kulkas Buat Dia Yang Sebelumnya Ku Bikin Kemarin .
" Sandal Ini ... , Ditinggal Mantan Pacarnya , Gampang Dipakainya , Sepertinya Jarang Dipakai Orang Yang Masuk Apartemen ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Sedikit Mengerucutkan Bibir Kasarnya .
" Aku Memasak Sacher Torte Kemarin , Mau Makan ? Aku Memasak Terlalu Banyak ! " . Ujar SHOO Dengan Tersenyum Manisnya .
Dia Melihat Dan Perlahan Mendekati Aku .
" YUTA Kun ? Aku Harap Kamu Menyukainya , Apakah Aku Memiliki Sesuatu Buat Membungkusnya ! " Ujar SHOO Dengan Tertawa Pelannya .
Aku Perlahan Meletakkan Piring Berisi Kue2 Manis Sacher Torte Diatas Meja Makan Kecil .
Karena Aku Mau Mencari Sesuatu Buat Membungkus Piring Berisi Kue2 Manis .
" ITO San ! " . Ujar YUTA Dengan Memanggilnya .
Dia Menarik Pinggang Dengan Tangan Kiri Dan Mencium Bibir Lembut Ku .
Aku Pun Perlahan Membalas Mencium Bibir Kasar Dia Dan Ku Menikmati Ciumannya .
" ... ! " Batin Dan Ujar YUTA Dengan Memperdalam Ciumannya .
" ... ! " Batin Dan Ujar SHOO Dengan Menikmati Ciumannya .
Awalnya Ciuman Dia Ini Lembut Dan Ringan Tapi Kelamaan Buat Aku Semakin Berat .
Aku Sedikit Mendorong Dia Menjauh Dengan Ke Dua Tangan Agar Berhenti Mencium .
" YUT , YUTA Kun , Nafas Aku ... ! " . Ujar SHOO Dengan Menjerit .
Dia Melepaskan Pagutan Bibir Lembut Dan Aku Mencoba Mengambil Udara Buat Pernafasan Ku .
" Tidak Perlu Dibungkus , Aku Ambil Aja ! " . Ujar YUTA Dengan Terburunya .
Dia Dengan Terburu Burunya Berjalan Menuju , Membuka Pintu Apartemen Aku Dengan Tangan Kanan Dan Pergi Meninggalkan Ku .
Aku Hanya Bengong , Mematung Dan Melihat Dia Pergi Berlalu Meninggalkan Ku .
Dia Mencium Bibir Lembut Aku Petang Ini , Berbeda , Dari Biasanya .
" Apa Kesalahan Yang Telah Aku Perbuat ? Dia Benci Sacher Torte Mungkin , Mungkin Dia Pergi Karena Kamar Ku Terlalu Kotor ! " . Ujar SHOO Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kanan Nya .
Aku Sedikit Berputar Ke Kanan , Melihat Meja Makan Kecil Dan Berfikir Akan Sikap Dia Yang Tadi .
Aku Melihat Dan Baru Menyadari Jika Piring Berisi Kue2 Manis Tidak Ada Diatas Meja Makan Kecil .
Aku Tersenyum Bahagia Dan Malu Karena Dia Mau Mengambil Piring Berisi Kue2 Manis .
" Tapi ... Seperti Itu ... , Nah Buat Saat Ini ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .
Aku Perlahan Duduk Diatas Kursi Makan Kecil , Membuka Dan Meminum Satu Kaleng Bir Yang Ku Beli Tadi .
( Bagian SHOO Dan AERI ) .
Hari Selasa Petang .
Aku Dan Kawan Ku Dari Sejak Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Si AERI Sedang Berada Didalam Sebuah Kedai Makan Kafe Sayap Ayam Didekat Kantor Perusahaan Komik Kami .
Bersambung .
__ADS_1
Selamat Membaca .