CEO Tampan Kalian Suamiku

CEO Tampan Kalian Suamiku
Bagian 14 : Bebas


__ADS_3

selamat membaca


 


 


*****


 


 


Di ruang makansebuah rumah milik keluargaCollin terlihat sepasang suami istri yaitu tuan dan nyonya Collin yang selalu terlihatmesra  meski usia mereka tak muda lagi. Arta Collin dan Ana AurelysDirgantara. Arta Collin siapa yang tak mengenal nya, ia adalah pemilik Collin Holding sebuah perusahan properti  besar diIndonesia bahkan juga di luar negeri. Tidak hanya properti namun bisnis keluarga Collin juga merabambah ke usaha yanglain. Suasana pagi yang sangat hangat sudah biasa terlihat di keluarga itu, tak lama kemudian terlihat seorang gadis cantik menuruni tangga dengan pakaian rumahan nya namun tetap terlihat manis .


 


 


 


 


 


 


"Pagi pa ma.'' Sapa nya kepada kedua orang tua nya, kamudian mencium pipi papa dan mama nya secara


 


 


bergantian, lalu bergabung dengan kedua orang tua nya untuk sarapan.


 


 


 


 


 


 


"Pagi sayang,bagaimana tidur mu semalam, nyenyak?" tanya mama nya tersenyum manis.


 


 


 


 


 


 


"Nyenyak mama sayang, mungkin karena aku terlalu lelah kerja jadi kurang tidur akhir -


 


 


akhir ini" ucapnya dengan senyum manis.


 


 


 


 


 


 


"Sayang kapan kamu berencana untuk pindah dari perusahaan itu, kamu nggak ingin kerja di kantor papa,


 


 


papa bahkan bisa beri kamu jabatan yang tinggi dikantor pusat atau kalau kamu mau kamu bisa pegang salah satu cabang perusahaan dari Collin Holding di luar negeri, seperti abang mu?" tawar papa nya, yang sejak tadi masih fokus dengan kopi dan koran pagi nya .

__ADS_1


 


 


 


 


 


 


" Belum saat nya pa, Rara ingin belajar mandiri, mungkin dengan begini Rara bisa tau bagaimana kehidupan yang sebenar nya, Rara mohon papa mengerti, nanti bila saat nya tiba pasti Rara akan gantikan papa menjadi seorang pengusaha yang sukses bahkan lebih sukses dari papa." Jawab rara dengan senyum manis.


 


 


 


 


 


 


"Baik lah sayang, jika itu adalah kenginan mu, papa akan lakukan apapun asalkan putri papa yang cantik ini selalu bahagia" jawab papa yang kemudian memandang putri kesayangannya dengan kasih sayang. Meskipun kini putri nya sudah dewasa namun menurut papa Arta  Rara tetaplah putri kecil nya


 


 


yang manja.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


"Nasi goreng aja ma." Jawab papa Arta dengan senyum manis nya.


 


 


 


 


 


 


"Kamu sarapan apa sayang?" tanya mama kepada Rara.


 


 


 


 


 


 


"Rara roti selai coklat sama susu aja ma" jawab Rara dengan senyum manis nya.

__ADS_1


 


 


 


 


 


 


"Hemmm baiklah mama ambilkan. "jawab mama, sembari mengambilkan sarapan untuk anak dan suami tercinta nya. Selanjutnya mereka bertiga pun sarapan dengan sedikit candaan disela - sela sarapan mereka.Seperti inilah suasana di setiap akhir pekan di mana mereka selalu sarapan bersama dengan bercerita aktivitas masing – masing dalam sepekan .


 


 


***


AUTHOR POV


 


 


 


 


 


 


Seperti biasa sekarang Rara sedang bergelut dengan berbagai macam kertas- kertas yang menggunung. Entah sudah berapa lama dia duduk, untuk memeriksa satu persatu kertas yang diserahkan kepada nya. Sungguh ini melelahkan bagi Rara namun dia sangat menyukai dan menikmati pekerjaannya.


 


 


 


 


 


 


Saat tengah fokus memeriksa dokumen – dokumen perencanaan Tour wisatawan China yang akan di adakan 2 minggu lagi tiba – tiba Rara menyadari sesuatu, bahwa data – data diri para wisatawan masih di bawa oleh pihak hotel Trancargo untuk keperluan registrasi dia lupa meminta nya kemarin. Kemudian dia menghubungi pihak Trancargo untuk mengirimkan dokumen – dokumen yang di butuhkan butuhkan.


 


 


 


 


 


 


 


 


maaf saya delete dulu karena mau saya revisi .. terima kasih


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2