CEO TAMPAN DAN SIBURUK RUPA

CEO TAMPAN DAN SIBURUK RUPA
Ujian pertama


__ADS_3

Selamat membaca 💗


Ujian pertama telah selesai,semua siswa


di beri kesempatan untuk istirahat.Agnes


dan teman-temannya memutuskan untuk


ke kantin.


Sesampainya di kantin,Empat sekawan itu


mencari tempat duduk yang kosong.setelah


duduk, mereka pun memesan makanan.


Sambil menunggu pesanan mereka datang.


Agnes pun mengambil ponselnya,dan dia


melihat ada pesan masuk.Agnes tersenyum


melihat nama si pengirim pesan tersebut.


"Lo kenapa Nes?''tanya Ayu


"Gue nggak kenapa-kenapa kok"jawab Agnes


"Terus ngapain Lo senyum-senyum kayak


gitu?.Kesambet Lo"ucap Kenzo


"Siapa sih yang ngirimin lo pesan?"tanya Ayu


"Paman Alinsky,siapa lagi kalau bukan


dia"uca Agnes


"Ya elah gue kirain siapa,sampe senyum-senyum


lagi"ucap Ayu


"Tapi nggak apa-apa kan disemangati


sama om sendiri"ucap Agnes


"Iyah lah.Tapi jangan-jangan Lo jadi


pamanku pacarku"ucap Kenzo


"Apaan si Lo.Ngada-ngada terus"ucap Agnes


"Nggak usah ribut,mending makan tuh.


Keburu bel masuk lagi"ucap Cinta.


Sebelum menyantap makanannya,Agnes


pun sempat membalas pesan pamannya.


"Makasi yah om suda nyemangatin


Agnes.Agnes doain semoga cepat


dapat jodoh di situ.Om baik-baik


disana yah"


Setelah membalas pesan pamannya


Agnes pun menyantap makanannya.


Baru juga selesai makan,bel masuk


pun berbunyi.Agnes dan teman-temannya


segera berlari menuju ruangan untuk


melakukan ujian berikut nya.


...***...


Di sebuah perusahaan,Bara sedang berkutat


dengan beberapa dokumen yang ada di hadapannya.


Namun baru saja dia ingin istirahat, tiba-tiba


pintu ruangannya terbuka tanpa ada kata


permisi.sontak saja hal itu membuat Bara


kaget.


"Siapa yang suru Lo masuk ke sini?"tanya Bara


"Nggak ada.Emangnya nggak boleh yah


gue masuk di ruangan calon gue"ucap Febi


"Lo pergi sekarang juga.Gue muak liat


muka Lo lama-lama di sini"ucap Bara


"Kok tega bangat sih,apa kamu lupa


dulu itu kamu nggak bisa jauh-jauh


dari aku"ucap Febi


"Itu dulu bukan sekarang.Gue nggak


Sudi bersama dengan wanita yang


suda bekas orang lain"ucap Bara


"Kok Lo bilang kayak gitu sih"ucap Febi


"Pokoknya Lo keluar dari ruangan gue


sekarang juga"ucap Bara yang menarik


Febi dan membawanya keluar ruangan.


Setelah membawa Febi keluar dari ruangan,

__ADS_1


Bara pun kembali sibuk dengan pekerjaannya.


Sedangkan di luar ruangan Febi sangat kesal


"Awas saja kamu,jika suatu saat gue menjadi


nyonya muda Atmaja,gue akan membuat


kalian semua tunduk.Dan merebut semua


saham milik kalian"ucap Febi yang suda duduk


di dalam mobilnya.


Setelah memeriksa beberapa dokumen,Bara


pun menelpon Bayu.Untuk segera mengatur


beberapa pertemuan dengan para anak perusahaan


"halo bos"


"halo.Lo atur pertemuan dengan beberapa


pemimpin perusahaan, sekarang juga"ucap Bara


"Baik bos"


Setelah menelpon Bayu,Bara pun segera ke


ruangan ganti yang ada di kantornya.


...***...


Di negara I,Alinski sedang senyum-senyum


sendiri melihat balasan pesan dari


keponakan nya itu.


Beni asisten Alinsky merasa heran dengan


tuannya itu,karena barusan kali ini dia


melihat tuannya senyum-senyum sendiri.


"Ngapain Lo bengong kayak gitu?"tanya Alinsky


"Gue nggak bengong kok tuan"jawab Beni


"Terus Lo ngapain dari tadi?"tanya Alinsky


"Nggak ngapa-ngapain tuan.Gue hanya lagi


menunggu perintah dari tuan"ucap Beni


"OOO.Lo pesan makanan deh sana"ucap Alinsky


"Baik tuan"


"Alhamdulillah akhirnya perut gue mau terisi


juga.sedari tadi nih cacing-cacing di perut


meronta meminta makan.Nasib-nasib punya


Setelah mendapat perintah,Beni pun


memesan makanan.Setelah memesan


Beni pun kembali duduk di tempatnya.


Namun baru juga duduk, tiba-tiba ada


dua orang wanita yang datang menghampiri


meja mereka.


"Selamat siang tuan Alinsky"sapa Indah


Mendengar ada seorang gadis yang


menyapanya.Alsinky pun menoleh.


seketika matanya tidak berkedip


melihat gadis yang ada di hadapannya.


"mohon maaf tuan,Saya suda membuat


tuan menunggu"ucap Indah


"Ouh iyah.tidak apa-apa.Saya juga


baru sampai disini.Ayo silakan duduk"


ucap Alinsky


"Terimakasih"


Indah pun duduk di samping Alinsky.


Hingga kini posisi mereka sedang


berdampingan.jantung Alinsky


berdegup kencang.


"Perkenalkan ini asisten saya,Dea"


ucap Inda


"Perkenalkan nama saya Dea"ucap Dea


Alinsky hanya berdehem menanggapi


Dea.Lantas sikap dingin Alinsky itu


membuat Indah tersenyum.


"Semoga gue mampu bekerja sama dengan


lelaki dingin ini"ucap Indah dalam hati.


"Apakah meeting nya suda bisa dimulai

__ADS_1


nona indah?"tanya Alinsky


"Iyah bisa."


Alinsky dan Indah pun memmulai meeting


Kedua pemimpin perusahaan itu pun


saling bertukar pendapat.


Indah dan asistennya mendengarkan semua


yang di sampaikan oleh Alinsky.Mereka


membahas berapa keuntungan yang akan


di dapatkan oleh masing-masing perusahaan.


"Apakah ada yang ingin anda tambahkan


nona indah?"tanya Alinsky


"Penyampaian anda suda bagus.Tapi apa


tidak perlu kita menambahkan jalan ini?"


tanya indah sambil menunjuk denah yang


ada di hadapannya.


"Baiklah,ide anda bagus juga.Jadi nanti


pengunjung bisa lewat di dua arah"ucap Alinsky


"pengunjung akan melewati jalur laut dan


jalur darat.Para pengunjung nanti akan


menikmati keindahan laut saat di perjalanan"


Ucap Inda


Alinsky pun mengangguk tanda setuju.Dia


akui bahwa wanita di depannya ini pintar.


karena kalau untuk orang lain,pasti suda


menyetujui apa yang dia sampaikan tanpa


memperhatikan lagi isi dokumen.


"Jadi kita bisa mendapatkan keuntungan


dari sini lagi"ucap Indah


"Anda benar nona.keuntungan akan


bertambah lagi"ucap Alinsky


"Baiklah sepertinya sudah tidak


ada lagi"ucap Indah


"Meeting kali ini cukup sampai


disini,semoga kerja sama ini berjalan


dengan lancar dan sesuai dengan keinginan


perusahaan"ucap Alinsky.


"Kami permisi dulu"ucap Indah


"Tunggu dulu nona,apakah bisa nona


memberi saya nomor kontak nona?"


tanya Alinsky


Sontak saja perkataan Alinsky itu,


membuat Beni tercengang.Baru kali


ini Tuanya itu berbuat seperti itu.


"Kontak saya.Buat apa tuan?"tanya Indah


"Untuk kontek-kontek tentang jalannya


proyek ini.Apakah anda bersedia?"tanya


Alinsky


"Baiklah.Berikan ponsel tuan"ucap Indah


Alinsky pun memberikan ponselnya kepada


indah.Indah pun menerima nya lalu mengetik


nomor ponselnya.Setelah itu,dia langsung


mengembalikan ponsel milik Alinsky.


"Ini sudah saya save di ponsel anda"ucap Indah


"Oke, terimakasih"


"Kalau tidak ada lagi,kami permisi dulu"ucap indah


"Mari, silahkan"


Setelah selesai meeting dan memberikan


nomor ponselnya,Indah dan asistennya


segera pergi meninggalkan Alinsky dan Beni.


Setelah kepergian Indah dan asistennya.


Alinsky pun mengajak Beni untuk pulang


ke Apartemen miliknya.


......***......

__ADS_1


happy ending


jangan lupa tinggalkan jejak kalian di bawah 😊


__ADS_2