
halo guys🤣🖐❤❤
...jumpa lagi kita yah di novel kita ini...
...kita langsung simak dan baca ajah yah guys...
...jangan pernah bermimpi untuk melebihi orang lain,tapi bermimpilah untuk melebihi dirimu sendiri....
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Malam harinya setelah Briyan sampai dirumah,Briyan langsung masuk ke kamar dan merebahkan dirinya untuk menghilangkan beban yang sangat menguras tenaga dan pikirannya.
Disaat Briyan memejamkan matanya briyan teringat akan kecantikan Ana.Briyan merasa ada yang beda dalam dirinya setelah melihat Ana.dimana yang biasanya Briyan sangat dingin melihat Ana,tapi beda dengan Ana,Briyan merasa ingin mengenal Ana lebih dalam lagi,Briyan ingin memiliki Ana.Mengingat hal itupun Briyan pun tersenyum walaupun senyumannya itu sangat tipis.
Briyan pun menghubungi Jasson,supaya Jasson mencari identitas Ana
tut…tut..tutt…!!!
“ hallo…!” jawab jasson
“ cari identitas pelayan tadi yang di Restoran C & K.” suruh Briyan dengan cepat
Jasson pun bingung dengan perintah bossnya itu
“Pelayan yang mana sih tong? kan tadi direstoran banyak pelayan.”
“ Pelayan yang mengantarkan makanan kita yang terakhir kali.Dan gue mau informasinya secepatnya.” perintah Briyan
Tut…tut…tut
Briyan langsung memustuskan sambungan teleponnya.Jasson pun jadi kesal dengan tindakan Briyan yang seenak jidatnya memustuskan sambungan telepon
“ Dasar Boss Kampret.” Gerutu Briyan
\=\=\=\=
malam harinya…
Ana pulang dari restoran sekitar jam 19.00 wib.sampai dirumah ana melihat mobil orang tuanya terparkir didepan halaman rumah.
Ana sangat berharap saat masuk rumah Ana disambut dengan hangat oleh orang tuanya,namun itu semua hanya angan semata oleh Ana,karna kenyaataannya saat Ana masuk dia hanya disambut oleh keheningan dan kesepian rumahnya.
Ana yang melihat itu hanya menghela nafasnya,walaupun dari wajah Ana sudah snagat terlihat sedih bahkan matanya sudah berkaca-kaca.
Ana melangkah masuk kearah kamarnya,namun hanya beberapa langkah terdengar suara orang tuanya yang tertawa dari ruang keluarga.
Ana yang penasaran ia berjalan kearah ruang keluarga,dia melihat orang tuanya yang bercanda dengan seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Citra.Sepupunya Ana,anak dari tantenya adik dari ibunya.
Ana berjalan kearah mereka dan berniat ingin menyapa dan menghilangkan kerinduan nya kepada orang tuanya karena mereka sudah hampir 3 bulan tidak bertemu,karna daddy nya ada perjalanan bisnis keluar negeri,Daddynya mengajak mommynya dan citra,karena mereka juga sekalian liburan.
“ Mom,, Dadd.” panggil Ana dengan ragu
Kendra,vica dan Citra menoleh kesumber suara.
Mereka melihat Ana berdiri di belakang mereka dengan senyuman yang indah dan mata yang menunjukkan betapa besar kerinduan Ana terhadap mereka.
Namun mereka hanya menoleh dan menghiraukan keberadaan Ana.
Citra yang melihat itu hanya tersenyum sinis kearah Ana.Citra memang dari dulu tidak pernah menyukai Ana,Karena Ana selalu dimanja oleh orang tua Ana Kendra dan Vica.Citra pun dengan sengaja memeluk lengan Kendra dan Citra.
Kendra yang melihat sifat manja citra yang sangat disukainya mengelus rambut Citra dengan penuh kasih saying.
__ADS_1
Ana yang melihat itu hanya tersenyum getir dan air mata yang sudah mengalir.dan Ana berpikir
“ Apakah sudah tidak ada aku di hati
mereka,Apakah mereka tidak melihat kerinduanku,Apakah mereka tidak merindukanku? Masihkah ada aku di hati mereka”
masih banyak lagi pemikran-pemikiran Ana tentang orang tuanya.
Ana pun berbalik dan meninggalkan mereka dengan seribu luka dan kekecewaan. Ana Ingin ini semua hanya mimpi saja,dia ingin bangun dari mimpi buruknya ini,namun seberapa besar pun ana menyangkal ini semua tidak akan pernah bisa mengubah keadaan bahwa orang tuanya tidak lagi menginginkannya.
Ana masuk ke kamarnya.dia mengunci pintu dan berlari ketempat tidur dan akhirnya dia menangis sejadi-jadinya.Hatinya yang terluka sudah semakin terluka.
Pov Ana
hiks…hikss…hiks..
...“ Tuhan aku sudah tidak sanggup lagi,...
...Aku ingin berhenti sampai disini saja...
...ha…hati ku sakit Tuhan ( hikss…hikss..hiks suara isak tangis Ana)...
...Aku sudah tidak tahan lagi Tuhan...
...menanggung semua beban hatiku,menanggung semua kekecewaan ini ( hikss..hikss…hikss suara isak tangis Ana yang semakin histeris dan sambil memukul-mukul dadanya yang terasa sesak)...
...( Yang bisa Ana lakukan untuk saat ini adalah hanya berdoa,dia hanya bisa berserah kepada Tuhan dan mengadu kepada Tuhan akan semua beban hidupnya ) doa Ana dalam hatinya....
“Orang-orang berpikir bahwa kehidupanku tidak pernah akan sulit.Semua pasti bisa dilakukan dengan kekayaan orang tuaku,banyak orang berpikir bahwa semuanya akan mudah untukku.Mereka menilai ku bahwa aku termasuk orang paling bahagia.”
“Aku yang mendengar itu hanya tersenyum getir dan hanya bisa berharap bahwa penilaian mereka tentang ku bisa jadi kenyataan walau hanya sekali saja.”
“ Ya memang kehidupan ku dulu,aku sangat bahagia.Aku punya keluarga yang hangat,mommy dan Daddyku selalu memanjakanku,selalu menyayangiku.Dulu jika aku melakukan kesalahan mereka akan menasehatiku dengan baik,dan mereka akan selalu berada di belakangku jika aku punya masalah,mereka selalu siap mendukungku”
“ Dulu saat kelulusan sekolah SMA,orang tua setiap siswa di undang datang kesekolah untuk merayakan kelulusan kami.”
FLASHBACK part 1
“ Mom..Dad..”
panggil Ana sambil berjalan menghampiri otang tuanya yang duduk di taman belakang rumah mereka
Kendra dan Vica yang mendengar suara itu menoleh kearah Ana
“ Ya.” Jawab Kendra dengan dingin
Ana yang melihat wajah dingin daddynya hanya bisa menghala nafas karna lagi-lagi orang tuanya menujukkan wajah dingin kepadanya
“ Mmm..Dad,Mom.Be..Besok Ana merayakan kelulusan SMA” suara ana yang sangat ragu,cemas dan ketakuatan
“ Terus?” Tanya Kendra semakin dingin
“ Kami disuruh guru untuk mengajak oran..g.”
“ Maaf saya tidak bisa.Saya sibuk.” potong Kendra,lalu pergi meninggalkna Ana dan Vica tanpa menoleh sedikit pun kearah Ana
Degh…
Degh…
Degh..
__ADS_1
Suara jantung Ana karna terkejut melihat penolakan Daddynya itu
“Mom…” Panggil Ana dengan penuh harap
“ Maaf saya juga tidak bisa,karena besok saya ke sekolah Citra menemaninya merakan kelulusannya.” Jawab Ana dengan dingin dan cuek
Degh..
lagi-lagi penolakan yang di terimanya
jantung Ana semakin berdetak cepat melihat mommynya yang lebih memilih orang lain di badingkan anaknya
“ Momm..” panggil Ana kembali,mencoba membujuk momynya
“ Maaf.” jawab Vica dengan Dingin
“Mommy.” Panggil Ana kembali
“ KAMU PUNYA TELINGA NGAK SIH…!” Bentak Vica dengan keras dan langsung beranjak dan ingin meninggalkan Ana
“ KALIAN EGOIS..KALIAN TIDAK MENYAYANGIKU lAGI…AKU MEMBENCI KALIAN..AKU BENCI.” teriak Ana dengan keras lalu berlari menuju kamarnya
Vica yang mendengar teriakan Ana berhenti dan menoleh kebelakang melihat Ana yang sudah berlari meninggalkan nya.Vica hanya bisa menghela nafas dan tersenyum getir
Kendra yang melihat kejadian itu dari balik kaca pintu rumah belakangnya hanya diam dan tatapan kosong
Para pembantu yang melihat itu merasa kasihan terhadap Ana karena melihat sikap Tuan dan Nyonya yang yang tidak peduli terhadap Ana.
... BERSAMBUNG……...
...okee guys lanjut besok lagi di novel kita ini...
...dadadaahhhhh…....
...thank youuu...
...Jangan pernah bermimpi untuk melebihi orang lain,tapi bermimpilah untuk melebihi dirimu Sendiri....
.
.
.
.
..
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.