CAKE KISS

CAKE KISS
Revisi Episod Ke Dua


__ADS_3

CAKE KISS .


Episod Ke Dua .


( Bagian SHOO ) .


Aku Perlahan Duduk Diatas Kursi Makan Sedang , Membuka Dengan Tangan Kiri Dan Meminum Satu Kaleng Bir Yang Ku Beli Tadi .


( Bagian SHOO Dan AERI ) .


Hari Selasa Petang .


Aku Dan Kawan Ku Dari Sejak Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Si AERI Sedang Berada Didalam Sebuah Kedai Makan Kafe Sayap Ayam Didekat Kantor Perusahaan Komik Kami .


Aku Dan AERI Sama2 Bekerja Ditempat Kantor Perusahaan Komik Tapi Beda Para2 Komikus .


SHOO Dan AERI Selalu Makan Sama2 Dikedai Kafe Sayap Ayam Didekat Kantor Perusahaan Komik .


" Rasanya Enak Sekali , Makan Sayap Ayam Sama Bir ! " . Ujar SHOO Dengan Menjeritnya .


Aku Kadang2 Selalu Menjerit Sesudah Selesai Meminum Satu Setengah Gelas Besar Bir Kesukaan Ku .


Aku Tidak Peduli Dengan Orang2 Disekitar Ku Didalam Kedai Makan Kafe Sayap Ayam .


" Diri Mu Tidak Mendengarkan Aku , Akhirnya Aku Pikir Aku Mendengar Kisah Cinta Dari Kamu , Tapi Itu Hanya Ciuman Dari Pria Yang Tidak Kamu Cintai ? Biarkan Dia Dirumah Kamu ? , Apakah Mu , Kawan Bermain Buat Dia ? ! " . Ujar AERI Dengan Geramnya .


SHOO Mau Menikmati , Memakan Sayap Ayam Dan Mendengar AERI Mengoceh Karena Kisah Cinta .


" Aku Cinta YUTA Kun ! " . Ujar SHOO Dengan Tersenyum Manisnya .


" Cinta Kamu Buat Dia Seperti Cinta Mu Kepada Bir ! ! " . Ujar AERI Dengan Menjeritnya .


Aku Sambil Menikmati , Mengunyah Sayap Ayam Dengan Lahap Dan Perlahan Mau Memberitahu Kepada AERI .


" Kata2 Kamu Menyebalkan Banget ! " Ujar SHOO Dengan Angguknya .


Aku Tersenyum Bahagia Dan Sambil Membayangkan Dia Yang Sedang Mencium Ku .


" Kita Berusia Dua Puluh Empat Tahun , Dan Orang2 Disekitar Kita Seluruh Akan Menikah , Mengapa Kamu Menganggap Cinta Seperti Mainan ? , Bukankah Saatnya Buat Cinta Sejati Sekarang ? ! " . Ujar AERI Dengan Angguknya .


AERI Memberi Nasehat2 Akan Hal Cinta Kepada Aku .


Aku Melihat AERI Peduli Akan Hal Cinta Dan Percintaan Ku Ini .


Tapi Sebenarnya Dari ( SMA ) AERI Sudah Selalu Peduli Akan Hal Apapun Itu Didalam Hidup Aku .


Aku Juga Dari ( SMA ) Sudah Selalu Peduli Akan Hal Apapun Itu Didalam Hidup AERI .


AERI Terlihat Serius , Sambil Menyilangkan Ke Dua Tangan Didepan Perutnya Dan Aku Hanya Mengangguk Mendengarkan Nasehat2 Akan Hal Percintaan Ku .


" Aku Penasaran Apakah Kamu Bisa Menjadi Serius Sekarang , Kamu Tahu Kan ! " . Ujar AERI Dengan Seriusnya .


Aku Sambil Hanya Samar2 Mendengarkan AERI Memberi Nasehat2 Hal Cinta .


" Kamu Suka Tidak , Pacaran Dengan Dia Atau Putus , Berada Dalam Kondisi Seperti Ini Diapartemen Yang Sama ! " . Ujar AERI Dengan Gelengnya .


( Bagian SHOO ) .


Hari Rabu Malam .


Aku Baru Selesai Makan Malam Didalam Apartemen Dan Berencana Mau Membikin Kue2 .


" Apa Yang Akan Aku Bikin Malam Ini ? ! " . Ujar SHOO Dengan Mengerucutkan Mulutnya .


Aku Sedang Sambil Memegang , Membaca Buku Resep Manisan Kue2 Dan Permen2 .


" Tidak ... Salah Dua Petang Kemarin YUTA Kun Meminta Dibikin Kue Sacher Torte Kan Dan Aku Sudah Membeli Bahan2 Kue Nya ! " . Ujar SHOO Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kanan Nya .


Aku Sedikit Berjalan Menuju Rak Masak Mengambil Bahan2 Kue Seperti Mentega , Cokelat Hitam , Gula Bubuk , Gula Pasir , Ekstrak Vanila , Tepung Serbaguna Dan Garam .


Aku Meletakkan Seluruh Bahan2 Kue Ini Diatas Tempat Nampan Makanan Agar Mudah Ku Bawa Menuju Meja Makan Sedang .


Kemudian Aku Sedikit Berjalan Menuju Kulkas Mau Mengambil Bahan2 Kue Yang Lain2 Seperti Mentega , Cokelat Glaze , Selai Aprikot Dan Telur .


Aku Meletakkan Tujuh Telur Didalam Tempat Metal Sedikit Besar Agar Tidak Pecah Dan Tidak Lupa Ku Bawa Bahan2 Yang Lain Juga Menuju Meja Makan Sedang .


" Aku Harap YUTA Kun Menyukai Kue Sacher Torte Yang Ku Bikin Ini ... ! " . Ujar SHOO Dengan Tersenyum Manisnya .


Aku Sedikit Berjalan Menuju Rak Makan , Mengambil Satu Persatu Alat2 Pembuat Kue Dan Lain2 Menuju Meja Makan Sedang .


Aku Perlahan Mulai Memasak Dan Membikin Kue Sacher Torte Yang Dia Pesan Dua Petang Kemarin .


Aku Mencampur Satu Persatu Bahan2 Kue Dengan Seksama , Perlahan Karena Tidak Mau Dan Juga Takut Jika Dia Akhirnya Tidak Menyukainya .


Karena Selama Ini Aku Kadang2 Selalu Membikin , Memakan Kue2 Dan Permen2 Buatan Ke Dua Tangan Hanya Buat Ku Sendiri .


( Bagian SHOO Dan YUTA ) .


Ketika Aku Sambil Masih Mencampur Dan Mengaduk Bahan2 Kue Dengan Mixer Samar2 Ku Mendengar Suara Batuk Seseorang .


" Uhuk ... Uhuk ... ! " . Suara Batuk Pelan .


" Hmm ... , Apakah Itu YUTA Kun ? ! " . Ujar SHOO Dengan Kagetnya .


Aku Berhenti Memixer Bahan2 Kue Dan Melihat Dinding Kearah Sebelah Kiri .


" Uhuk ... Uhuk ... ! " . Suara Batuk Keras .


" Apakah Dia Demam ? ! " . Ujar SHOO Dengan Cemasnya .


Aku Sedikit Berjalan Menuju Kulkas Mau Melihat Apakah Ada Sesuatu Yang Menyehatkan Kerongkongan Buat Dia .


Aku Melihat Ada Beberapa Sisa Honey Cake Yang Kemarin Malam Ku Bikin Dan Simpan Didalam Kulkas .


Aku Melihat Ada Madu Dan Lemon Juga Didalam Kulkas .


" Nah Ini Dia ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .


Aku Mengeluarkan Madu , Lemon Dan Kemudian Ku Bawa Menuju Meja Didekat Kompor Masak .


Kemudian Aku Sedikit Berjalan Menuju Rak Masak Mengambil Bahan2 Teh Herbal Lemon Seperti Jahe Bubuk , Kunyit Bubuk , Teh Hijau , Gula Pasir , Serai Bubuk , Dan Ku Bawa Menuju Meja Didekat Kompor Masak .


Akhirnya Aku Perlahan Mulai Meracik Dan Membikin Teh Herbal Lemon Buat Kerongkongan Dia .


Aku Teringat Jika Tempat Bahan2 Kue Belum Ku Tutupi .


Aku Sedikit Berjalan Menuju Meja Makan Sedang , Memegang Dan Mengambil Tempat Bahan2 Kue Yang Tadi Ku Mixer .


Kemudian Aku Sedikit Berjalan , Membawa Tempat Bahan2 Kuenya Dan Memasukkan Kedalam Kulkas .


Aku Sedikit Berjalan Menuju Meja Makan Sedang Kembali , Membersihkan , Merapihkan Satu Persatu Alat2 Pembuatan Kue2 Dan Lain2 .


Aku Sedikit Berjalan Menuju Kompor Dan Melanjutkan Memasak Teh Herbal Lemon Kembali .


Aku Mondar Mandir Dari Meja Makan Sedang , Kompor Masak Agar Teh Herbal Lemon Tidak Sedikit Mengental Dan Gosong .


Lima Menit Berlalu Akhirnya Teh Herbal Lemon Aku Sudah Selesai .


Aku Mendongak Keatas Mencari Wadah Botol Air Buat Memasukkan Teh Herbal Lemon .


Aku Sedikit Berjalan Menuju Kearah Kanan Kulkas , Memegang Dan Mengambil Kantong Sedang Buat Diletakkan Teh Herbal Lemon Dan Honey Cake .


Aku Memasukkan Teh Herbal Lemon Dan Honey Cake Kedalam Kantong Sedang Dan Bersiap Siap Mau Memberikan Ini Kepada Dia .


" Aku ... Pikir Ini Hanya Bantuan Kecil Buat Ketika Orang Sakit ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .


( Bagian SHOO Dan YUTA ) .


Akhirnya Aku Sampai Didepan Pintu Keluar Apartemen Dia .


Apartemen Aku Sebelah Kanan Dia .


Aku Menekan Dengan Tangan Kanan Tombol Bel Pintu Keluar Apartemen Dia .


" Ding Dong ... Dig Dong ... Ding Dong ! " . Bunyi Bel Pintu .


" YUTA Kun ! Ini Aku , SHOO ! " . Ujar SHOO Dengan Menjeritnya .


Aku Menunggu Dengan Sabar Dia Akan Membukakan Pintu Masuk Apartemennya .


Aku Mendengar Dia Seperti Berlari Dan Pergi Menuju Pintu Masuk Apartemennya .


" Jangan Ber ... ! " . Ujar SHOO Dengan Gelengnya .


Aku Berhenti Karena Dia Membuka Pintu Masuk Apartemennya Dan Terlihat Sedikit Pucat .


" Apakah ... Apakah Kamu Baik2 Aja ? Diri Mu Pucat ... ! " . Ujar SHOO Dengan Cemasnya .

__ADS_1


Aku Melihat Dia Banyak Mengeluarkan Peluh .


" Uhuk , Uhuk , Tidak ... Bukan Seperti Itu ... Apakah Kamu Membutuhkan Sesuatu ? ! " . Ujar YUTA Dengan Gelengnya .


Aku Menyerahkan Kantong Sedang Berisi Teh Herbal Lemon Dan Honey Cake Kepada Dia .


" Ini ! , Teh Herbal Lemon Dan Honey Cake , Semoga Buru Sembuh ! " . Ujar SHOO Dengan Tersenyum Manisnya .


" Tidak ... Aku Tidak Bisa Mengambilnya ! " . Ujar YUTA Dengan Menelan Ludahnya .


" Eh ? Kenapa ? Apakah Kamu Tidak Suka Madu ? ! " . Ujar SHOO Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kanan Nya .


Dia Menolak , Sedikit Menjauhkan Kantong Sedang Berisi Teh Herbal Lemon Dan Honey Cake Dari Aku .


" Jika Aku Mencium Kamu , Ku Mungkin Membuat Mu Demam Juga ! " . Ujar YUTA Dengan Angguknya .


Aku Kaget Dengan Jawaban Dia Yang Menurut Ku Aneh .


Aku Menahan Malu Dan Melihat Dia Dengan Tatapan Serius Ku .


" Dug ... Dug ... Dug ... ! " . Bunyi Jantung Berdebar .


Dia Melihat Aku Dengan Tatapan Datarnya Tapi Seperti Mungkin Sedikit Sedih .


" Dug ... Dug ... Dug ... ! " . Bunyi Jantung Berdebar .


Aku Terdiam Sebentar , Kemudian Memegang Ke Dua Tangan Dia , Menyerahkan Kantong Sedang Berisi Teh Herbal Lemon Dan Honey Cake Ini .


" Ah ? Apa ? Aku Tidak Butuh , Ap ... Apa Kata Kamu ? Tidak Perlu Ciuman , Mu Selalu Banyak Membantu Ku Hingga Hari Ini ! " . Ujar SHOO Dengan Gelengnya .


Aku Menggeleng , Perlahan Mau Berjalan Dan Pergi Berlalu Meninggalkan Dia .


" Tidak Apa2 Tanpa Ciuman ... ! " . Ujar SHOO Dengan Tersenyum Tipisnya .


" ITO San ! " . Ujar YUTA Dengan Memanggilnya .


Aku Melihat Dan Kemudian Tiba2 Dia Mencium Leher Kanan Ku .


Aku Dan Dia Terdiam Sebentar .


Lima Belas Detik Berlalu Dia Melihat Dan Aku Menahan Malu Ku .


Aku Melihat Dia Juga Seperti Menahan Malunya .


" Jika Jika Aku ... Mencium Kamu Seperti Ini , Mu Tidak Akan Terkena Penyakit , ITO San ! " . Ujar YUTA Dengan Tersenyum Tipisnya .


" Aku ... Paham ! Tolong Jangan Repotkan Ku ! " . Ujar SHOO Dengan Menelan Ludahnya .


Aku Perlahan Langsung Berlari Menuju Keapartemen Ku Dan Pergi Berlalu Meninggalkan Dia .


" IT ... ITO San ? ! ! " . Ujar YUTA Dengan Menjeritnya .


Dia Sedikit Keluar Dari Pintu Keluar Apartemennya Dan Melihat Aku .


Akhirnya Aku Sampai Didepan Pintu Masuk Apartemen Ku Dan Melihat Dia Sebentar .


" Selamat Malam ... ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .


Kemudian Aku Buru2 Membuka Dengan Tangan Kanan , Menutup Dan Membanting Pintu Masuk Apartemen Ku .


( Bagian SHOO Dan AERI ) .


Akhirnya Aku Sampai Didalam Apartemen , Berlari Dan Pergi Menuju Kasur Tidur Ku .


Aku Perlahan Terduduk Diatas Kasur Tidur Ku .


" Hangatnya , Suaranya , Tangannya ! " . Ujar SHOO Dengan Menahan Malunya .


Aku Perlahan Menjatuhkan Badan Kearah Kiri Diatas Kasur Tidur Ku .


" Bahkan , Suaranya ... Menyenangkan Banget , Dia Membikin Muka Yang Keren , YUTA Kun ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Menahan Malunya .


Tiba2 Aku Terbayang Apa Yang Dikatakan AERI Kemarin Petang .


" Aku Penasaran Apakah Kamu Bisa Menjadi Serius Sekarang ! " . Ujar AERI Dengan Seriusnya .


" Apa Yang Bisa Aku Lakukan ? , Itu Bukan Apa2 Sampai Sekarang , Tapi , Aku Terpesona Dari Kelucuan Dia ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Angguknya .


( Bagian SHOO Dan YUTA ) .


Hari Kamis Pagi .


Walaupun Aku Tidur Itu Hanya Empat Jam Aja Karena Mereka Selalu Muncul Terbayang .


Mereka Selalu Membayangi Aku Dikala Tertidur Bermimpi .


Dia Selalu Membayangi Aku Dengan Muka Datarnya .


AERI Selalu Membayangi Aku Dengan Nasehat2 Nya .


" Cip ... Cip ... Cip ... ! " . Bunyi Burung Pagi .


Aku Bersiap Siap Mau Pergi Bekerja Dikantor Perusahaan Komik Ku .


" Semoga Aku Tidak Jumpa Sama Dia ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .


Aku Kadang2 Berpapasan , Berjumpa , Tersenyum Ketika Dia Pergi Keuniversitasnya .


" ITO San , Selamat Pagi , Aku Sehat Sekarang Karena Kamu ! " Ujar YUTA Dengan Menjeritnya .


" Selamat Pagi ! " Ujar SHOO Dengan Menjeritnya .


Aku Langsung Membanting , Mengunci Pintu Keluar Apartemen , Buru2 Berlari Dan Pergi Berlalu Meninggalkan Dia .


Aku Terpaksa Membanting Pintu Keluar Apartemen Karena Ku Tidak Sanggup Menahan Malu Melihat Dia .


( Bagian SHOO Dan YUTA ) .


Aku Terus Berlari , Pergi Menuruni Anak Dan Induk Tangga Sampai Ku Merasa Sudah Terlalu Jauh Dari Dia .


" Ha ... Ha ... Ha ... ! " . Bunyi Nafas Terengah .


Akhirnya Aku Berhenti Didekat Pembatas Jalan Raya Arah Kiri Dan Sedikit Jauh Dari Tempat Tinggal Bangunan Apartemen .


Aku Perlahan Terduduk Diatas Aspal Pejalan Kaki Karena Capek Berlari .


Sebagian Pejalan Kaki Ada Yang Melihat , Menoleh Dan Memandang Aku Yang Terduduk Diatas Aspal Karena Capek Berlari .


" Aku Berperilaku Aneh , Adrenalin Aku Naik , Aku Tidak Bisa Tidur Nyenyak , Mata Aku Menjadi Gelap , Terlalu Sadar , Ku Tidak Sanggup Melihat Muka Dia ! ! " . Ujar SHOO Dengan Menahan Malunya .


Perlahan Aku Sudah Sedikit Tenang Dan Kemudian Ku Berdiri Kembali .


" Itu Menjadi Merepotkan Banget , Memikirkan , Akan Saat Aku Memberi Dia Kue2 ! " Ujar SHOO Dengan Angguknya .


Tiba2 Aku Terbayang Apa Yang Dikatakan Dia Saat Pertama Kali Berkenalan .


" Terima Kasih Sudah Memberi Aku Kue2 , ITO San ! " . Ujar YUTA Dengan


.


" Bisakah Dia Mencium Aku Meskipun Tidak Ada Apa2 Diantara Kita Saat Itu ? ! " . Ujar SHOO Dengan Mengerucutkan Bibir Lembutnya .


( Bagian SHOO ) .


Hari Jumat Malam .


Aku Menekan Dengan Tangan Kanan Tombol Bel Pintu Keluar Apartemen Dia .


" Ding Dong ... Dig Dong ... Ding Dong ! " . Bunyi Bel Pintu .


Aku Berada Didepan Pintu Keluar Apartemen Dia Buat Meminta Maaf Dan Memperbaiki Keadaan Karena Akan Hal Dua Malam Kemarin .


Aku Juga Sambil Membawa Kantong Sedang Berisi Kue2 Dan Permen2 Yang Ku Bikin Dengan Ke Dua Tangan Buat Dia Makan .


" Eh Dia Tidak Diapartemen ? , Aku Hampir Tidak Berani Buat Datang Kesini Dan Pergi Kemana ? ! ! " . Ujar SHOO Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kanan Nya .


Aku Merasa Mungkin Dia Marah Kepada Ku Karena Berlari Menghindarinya Kemarin Pagi .


Mungkin Aku Harus Menunggu Dia Sekali Lagi Besok , Ku Menunggu Berganti Hari .


Hari Sabtu Malam .


Aku Menekan Dengan Tangan Kanan Tombol Bel Pintu Keluar Apartemen Dia Kembali .


" Ding Dong ... Dig Dong ... Ding Dong ! " . Bunyi Bel Pintu .


Aku Sambil Juga Masih Membawa Kantong Sedang Berisi Kue2 Dan Permen2 Kembali Yang Ku Bikin Dengan Ke Dua Tangan Buat Dia Makan .

__ADS_1


" Eh Dia Tidak Diapartemen Kembali ? ! " . Ujar SHOO Dengan Mengerucutkan Mulutnya .


Hari Ahad Malam .


Aku Menekan Dengan Tangan Kanan Tombol Bel Pintu Keluar Apartemen Dia Kembali .


" Ding Dong ... Dig Dong ... Ding Dong ! " . Bunyi Bel Pintu .


Aku Sambil Juga Masih Membawa Kantong Sedang Berisi Kue2 Dan Permen2 Kembali Yang Ku Bikin Dengan Ke Dua Tangan Buat Dia Makan .


" Eh Dia Masih Tidak Diapartemen Kembali ? ! " . Ujar SHOO Dengan Cemasnya .


Aku Terus Masih Menunggu Tapi Dia , Setelah Hari Itu , Dan Hari Berikutnya Juga Berlalu .


Hari Senin Malam .


Aku Terus Masih Menunggu Dia Pulang Sampai Delapan Hari Sudah Berlalu .


" Tapi YUTA Kun Tidak Kembali ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Cemasnya .


Aku Melihat Kantong Besar Berisi Kue2 Dan Permen2 Buat Dia Yang Menumpuk Didalam Apartemen Ku .


Aku Menumpuk Kantong Besar Berisi Kue2 Dan Permen2 Diatas Meja Makan Sedang .


" Sudah Satu Minggu , Dan Masih Dia Belum Kembali , Kue2 Dan Permen2 Bertumpuk Disini Buatnya ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Angguknya .


Aku Berjalan Menuju Pintu Keluar Apartemen Dan Mau Melihat Apakah Dia Sudah Pulang .


Aku Membuka Pintu Masuk Apartemen Dengan Tangan Kanan , Mengintip Dan Melihat Ke Kiri .


Aku Melihat Pintu Masuk Apartemen Dia Masih Tertutup .


Aku Merasa Heran Banget Kenapa Dia Tidak Pulang2 .


Mungkin Dia Masih Marah Banget Kepada Aku Yang Berlari Meninggalkannya Dua Pagi Kemarin .


Lima Belas Detik Berlalu Aku Masuk Kedalam Apartemen Ku Kembali .


Satu Menit Berlalu Aku Merasa Sedikit Optimis Jika Dia Pasti Akan Pulang .


Kemudian Aku Sambil Membawa Kantong Besar Berisi Kue2 , Permen2 , Berjalan Menuju Pintu Keluar Apartemen Kembali Dan Melihat Apakah Dia Sudah Pulang .


Aku Mengintip Pintu Masuk Apartemen Dia Dan Melihat Kearah Kiri .


Aku Melihat Pintu Masuk Apartemen Dia Masih Tertutup .


Aku Tiba2 Terbayang Jika Sudah Terjadi Sesuatu Kepada Dia .


" AAA ! Mungkin Dia Jatuh Diapartemennya Tidak Sadar ? ! ! " Batin Dan Ujar SHOO Dengan Menjeritnya .


Aku Membayangkan Jika Dia Jatuh Pingsan Dan Tidak Sadarkan Diri Diberanda Apartemen Karena Demamnya .


Aku Cemas , Kaget Dan Takut Jika Sudah Terjadi Sesuatu Kepada Dia .


" Uhh ITO San ... Tolong ! " . Ujar YUTA Dengan Muka Pucatnya .


Aku Menggelengkan Kepala Ku Agar Tidak Terjadi Sesuatu Kepada Dia .


" Aku Tidak Bisa Melihat Dia Disini ! " . Ujar SHOO Dengan Menelan Ludahnya .


Aku Berlari Dan Pergi Menuju Kaca Jendela Luar Apartemen Dia .


Akhirnya Aku Sampai Didepan Kaca Jendela Luar Apartemen Dia .


" Dia Tidak Ada , Mungkin Dia Ada Dirumah Orang Tuanya , Jika Tidak ... ! " . Ujar SHOO Dengan Gelengnya .


" Dug ... Dug ... Dug ... ! " . Bunyi Jantung Berdebar .


Aku Merasa Jantung Ku Berdebar Lambat Dan Rasanya Sakit .


Baru Kali Ini Aku Merasakan Jantung Aku Berdebar Lambat Dan Rasanya Sakit Karena Dia .


" Sama Pacarnya ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya .


Aku Merasa Cemas , Cemburu Merasuki Pikiran , Dari Kompensasi Hubungan Manis , Kaki Gemetar , Tidak Bisa Bernapas Karena Memikirkan Dia Dan Pacarnya .


" Apa Yang Bisa Aku Lakukan ? , Cinta Itu Banyak Masalah , Ini Sebabnya ... ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Angguknya .


Aku Tergelincir Dan Terduduk Bersimpuh Didepan Kaca Jendela Luar Apartemen Dia .


" Aku Rindu YUTA Kun , Aku Rindu Dia ... ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Sedihnya .


Jantung Aku Rasanya Sakit Dan Sesak Buat Bernafas .


Aku Perlahan Merasakan Satu Titik Air Mata Jatuh Menuruni Dan Membasahi Pipi Kanan Ku .


" Tuhan Kenapa Aku Mulai Menyukai Dia , Apakah Aku Hanya Bertepuk Sebelah Tangan , Apa Mungkin Benar Jika Orang Remaja Kadang2 Selalu Mempermainkan Hati Orang Dewasa Atau Ini Hanya Dugaan Ku ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Menyangkalnya .


( Bagian SHOO Dan YUTA ) .


Aku Mendongak Keatas Dan Melihat Kaca Jendela Luar Apartemen Dia .


" YUTA Kun , Apakah Kamu Sun ... ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Kagetnya Dan Terhenti .


" ITO San ? ! " . Ujar YUTA Dengan Memanggilnya .


Aku Kaget , Terdiam Dan Mengingat Suara Siapakah Itu .


" YUT ... YUTA ... Kun ... ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Terbatanya .


Aku Menoleh Kesumber Suara Yang Memanggil Ku Kearah Kanan .


Ternyata Benar Dugaan Aku Sumber Suaranya Yang Memanggil Ku Adalah Suara Dia .


Aku Kaget Tapi Bahagia Karena Akhirnya Dia Pulang .


Aku Mengusap Ke Dua Mata Dengan Kasar , Perlahan Ku Berdiri Dan Melihat Dia .


" Apa Yang Sedang Kamu Lakukan ? ! " . Ujar YUTA Dengan Cemasnya .


Aku Kembali Kaget Karena Suara Dia Seperti Terlalu Dekat Kepada Ku .


Aku Melihat , Ternyata Benar Dia Didepan Ku Dan Hampir Terlalu Dekat .


" AAAh , Oh ... Aku Tidak Melakukan Apa2 ... ! " . Ujar SHOO Dengan Kagetnya .


Aku Mendongak Keatas Dan Melihat Dia .


Dia Melihat Aku Seperti Dengan Tatapan Cemasnya .


" Sungguh ? ! " . Ujar YUTA Dengan Tersenyum Tipisnya .


Tiba2 Tali Kantong Besar Berisi Kue2 Dan Permen2 Putus Dari Genggaman Tangan Kiri Aku .


Aku Melihat Itu Jatuh Berserakan , Kemudian Buru2 Ku Memungut Tempat2 Kue2 Dan Permen2 .


Dia Ikut Buru2 Memungut Tempat2 Kue2 Dan Permen2 Aku .


Aku Melihat Ke Dua Tangan Dia Yang Memungut Tempat Kue Ukuran Sedang .


" Apakah Ini Kue ... ? , Itu Banyak Banget ... ? ! " . Ujar YUTA Dengan Herannya Dan Menaikkan Alisnya Kiri Nya .


" Aku Minta Maaf ! Aku Akan Pergi ! Membuangkan Barang2 Ini Sekarang ! " . Ujar SHOO Dengan Menjeritnya .


" ITO San ? ! ! " . Ujar YUTA Dengan Kagetnya .


Aku Buru2 Memasukkan Tempat Kue2 Dan Permen2 Didalam Kantong Besar Kembali .


" Aku Tahu Ini Banyak Dan Menyebabkan Hal Bagi Kamu , Aku Berlebihan ! " . Ujar SHOO Dengan Menahan Malunya .


Aku Diantara Menahan Malu Dan Tangisan Ku Karena Dia Menyebalkan .


Mungkin Aku Sudah Melakukan Sesuatu Yang Berlebihan Buat Dia .


" Kamu Hanya , Tertarik Pada Kue2 Aja ... Bukan Kep ... ! " . Ujar SHOO Dengan Angguknya Dan Terhenti .


Dia Memegang , Menarik Tangan Kanan Dan Tiba2 Mencium Bibir Lembut Aku .


Aku Kaget Karena Ciuman Dia , Sampai2 Perlahan Merasakan Satu Titik Air Mata Jatuh Menuruni Dan Membasahi Pipi Kanan Ku .


" Uh , Kenapa Menjadi Sedikit Kasar , Itu Bukan Ciuman Buat Kue ! " . Batin Dan Ujar SHOO Dengan Menahan Malunya .


Dia Melepaskan Pagutan Bibir Lembut Dan Melihat Aku .


Aku Menelan Ludah Dan Jadi Ikut Melihat Dia .


Bersambung .

__ADS_1


Selamat Membaca Kawan2 Aku .


__ADS_2