CEO TAMPAN DAN SIBURUK RUPA

CEO TAMPAN DAN SIBURUK RUPA
Om kulkas


__ADS_3

selamat membaca 💗


Satu Minggu kemudian


Ujian semester telah usai,kini mereka


tinggal menunggu hasil ujian kemarin.


Empat sekawan itu kini sedang duduk


di warung milik Cinta.Sambil membahas


kegiatan apa yang akan mereka lakukan


nanti.


"Liburan yuk"ucap Ayu


"Gue sih setuju aja.Hanya kan perlu


izin dari orang tua dulu"ucap Agnes


"Iya yah.Mereka jarang bangat ngasi


izin kalo hal-hal yang tidak bersangkutan


dengan pelajaran"ucap Ayu


"Yah begitulah.Tapi itu juga demi kebaikan


kita sebenarnya.Hanya kebebasan terbatas


bangat"ucap Agnes


"Kalo Lo Cin.Mau liburan dimana?"tanya Ayu


"Gue sih liburan di sini saja,nemenin ibu


jualan.Hitung-hitung membantu meringankan


kerjaan ibu"ucap Cinta


"Ouh begitu yah.Gue salut deh sama Lo


berbakti bangat sama ibu Lo"ucap Ayu


"Kan kita harus berbakti sama orang tua,


mau seburuk apapun perbuatan mereka.


Mereka itu tetap orang tua kita"ucap cinta


"Iyah.Gimana kalau liburan ini kita bantu


Lo jualan aja.sekalian kita bikin pengalaman


kan"ucap Ayu


"Ide bagus tu.sekalian juga kita belajar bikin


kue sama ibu Lo.Siapa tau kan kita bisa


buka toko kue tersendiri"ucap Agnes


"Gue sih terserah kalian.Yang penting gue


nggak ngerepotin kalian kan"ucap Cinta


"Nggak kok.Gimana Bu,apa kita bisa


belajar buat kue sama ibu?"tanya Ayu


"Iyah bisa kok.Yang penting kalian ada


kemauan dan orang tua kalian ngizinin"


ucap ibu cinta


"Makasi Bu"


Setelah membahas ide mereka.Hari pun


suda sore,Agnes dan Ayu pun pamit untuk


pulang.


"Bu,cin kita pamit pulang dulu yah"ucap Agnes


"Iyah.Kalian hati-hati dijalan yah"ucap Ibu cinta


"Iyah.Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Setelah berpamitan,Agnes pun masuk mobil


dan mengemudikan mobilnya menuju mansion.


Setelah beberapa menit perjalanan.


kini mobil Agnes suda memasuki


halaman mansion.


setelah memarkirkan mobilnya.


Agnes segera masuk ke dalam


mansion.


Di ruang keluarga terlihat Regaf dan


Kania sedang berbincang dengan seorang


lelaki yang bentuk tubuhnya seperti


vamiliar bagi Agnes.


Namun baru saja Agnes ingin melangkah kan


kakinya menuju lift.Tiba-tiba Kania


memanggil nya.


"Suda pulang yah"ucap Kania

__ADS_1


"Iyah ma"ucap Agnes


"Ya sudah sini.gabung sama mama"ucap Kania


"Agnes mau mandi dulu ma.Gerah ni


hampir seharian diluar"ucap Agnes


""Ya sudah.setelah mandi kamu kesini


yah"ucap Kania


"Iyah ma"


Setelah mengobrol sebentar,Agnes pun


pergi ke kamarnya.Setelah sampai


di kamarnya.Agnes pun mengambil


charger ponselnya.


Setelah itu,Agnes pun masuk ke kamar


mandi untuk membersihkan badannya.


Beberapa menit kemudian,Agnes kini


suda selesai dengan ritual mandinya.


Selesai mandi,Agnes langsung berpakaian


dan menyisir rambutnya.Setelah itu


Agnes segera turun ke bawah dan


menemui orang tuanya.


"Ayo sini duduk nak"ucap Regaf


"Iyah pa"


Agnes pun berjalan mendekati Regaf


dan duduk di samping nya.


"Eh ada om kulkas disini"ucap Agnes


"Om kulkas.Maksudnya?"Tanya Kania


"Nggak kok ma.Ini om kulkas"ucap Agnes


"Maksudnya gimana sih.Om kulkas,berarti


Bara ini penjual kulkas gitu"ucap Kania


"Bukan ma.Om ini itu dingin seperti


kulkas"ucap Agnes cengengesan


"nggak apa-apa dingin yang penting


penyayang kan"ucap Bara


"Cih penyayang tante-tante girang"


"Lo ngomong apa sih.Anak kecil kok


ngomong nya sembarangan"ucap Bara


"Gue bukan Anak kecil"ucap Agnes


Lantas saja percakapan Agnes dan Bara


itu membuat Regaf dan Kania heran.


Apa anak mereka suda perna ketemu


dengan Bara ini.


"Apa kah kalian suda saling kenal?"


tanya Regaf


"Tidak saling kenal,hanya saja suda


perna bertemu beberapa kali"ucap Bara


"Bertemu dimana?"tanya Regaf


"Pernah bertemu di supermarket,di mall


dan terakhir ketemu di jalan saat nona


Agnes sedang berkelahi"ucap Bara


"Berkelahi.Kapan?kok Aku nggak


tau"ucap Kania


"Waktu sepulang sekolah ma.Mobil


Agnes dipalak preman.Sebenarnya


Agnes bisa bantai preman itu hanya


mereka tiap menit makin bertambah"


Ucap Agnes


"Untung saja Aku cepat berada disitu,


kalau tidak pasti mereka terjebak dalam


masalah.Sampe-sampe nona Agnes jatuh


pingsang"ucap Bara


"Pingsan.kok bisa?Tapi kenapa Kamu nggak


ngabarin kita?"tanya Kania


"Pinggang Agnes kena tendangan salah satu


preman yang ada di sana.Mau ngabarin

__ADS_1


sebenarnya,tapi mama sama papa waktu itu


Masi di luar negeri"ucap Agnes


"Ouh begitu yah.Terus kelanjutan nya


gimana?"tanya Regaf yang antusias


"Untung deh ada om kulkas yang kebetulan


lewat disitu,jadi dia nolongin kita.jadi


di situlah terakhir kita bertemu"ucap Agnes


"Ouh syukurlah.Terimakasih yah nak Bara


suda menyelamatkan nyawa putri saya.Saya


jadi berutang Budi padamu"ucap Regaf


"Sama-sama tuan Regaf.Waktu itu saya tidak


tau kalau nona Agnes itu adalah anak dari tuan


Regaf dan nyonya Kania"ucap Bara


Mereka pun melanjutkan obrolan mereka.Hingga


tidak terasa waktu suda mau magrib.


"Maaf tuan dan nyonya.sepertinya saya harus


kembali sekarang"ucap Bara


"Loh kok buru-buru?"tanya Kania


"Berhubung waktu suda mau magrib nih.


jadi saya harus pulang"ucap Bara


"Nanti magrib di sini saja.Kalau mau mandi


ada kok pakaian yang pas buat nak Bara"ucap Kania


"Orang mo pulang kok mama larang sih"ucap Agnes


"Nggak bole ngomong gitu.Ayo nak Bara


biar saya tunjukan kamar mandinya"


ucap Regaf


Terpaksa Bara pun menuruti keinginan


tuan Regaf dan nyonya Kania.Segera


saja Bara mengikuti Regaf untuk


di tunjukan dimana tempatnya akan


mandi nanti.


Beberapa saat kemudian,Bara suda


membersihkan badannya.Kini dirinya


suda segar dan fres.Setelah berganti


pakaian,dia segera keluar kamar tamu


mansion dan menemui tuan mansion itu.


"Tuan, terimakasih atas perhatiannya.


Saya harus pulang sekarang"ucap Bara


"Loh kok pulang,sini makan malam bersama


saja di sini."ucap Regaf


"Tapi tuan...."ucapan Bara terjeda


"Nggak ada tapi-tapian,ayo sini duduk.


Temani saya memeriksa beberapa berkas"


ucap Regaf


"Oke baiklah"


Bara pun melakukan apa yang dipinta oleh


Regaf.Dengan teliti dia memeriksa beberapa


berkas.


"Gue kan beda perusahaan dengan nya.Kok


dia berani memerintahkan gue untuk


memeriksa beberapa berkas ini.Apa dia nggak


takut,gue mengkopi beberapa berkas ini."benak Bara


Setelah beberapa saat,Bara pun diajak


untuk makan malam bersama keluarga


Mahendra.Tampak Bara sangat


canggung,walaupun dia sering makan


malam bersama beberapa petinggi perusahaan


tapi kali ini beda.Entah apa yang membuat


dirinya merasa canggung.


"Ayo nak Bara.kita makan malam


dulu"ucap Kania


...***...


Happy ending

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di bawah 😊


"


__ADS_2