
mereka yang baru saja sampai pada pintu gerbang sekte, disambut oleh guru Meli dan Hua.
Hua yang melihat kakak angkat nya yang telah pulang dengan selamat dan tanpa ada luka sedikitpun merasa sangat senang.
Hua yang sangat senang langsung berlari menuju arah Yu le dan langsung memeluknya.
(Hua)"kakak, kakak, selama kakak pergi aku sangat merindukan mu loh".
(Yu le)"Iyaa, iya kakak tau kok".
Guru Meli yang melihat Yu le membawa orang baru dengan nya, bertanya siapa yang berada di samping nya itu.
Zhong Cheng yang mendengar pertanyaan dari guru Mali, menjawab dengan lantang dan penuh percaya diri Bahwa dirinya adalah pelayan dari tuan Yu le.
"saya Zhong Cheng pelayan setia tuan Yu le!!"
guru Meli yang mendengar Zhong Cheng berkata begitu, membuatnya sangat Syok dan terkejut.
Yu le yang menjalankan misi selama satu bulan, telah memiliki pengikut setia??
Yu le yang melihat gurunya terkejut, lantas menjelaskan semua yang dia alami selamat menjalani misi dengan sesingkat singkatnya.
Setelah semuanya jelas,Yu le izin pamit kepada guru Meli dan Hua untuk pergi melapor keberhasilan misinya pada biro misi sekte
Hua yang akan ditinggal oleh kakaknya, memutuskan untuk mengikuti Yu le menuju biro misi
Yu le yang mendengar permintaan dari adiknya itu memutuskan untuk menyetujuinya.
Yu le memerintahkan Zhong Cheng untuk mengambil bunga racun, dari motor terbang itu.
Hua yang melihat hanya segumpal jaring yang dibawa oleh kak Zhong Cheng, bertanya kepada Yu le
"Eehh ??, kakak bilang bunga racun, tetapi Kenapa benda yang dibawa oleh kakak Zhong Cheng berbentuk bulat bukan berbentuk)u bunga".
Yu le yang mendengar pertanyaan dari adiknya, menjawab jika Inging tahu ikuti saja dirinya.
"Jika inggin tahu ikuti kakak ke biro Misi ya".
saat Yu le, Zhong Cheng, dan Hua berjalan menuju biro misi, Hua terus bertanya kepada kakak nya siapa saja yang ia hadapi saat dalam perjalanan.
Zhong Cheng yang mendengar antusias dari Hua menjelaskan secara sedetail-detailnya siapa saja musuh yang dihadapi Yu le.
Hua yang telah mendengar cerita dari Zhong Cheng mengatakan Yu le sangat hebat.
Zhong Cheng yang mendengarnya, membalasnya dengan, mengatakan "pastinya kerena ia adalah tuan ku".
Setelah lama bercerita, mereka tanpa sadar telah sampai di biro misi.
Yu le tanpa berlama-lama lagi Langsung menyerahkan bunga racun yang dipegangnya.
Pada awalnya resepsionis yang menerima misi dari Yu le, tak percaya.
__ADS_1
Dikarenakan misi dari Yu le mengambil bunga racun, tetapi yang ia bawa adalah bola jaring.
Yu le yang mendengar perkataan resepsionis melempar bola jaring tersebut ke atas.
dengan grass sword nya Yu le menebas bola jaring di atas kepalanya, dan seketika bunga racun terlihat jelas.
Para murid yang melihat Yu le benar-benar menyelesaikan misi tingkat tinggi, terkesan dibuatnya.
resepsionis yang sudah menerima bunga racun, memberi Yu le, hak untuk berjumpa dengan ketua sekte.
Yu le yang mendengarnya sangat senang, ia bertanya kapan ia bisa menemui ketua Sekte??
Si resepsionis yang mendengar pertanyaan dari Yu le menjawab jika ia bisa memenuhinya pada esok hari di Aula sekte.
Yu le yang sudah mendengar jawabannya, memutuskan untuk izin pamit karena ia yang sudah lelah berpergian.
Malam tiba, di saat Zhong Cheng sedang tertidur, Yu le melatih basis kultivasinya.
Dikarena Yu le berlatih dia dapat menembus kultivasi Aura pil emas tahap awal.
Dikarenakan lonjakan energi yang dipancarkan oleh Yu le, Zhong Cheng terbangun di buatnya.
Zhong Cheng yang melihat tuannya berlatih,ia juga ikut berlatih bersama Yu le.
Satu malam pun telah berlalu hasil dari kultivasi mereka berdua.
Zhong Cheng telah menembus ranah Aura kebangkitan tahap menengah.
Sehabis mereka berdua berlatih, mereka memutuskan untuk membasuh diri di pemandian air panas milik sekte.
Pada saat Yu le dan Zhong Cheng mandi dan mengenakan bajunya,mereka dipanggil oleh utusan ketua sekte untuk menemuinya.
Mereka berdua dituntun oleh utusan menuju aula utama.
Yu le yang melihat ketua sekte duduk di bangku atas, langsung memberikan hormat dan memerintahkan Zhong Cheng untuk hormat juga.
Zhong Cheng yang mendengar perintah dari tuannya, memberi hormat kepada ketua sekte.
"Mohon sekte menerima hormat dari kami berdua" ujar dari Yu le.
Ketua sekte yang sudah menerima hormat dari mereka berdua.
Yu le langsung menanyakan, apa yang Yu le dan Zhong Cheng inginkan sebagai hadiah penyelesaian misi.
Zhong Cheng menjawabnya dengan.
"Permintaan dari tuan saya adalah berkah bagi saya sendiri".
Ketua sekte yang mendengar perkataan dari Zhong Cheng langsung mengganggu dan, menanyakan Yu le apa yang ia inginkan.
Yu le yang ditanyakan oleh ketua sekte menjawab.
__ADS_1
"Hormat kepada ketua sekte, permintaan saya mungkin akan terdengar sedikit egois".
Ketua setia mendengar perkataan Yu le, berkata tak usah dihiraukan.
Yu le yang sudah mendengar perkataan dari ketua Sekte tidak akan sungkan lagi.
dengan lantang Yu le berkata.
"mohon maaf sebelumnya ketua Sekte, saya Yu le ingin memisahkan diri dari sekte Tao".
Sontak perkataan dari Yu le, mengejutkan semua guru dan murid yang berkumpul di aula sekte.
Guru Meli yang mendengarnya pun langsung membentak Yu le dan berkata.
"Murid Yu, kau telah terlalu lancang kepada ketua sekte".
Yu le yang mendapatkan teguran dari guru meli, tak bergeming dan tetap pada pilihannya.
ketua sekte yang mendengar keinginan dari Yu le, bertanya apa yang ia keluhkan sampai ingin memisahkan diri dari sekte.
Yu le menjawabnya dengan lantang.
"Saya merasa jika saya terus menjadi murid dalam sekte, perkembangan saya makin terhambat, ditambah lagi saya yang ingin berpetualang ke seluruh pelosok dunia".
Sekali lagi perkataan dari Yu le menggemparkan semua orang yang berada di aula.
Ketua sekte mengatakan.
"Memang benar sekte Tao ini akan memperlambat perkembanganmu, tetapi apa kau yakin dengan pilihanmu ini".
"Dengan segenap jiwa dan raga saya Yu le beserta Zhong Cheng akan memisahkan diri dari sekte".
Ketua sekte yang telah melihat tekad dari Yu le hanya bisa menyetujuinya.
Sehabis pertemuan yang menggemparkan itu.
Hua merengek kepada Yu le dikarenakan ia yang ingin ikut bersamanya.
Akan tetapi Yu le yang melihat potensi dari adiknya akan besar jika terus berada di sekte, tidak memperbolehkannya.
Yu le memberikan sepasang sayap untuk Hua dari bulu Xuan yang ia dapatkan dalam pelelangan.
Yu le berkata anggap saja ini hadiah terakhir dariku.
saat Zhong Cheng memanggil, saat itulah mereka akan pergi.
Sebelum pergi Yu le mengatakan perkataan yang bijak kepada Hua.
"Akan terjadi perpisahan jika suatu pertemuan terlaksana kan".
"Walaupun begitu kau tetaplah saudari ku sehidup dan semati".
__ADS_1
Dengan itu pun secara resmi Yu le memisahkan diri dari sekte dan beranjak keluar.....